Nanti Ada Saatnya Tiba, Jemputlah Aku Dengan Kalimat Akad

  • Bagikan
Jemput dengan kalimat akad
Jemput dengan kalimat akad

Aku memilih untuk duduk sejenak di sini, bersandar sebentar untuk menarik napas lebih dalam. Di tempat lain di luar sana, aku yakin kau juga sedang berusaha menuju arah yang sama denganku. Tidak apa, kau boleh berjalan lebih dulu jika kau mau, asal jangan terlalu memaksakan diri saja.

Aku tak memintamu untuk terus berlari tanpa henti. Aku perlu istirahat sejenak, kau pun begitu. Tenang saja, kita tak sedang tergesa-gesa. Nikmati saja setiap momen yang kau temui di perjalananmu saat kau sedang menujuku.

Amatilah dengan cermat setiap sudut jalan yang kau lalui, setiap tempat yang kau singgahi, dan setiap orang yang memberikan kesan dalam hidupmu. Nanti, ketika kita bertemu, kau bisa menceritakan semuanya kepadaku.

Baca Rekomendasi :   Menikah Dengan Orang Yang Kau Cintai Dan Mencintaimu Adalah Syurga

Nanti, saat hari itu tiba, jemputlah aku dengan kalimat akad di hadapan para tamu, saksi, keluarga, dan juga waliku.

Biarlah Saat Ini Aku Sendiri, Menunggu Sampai Kalimat Akad Itu Menjemputku di Hadapan Wali, Saksi dan Penghulu.

Sendiri ? iya aku lebih suka sendiri, berteman sepi, bermuhasabah, dan memperbaiki diri. Meski kelihatan ceria dikala bersama, tidak seorang tahu bagaimana dirinya saat sendiri mengalami kesendirian, di waktu sendiri duduk didlm kamar, di malam hari yang sepi dan berada di tengah keramaian.

Setiap orang adalah kesepian yang tidak bisa hilang dikala malam datang, dikala waktu sendiri datang. Aku selalu mencari cari untuk membunuh kesepian. Entah dengan berdiskusi dengan alam atau dengan berdoa kepada Sang Ilahi Robbi. Kapan kesendirian ku berakhir?

Baca Rekomendasi :   Anak Perempuan Pertama, Bahunya Harus Sekuat Baja, Hatinya Harus Setegar Karang

Artikel ini merupakan postingan instagram dari @fahniar.ladikuhanya di edit sebagain kecil oleh admin.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page