Bukti Cinta yang Paling Mulia adalah Pernikahan, Bukan Pacaran

Bukti Cinta mulia
3 832

Jangan terlalu lama menjali dengan cara pacaran karena bisa jadi kamu akan dirugikan baik secara materi maupun fisik. Pacaran juga bisa saja kamu hanya menjaga jodoh orang lain karena hubungan yang kamu jalin sama dengan hubungan yang tak pasti.

Jika pacar kamu benar cinta dan sayang, dia tidak akan berlama-lama menjalin kasih denganmu. Dia akan langsung mengajakmu menjalin cinta yang paling mulia melalui pernikahan bukan pacaran.

Karena dia yakin, mencintai dalam ikatan yang pasti akan membuatnya merasa nyaman dan tak perlu takut kehilangan. Dan dia juga sangat yakin bahwa bukti cinta yang paling mulia adalah pernikahan bukan pacaran.

Mencintalah Dalam Ridho Allah, Agar Cinta yang Kamu Jalin Tidak Hanya Menyenangkan, Tapi Juga Mendamaikan

Oleh sebab itu, kamu harus mencintai dalam ridho Allah supaya cinta yang terjalin tidak hanya menyenangkan mata. Karena jika ridho Allah yang menjadi acuanmu dalam menjalin cinta, yakinlah Allah akan menambah keberkahan dalam hubunganmu dan tentunya cintamu juga mendamaikan hati.

Baca Rekomendasi :   Jika Dulu Di tinggal Pas Lagi Sayang-sayangnya, Semoga Dilamar Secepatnya

Selain itu, mencinta yang tidak ada tanggungjawa di dalamnya sangat melelahkan dan menjenuhkan. Apalago jika kamu dan dia masih labil dalam mengontrol emosi, cinta kalian akan berujung pada saling menyakiti. Bahkan bisa jadi suatu saat menjadi kalian saling menghina dan menjadi jadi nista.

Mencintai Tapi Tidak Berada Dalam Kebaikan Allah Itu Pasti Rasanya Akan Sangat Hambar dan Lekas Bubar

Karena mencintai yang tidak berada dalam kebaikan Allah, maka cinta kamu sama dengan hambar dan hanya omong kosong belaka. Cinta tersebut juga bisa jadi tidak akan lama karena komitment kalian belum terikat apik dalam sebuah bukti cinta yang paling mulia yaitu pernikahan.

Baca Rekomendasi :   Keputusan Menikah Bukan Hal Yang Instan, Karena Ada Restu Dari Tuhan

Bila cinta yang kamu jalin hanya bermodalkan janji dan lisan. Tidak akan dianggap serisu sebelum Ijab Qobul di ikrarkan.

3 Comments
  1. […] Biarlah saat ini diriku hanya berharap dan melihatmu dari jarak yang jauh. Karena memang saat ini bibir ini rasanya keluh untuk terang-terangan mengucapkan “mau kah kamu menjadi bagian dari hidupku, menjadi ibu dari anak-anak kita?”. Sebenarnya aku ingin mengucapkannya, namun aku masih belum punya keberanian dan tidak bisa hanya memberikan janji manis, karena bagiku bukti cinta sejati adalah pernikahan. […]

  2. […] sumber : bapermulu.com […]

  3. […] Jadi bila kamu memang benar-benar cinta dan sayang. Sudah seharusnya kamu membuktikannya di depan orang tuanya, wali, penghulu dan saksi. Karena itu lah bukti cinta yang paling agung dan mulia. […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page