Biarlah yang Lain Menikah Muda, Aku Memilih Menikah di Waktu Terindah

  • Bagikan
Menikah muda
Menikah muda

“Nggak usah tinggi-tinggi kuliahnya ah, entar laki-laki takut deketinnya.”

Pertanyaan yang sangat membuat dahi berkerut dan nyali pun ikut menciut ketika umur sudah cukup matang, begitu juga dengan karir yang cemerlang. Kapan menikah? Dan saat itu juga kamu rasannya ingin memakinya mereka yang menyanyakan.

Bahkan kamu lebih ingin kembali lagi setia pada bangku kuliah atau pada jam lebur dengan laptop dan secangkir kopi yang hangat. Memang orang tua sudah tak muda lagi serta anaknya sudah mulai sukses dalam antirian kariier dengan mudahnya terserang omongan tetangga. Bisa jadi menikah muda menjadi pilihan bila tak ingin diserang dengan pertanyaan kapan menikah?

Mulut Tetangga Memang Pedas, Dengan Tegas Mereka Bisa Menghakimi Bahkan Mencaci Maki Juga.

“Bu, anaknya kapan nikah?”
“Kok nggak pernah bawa gandengan pulang ke rumah?”
“Jangan kelamaan, entar jadi perawan tua loh.”

Ibu-ibu memang hat8inya sangat sensitif pasti mudah kepikiran dengan kata-kata sahabat sepergosipannya. Dan sebagai anak yang berkarir yang biasanya pulang terhitung jari dalam setahun saat pulang juga langsung stress. Pertanyaan sedrhana yang bisa membuat batin ngilu akhirnya terdengar saup-saup juga.

Baca Rekomendasi :   Jangan Hanya Bilang "Aku Cinta Kamu", Tapi Tak Bisa Membuktikan Dengan Akad

Memang sudah seharusnya ketika usia sudah matang untuk menikah. Tapi bukankah masalah hidup bersama dengan pemikiran yang berbeda tidak begitu mudah untuk dilakukan?Bukankah masalah jodoh juga sudah di atur oleh Yang Maha Kuasa?

Menikah Muda Memang Bisa Menjadi Solusi, Tapi Akankah Menjadi Solusi Paling Tepat?

Mungkin sangat banyak dikalangan anak muda yang memilih untuk menikah muda. Jika kamu berasal dari keluarga yang kaya raya sebenarnya gak ada masalah. Lantas bagaimana dengan mereka yang hidup pas-pasan dan sedang mengubah nasib untuk yang lebih baik lebih memilih menikah di usia yang matang.

Karena mereka tahu biaya pendidikan dan ingin membahagiakan kedua orang tua menjadi tujuan utama sebelum pernikahan. Karena setelah menikah, mereka belum tentu juga bisa membahagikan orang yang paling menyayangi mereka sedari kecil hingga bisa menghasilkan uang.

Baca Rekomendasi :   Laki-laki yang Baik Adalah yang Tidak Meninggalkan Atau Menduakan Wanitanya
  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page