Aku Mencintai Kamu Dalam Diam Lewat Dekapan Doa-Doa Ku

  • Bagikan
Mencintaimu dengan diam
Mencintaimu dengan diam

Saat aku jatuh cinta, terkadang aku selalu bertanya-tanya, bisakah aku mencintai “dia” hanya dalam diam saja?. Seperti Fatimah yang begitu pandai menyembunyikan cinta, tanpa sedikit pun mengotori hati dari apa yang tidak pantas baginya. Bisakah aku mencintaimu dalam diam, lewat dekapan doa-doa ku.

Sedangkan aku?. Aku belum mampu menjadi seorang perempuan yang benar-benar menjaga ataupun mengimbangi rasa yang datang tanpa aba-aba. Karena terkadang, nafsu dihati selalu berhasil memaksa untuk mencari tempat melabuhkan rasa dengan beragam cara. Menceritakan rindu, memenuhi asa, untuk kemudian memperjuangkan cinta.

Aku ingin mencintai dalam diam, dengan cara merayu pemilik hatimu hingga akhirnya kita dipersatukan dalam ikatan yang di ridhoi-Nya

Salah, memang benar-benar salah. Saat aku bisa dengan berani menyebut cinta dalam diam, sementara hatiku sendiri masih selalu berusaha memenuhi setiap keinginan. Dan benar saja, “rasa penasaran” adalah dilema terbesar dari yang seharusnya diredam.

Andai saja fikirku tidak melulu mengajaknya untuk menceritakan rindu, mungkin aku tidak harus bersusah payah menahan sesak dalam dilema yang tak usai dalam sekejap. Namun rasa itu seakan terlalu bergejolak, hingga menjadikanku lemah dalam menyikapi keadaan yang selalu membuatku ingin menyerah.

Baca Rekomendasi :   Teruntuk Kamu yang Namanya Pernah Kupinjam di Dalam Doa

Saat aku tidak memiliki keberanian untuk memperjuangkan, mampukah aku mencintainya dalam diam? Memasrahkan seluruh harap, serta mengikhtiarkannya dalam sujud di sepertiga malam. Agar setelahnya, aku bisa dengan segera menemukan keikhlasan. Menerima, ataukah melepaskan.

Allah tidak menjanjikan langit selalu biru, bunga selalu mekar, atau mentari selalu bersinar. Tapi kita harus yakin bahwa selalu ada pelangi setelah badai.

Aku tidak mau patah hati lagi. Semoga dengan dirinya, adalah jatuh cinta yang terakhir kali. Atau paling tidak, dari segala pencarian yang panjang dan penuh rahasia ini, kepadanya jugalah aku akan berhenti.

Aku memang pernah begitu terluka, tetapi bukan berarti aku tidak bisa lagi mencintai dengan begitu baiknya. Paling tidak, sekali lagi aku ingin kembali mencoba untuk mengulang cinta. Semoga pada akhirnya tidak lagi menemukan duka yang sama. Pada akhirnya aku sadar bahwa semua hanya titipan Allah, jadi jangan biarkan hati terlalu terluka saat kehilangan.

Baca Rekomendasi :   Seperti Senja, Datang Memberi Ketenangan Pergi Meninggalkan Kesepian

Jika Memang Kamu Bukan Jodohku.

Jika nanti waktu kembali mempertemukan kita, sudilah untuk menyapaku layaknya teman biasa. Tidak perlu mengingat apapun dari yang pernah ada diantara kita. Sebab kali ini jalan kita sudah begitu jauh berbeda. Mari kita saling melupakan beberapa masa yang telah sirna, agar bisa dijadikan pengalaman sekaligus pembelajaran untuk kita agar lebih mendewasa.

Ya Allah, Aku percaya, telah Engkau catatkan satu nama yang akan menjadi teman hidupku pada akhirnya. Perihal siapa dia, dimana keberadaannya, atau kapan kami akan bersama, tentu itu semua masih menjadi rahasia.

Ya Allah, Jika seandainya orang yang saat ini tengah menyentuh hatiku dengan sesuatu yang kusebut cinta, adalah dia yang Engkau pilihkan untuk menggenapi ganjilnya aku, maka satukanlah kami dalam ikatan suci dibawah naungan ridha-Mu.

Tapi, jika takdirku memang tidak Engkau ridhai untuk membersamainya, buanglah jauh segala rasa yang kini tengah mendera dalam dada. Jauhkanlah dia dari pandanganku, luputkanlah dia dari ingatanku, enyahkanlah segala rasa ingin tahuku, dan lenyapkanlah rasa bahagia ketika dia berada didekatku.

Baca Rekomendasi :   Untukmu yang Berkhianat, Terimaksih Sudah Membuatku Menjadi Lebih Kuat

Berilah aku kekuatan untuk menerima kenyataan, lindungilah aku dari segala bentuk kekecewaan, hindarilah emosiku dari kemarahan, dan sanggupkanlah aku untuk bersabar, agar senantiasa hatiku mulai melapang saat takdir-Mu tidak sejalan dengan apa yang kuinginkan. Berikanlah aku kerelaan untuk melepas bayangannya sejauh yang Engkau mau. Ingatkanlah aku selalu, bahwa aku masih mampu bisa merasakan bahagia, meski tanpa bersanding dengan seseorang yang kucintai itu.

Ya Allah, Ya Tuhanku. Gantikanlah apa yang telah hilang dengan sesuatu yang jauh lebih baik darinya. Tumbuhkanlah kembali apa yang sudah patah, meski tidak lagi tentang dirinya. Dan, berilah ruang dihatiku agar kembali menerima kehadiran seseorang, meski tidak sama dengan dia yang sudah pergi entah kemana.

Artikel ini merupakan postingan instagram dari  @aidetilestari hanya di edit sebagain kecil oleh admin. Jika punya artikel menarik kamu bisa langsung menghubungi kami ya dan kamu juga bisa promosi sepuasnya.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page