Cukupi Kebutuhan Orang Tuamu, Niscaya Allah Akan Meluaskan Rezekimu Dari Segala Penjuru

  • Bagikan
Orang Tua
Orang Tua

Bila kamu masih mempunyai orangtua, itu menggambarkan nikmat yang amat agung. Namun bila sudah tidak mempunyai orangtua lagi, jangan berkecil hati. Karna berbakti kepada orangtua itu masih dapat dilaksanakan, ialah kerap berziarah ke makam dan juga mendoakan, dan menghajikan bila belum menunaikan haji.

Berbuat baik dan juga silaturahmi kepada saudara dan juga sanak kerabat kedua orangtua. seperti itu amal ibadah yang agung. Ketahuilah, barangsiapa yang masih mempunyai kedua orangtua. Namun masih sulit hidupnya hingga perhatikan dan juga renungkanlah barangkali masih terdapat yang belum sempurna berbakti kepada kedua orang tua.

Barangsiapa yang hadapi kesusahan ekonomi, perhatikan dan juga renungkanlah barangkali kurang mencermati kebutuhan tiap hari yang dibutuhkan kedua orang tua. Barangsiapa yang masih kesusahan urusan prestasinya, renungkanlah barangkali masih kerap membikin kedua orangtua resah dan juga berkecil hati karna ulah dan juga tingkah kita.

Baca Rekomendasi :   Semoga yang Kamu Perjuangkan, Diperkenankan Olehh Allah Sampai Akad

Orangtua itu kadangkala tidak ingin berkata – kata, karna tidak mau menyakiti perasaan anak – anaknya.

Namun kadangkala seseorang anak itu kurang dapat melindungi perasaan dan juga bapaknya . Kala orangtua lagi sakit, dia lebih baik menahan kerasa sakit, bahwa dapat kerasa sakit itu dibawa sampai mati.

Menahan kerasa sakit dan juga tidak ingin berkeluh kesah takut menganggu anak anaknya. kadangkala si anak tidak menyadarinya. Kala tidak memiliki duit, orang tua lebih suka diam dan juga makan apa terdapatnya, terlebih lagi mereka kadangkala berpuasa daripada meringik kepada anak anaknya.

Barangsiapa yang pintar memandang, menghayati, merasakan hidup dan juga kedua orang tua dan dapat membagikan kebutuhan yang tersadu buat mereka. berarti hendak mempermudah urusan hidupnya.

Barangsiapa tidak sempat menyakitinya secara raga dan juga psikologis, berarti telah membuka pintu rezekinya luas luas dan juga tentu hidupnya ditata dengan apik oleh allah subhanahu wa ta’ala.

Baca Rekomendasi :   Jangan Malu Jadi Jomblo, Yang Pacaran Aja Belum Tentu Berjodoh!

Suatu ungkapan yang amat indah, menarik dan juga inspiratif seputar birrul walidain bagaikan berikut.

لم أر شخصا ناجحاً في حياته : إلا و كان له من بر الوالدين نصيب

Aku melihat orang – orang yang sukses dalam kehidupannya, merupakan mereka yang berbakti kepada kedua otangtuanya.

Jangan berkata berjuang dijalan allah kecuali telah membahagiakan keduaorang tua terlebih dulu. bila belum dapat membahagiakan orangtua, minimun tidak menyusahkan keduanya. Mudah – mudahan allah senantiasa menjadikan kita anak yang senantiasa berbakti kepada kedua orang tua. Amin ya robbal alamin.

Nak, Bukan Engkau Keras Kepala. Namun Aku yang Perlu Belajar Memberimu Ruang Untuk Mengambil Keputusan.

Menu pilihannya bisa kita sediakan, menu kesepakatannya bisa kita ciptakan, sehingga kita dengan anak tak adu menang. Kita menang karena menu pilihan dan menu kesepakatannya ada pada kendali kita, anak juga menang karena ia masih punya ruang untuk mengambil keputusan meski dalam koridor yang kita ciptakan. Relasi sehat bila ortu-anak bisa menang-menang, bukan adu-menang.

Baca Rekomendasi :   Jangan Durhaka Pada Suami Karena Ridho Suami Adalah Syurga Bagi Istri

Pahami Anak Dia Akan Belajar Memahami Kita dan Dengarkan Anak Maka Dia Akan Belajar Mendengarkan Kita.

Jadi, tak ada yang tiba-tiba terjadi, sebab anak belajar dari apa yang dialaminya setiap hari. Ia mempelajari banyak hal dari kita, termasuk belajar bagaimana memperlakukan kita dari cara kita memperlakukannya.

Jadi, kalau rasanya saja sudah nggak nyaman, takut, tegang setiap kali bertemu. Maka sulit bagi anak mendekat, sulit bagi anak memilih ayahnya jadi tempat bercerita dan bertanya solusi atas masalah yang dihadapinya.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page