Mengapa Selama Ini pura-pura Suka, Bila Akhirnya Pergi Membuat Luka

  • Bagikan
Tanda dia jodohmu
Tanda dia jodohmu

Tapi tak mengapa, sebelum semuanya terlampau jauh dan terlambat bagiku. Aku tak pernah menyalahkan kehadiranmu saat itu. karena aku percaya sebelum bertemu dengan orang yang tepat aku pasti menemui beberapa hal yang memang menyakitkan. Termasuk orang-orang yang pura-pura suka dan pada akhirnya pergi membuat luka.

Aku tidak menyalahkanmu perihal rasa yang semakin meradang, salahku terlalu bawa perasaan padahal nyatanya kau hanya berpura pura suka. Bodohnya diriku, terlalu mudah tertarik dengan perhatianmu, walau nyatanya tidak hanya aku yang menikmati indahnya kalimat indahmu yang senantiasa kubaca, kudengar dan kuhayalkan.

Mungkin sekian saja yang dapat kusampaikan, mohon maaf jika hatiku kini seperti pecahan kaca yang tak mampu ku susun dengan utuh. Berserakan.
akibat mempercayaimu saat itu. Pergilah. dan akupun akan mengubur cerita ini dalam dalam.

Meski Pahit Rasanya, Mungkin Kamu yang Pura-pura Suka Merupakan Ketetapan Terindah Dalam Penyesalanku.

Teruntuk sebuah janji manis yang akhirnya menyisakan tangis. Untuk sebuah rencana pernikahan yang indah tetapi hanya meninggalkan kisah. Untuk sebuah persahabatan yang kerap berselisih paham dalam mengingatkan sebuah kebaikan. Untuk kasih sayang antar orang tua terhadap anak yang kadang hilang. Dan untuk hati yang selalu tersakiti dari sebuah harapan yang kadang tak sejalan.

Baca Rekomendasi :   Teruntuk Kamu yang Namanya Pernah Kupinjam di Dalam Doa

Percayalah, dari sederet rencana yang telah kau tanggalkan pun tentukan, tetap Allah lah penentu segala ketetapan. Mungkin saat ini hatimu patah, hilang arah dan hampir putus asa. Tapi nyatanya kau kuat menjalani semua yang telah Allah gariskan di perjalanan hidupmu. Tangis, luka, kecewa dan durja hanyalah hawa nafsu semata. Tetaplah tenang, jangan tergesa- gesa menyalahkan, cobalah duduk lalu beristigfar.

Saat ini kau hanya perlu ikhlas dalam melepas. Selama apapun kau menjaga, jika memang bukan dia yang Allah takdirkan, kau mau apa? Menyalahkan-Nya atau membuat hidupmu lebih sengsara lagi. Melepas memang tak mudah, karena kau harus mulai terbiasa tanpanya lagi. Harus tegar meski kadang tak ada kata sabar. Tapi, dengan melepas kau akan temui ketenangan yang jauh lebih indah.

Baca Rekomendasi :   Bolehkah Ku Pinjam Namamu? Untuk Ku Sebut di Sepertiga Malamku

Bersyukurlah masih Allah kasih luka. Karena sungguh apa yang kau terima saat ini adalah ketetapan terindah dari-Nya. Bahagia itu tentang dirimu, bukan orang lain yang selalu kau tuju. Hatimu perlu istirahat dari segala luka yang menyayat. Doakan saja kebaikan untuk semua orang, tak lupa kebahagiaanmu pula.

Semenjak dibersamaimu. Aku tak lagi berfikir apakah aku akan bahagia menikah denganmu atau tidak.

Yang aku fikirkan bagaimana caranya agar kamu bahagia menikah denganku.⁣⁣ Jangan sibuk menuntut kebahagiaan dari pasangan sampai kita lupa bagaimana membahagiakannya.

Entah di belahan bumi mana, mungkin ada yang sedang mengalami hal ini.⁣⁣ Saat orang tua sudah sepuh dan satu pintanya sebelum meninggal ingin menyaksikan anaknya menikah. Sudah ada calonnya tapi belum tumbuh rasa cinta.⁣⁣ Lalu bagaimana?⁣⁣

Bagiku menikah itu hakikatnya melaksanakan sunnah Rasulullah, jadi cinta bukan syarat utama, yang penting jangan terpaksa.⁣⁣⁣⁣

Zaman dulu, orang menikah karena dijodohkan tapi hubungannya bisa sampai tutup usia. Rasa cinta justru tumbuh saat mereka menjalani rumah tangga.⁣⁣⁣⁣Teman-temanku juga begitu. Cukup dengan ta’aruf lalu ada kecocokan, menikahlah mereka dengan keyakinan “ku sempurnakan agama ini dengan menikah. KarenaMu Yaa Allah”.⁣⁣

Baca Rekomendasi :   Aku Memilih Cita Daripada Cinta, Karena Aku Yakin Ia Akan Datang Tepat Pada Waktunya

Sebenernya kalo dibilang butuh, memang butuh. Karena rasa cinta inilah yang akan membuat hidup berkeluarga dan berumah tangga menjadi indah dan harmonis. Tapi bukan berarti kalo belum ada feel sama pasangan rumah tangga jadi berantakan.⁣⁣⁣⁣ Awal-awal mungkin akan terasa kaku dan canggung. Tapi seiring waktu berjalan, seiring kamu melihat keistimewaan yang ada padanya, bagaimana dia memperhatikan dan memperlakukanmu, lelahnya dia dalam melayanimu, perasaan itu akan tumbuh dengan sendirinya.⁣⁣⁣⁣

Tugas kita adalah memukan satu alasan terbaik untuk menikah, dan pastikan alasan itu yang akan membuat rumah tangga kita kokoh sampai tutup usia.⁣⁣ Dan sebaik-baiknya alasan adalah karenaNya. ⁣Menikahlah bukan karena “terpaksa.”⁣⁣⁣⁣ Soal rasa, biar Dia yang menumbuhkannya.⁣⁣

Artikel ini merupakan postingan instagram dari @tikamustika_21, @Nurulpalahdae dan @budysatriaa dan hanya di edit sebagain kecil oleh admin.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page