Disetiap Sepertiga Malamku, Kutitipkan Cinta Lewat Doa

Hubungan Frienzone
0 363

Aku ingat jelas kapan pertama kali menyebut namamu dalam sepertiga malamku, entahlah kubuang kemana maluku tapi aku tetap memintamu pada Rabb ku. Aku tahu, jarak masih saja belum berbaik hati pada diriku dan dirimu, namun aku percaya kita setiap hari bertemu dalam doa. Hingga akhirnya aku selalu menitipkan cinta lewat doa.

Aku tahu, rindu selalu menyelimuti bahkan tak tertahankan lagi rindu itu datang. Maka dari itu setiap sepertiga malam ku titip CINTA lewat DO’A. Ku tahu karena cara ampuh untuk saling menyentuh hati di saat berjauhan adalah dengan doa.

Tak ada yang romantis dalam setiap doaku untukmu, namun yakinlah ketulusan cinta yang terus ku jaga akan jadi hadiah terindah ketika kita bertemu.Namun sekarang, dalam detik waktu ini aku hanya mampu memelukmu dalam doa, dan menjagamu lewat Rabb ku. Semoga Allah segera mempertemukan kita dalam waktu yang tepat. Aamiin.

Baca Rekomendasi :   Aku Menulis Pada Kertas Usang Tentang Cinta dan Harapan

Tak Jarang Aku Meminta Padanya, Cinta Lewat Doa Ini Agar Kamu Merasakannya, Apa yang Kini Aku Rasakan Padamu.

Kita berada ditempat yang sama, waktu yang sama. Dan kita adalah salah satu dari sekian banyaknya orang-orang disekitar yang tak ingin saling menyapa. Entah karena malu, canggung. atau, menganggap bahwa sesungguhnya kita tak pernah berada disana.

Apakah kamu tahu? Dibalik wajahku yang serius itu ada senyum yang tersembunyi karena kehadiranmu. Apakah kamu mengerti?
Dibalik kesibukan ku itu tak lepas dari tatapanku yang hanya sepintas melihat apa yang engkau lakukan.

Namun, apakah engkau akan merasakannya untukku? Apakah engkau akan melakukan itu semua untukku? Jujur, Aku seperti menyiksa diriku sendiri. Suka, Cinta atau Kagum. Tidak. Aku tak tahu ada apa dengan hatiku. Perasaanku, aku takut dengan itu semua.

Baca Rekomendasi :   Terimakasih, Karena Luka Darimu Mengajariku Menjalani Cinta yang Lebih Baik

Tapi aku memiliki rasa yang tak ku pungkiri yaitu rindu. Rindu yang sekian hari sekian menyiksa. Rindu yang siap membuat dadaku terasa sesak. Sakit? Iya, ini begitu sakit. Bagaimana jika kita untuk kesekian kalinya bertemu ditempat yang sama?

Memang, pada saat itu. Aku tak akan merasa rindu. Namun, gejolak nya akan siap menerkam dan membuat rindu itu semakin sakit tuk dirasakan. Apakah ada rasa rindu itu didalam hatimu? Atau hanya diriku saja yang akan terus merasakannya.

Dengan keadaan batin yang harus tersiksa? Tak jarang, aku meminta kepadaNya agar kau juga mampu merasakan apa yang kini kurasakan kepadamu.

Artikel ini merupakan postingan instagram dari @fahniar.ladiku hanya di edit sebagain kecil oleh admin.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page