Kala Kamu Di Dzalimi Doamu Diijabah dan Kala di Sakiti Dosamu Diampuni

Malu jadi jomblo
2 134

Mungkin selama hidup ini kamu sering sekali disakiti atau pun di dzalimi oleh orang lain. Dan bahkan kamu kadang ingin membalasnya menyaiktinya, tak perlu lah kamu lakukan hal yang sama karena sama saja kamu dengannya. Percayalah, saat kamu sedih dan sakit hati karena perbuatan mereka yang tidak menyenangkan disitu lah Allah akan menambah kebaikan-Nya untukmu.

Karena saat kamu disakiti maka dosamu akan di ampuni oleh Allah dan saat kamu di dzalimi maka Allah juga akan memberikan hak istimewa dengan cara doa-doa kamu mudah di ijabah. Jadi, untuk apa masih sedih dan terpojok jika kamu tersakiti dan terdzolimi. Sedanhkan kamu sudah begitu banyak memilki hak istimuwa saat sakit hati menyapamu. Ikhlaskan saja, karena semuanya akan mudah.

Baca Rekomendasi :   Yang Tegah Mematahkan Tak Perlu Dipertahankan, Setuju?

Bersabarlah, Karena Saat Kamu Disakiti Ataupun Didzalimi Saat Itu Pulalah Allah Tengah Menaikkan Derajatmu Di Sisi-Nya

Bersabarlah, karena saat kamu disakiti ataupun di dzalimi saat itu pulalah Allah tengah menaikkan derajatmu di sisi-Nya. Maka jangan pernah jenuh untuk selalu merapkan kesabaran pada hati, terlebih bila hal menyakitkan itu terasa sangat menusuk-nusuk dihati.

Jangan Mendendaminya, Tapi Cukupkan Saja Hatimu Dengan Keikhlasan Agar Allah Senantiasa Menambah Kebaikan Padamu

Jangan mendedaminya, tapi cukupkan saja hatimu dengan keikhlasan agar Allah seanntiasa menambahkan kebaikan yang sangat padamu. Dan bila kebaikan Allah telah menyandingmu, tentu rasa sakit saat disakiti atau didzalimi tidak akan pernah sebanding dengan kenikmatan yang telah Allah sediakan sebagai gantinya.

Baca Rekomendasi :   Tidak Ada Yang Bisa Menerima Kenyataan Bahwa Suaminya Tengah Berselingkuh
2 Comments
  1. […] Biarkan saja mereka membicarakan semua keburukanmu, memfitnahmu tanpa belas kasihan. Sungguh biarkanlah, karena satu hal yang harus kamu tahu bahwa Kala Kamu Di Dzalimi Doamu Diijabah dan Kala di Sakiti Dosamu Diampuni. […]

  2. […] sungguh mulia orang yang mempunyai sifat lapang dada. Bukankah kala kamu di dzalimi di izabah dan kala di sakiti dosamu di ampuni. Selain itu, kamu membuktikan dirimu menjadi orang yang tidak pendendam dan jauh dari sifat […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page