Dia Bukannya Pergi, Karena Sejak Awal Kalian Tak di Takdirkan Bersama

Yang Menyakitimu via https://www.instagram.com/nesnumoto/
0 8

Hubungan itu tak seharusnya ada. Luka itu tak semestinya tercipta. Kalau saja kau tidak memaksa, kalau saja kau tidak tergoda, semuanya akan baik-baik saja. Tapi nasi sudah menjadi bubur. Cinta yang sudah tersemat menimbulkan luka yang sakitnya teramat.

Dia bukannya pergi, sejak semula kalian memang kalian tak pernah di takdirkan bersama.

Sudah. Jangan bersedih terlalu lama. Jangan mengenangnya terlalu dalam. Nanti kau juga memahami, mengapa Tuhan membiarkan ini terjadi. Sekarang lapangkanlah hatimu untuk menerima bahwa kenyataannya kau dan dia memang tak pernah ditakdirkan bersama sejak awal.

Ada Jati Diri yang Sempat Terlukai Demi Mempertahankan Hubungan yang Mengandung Murka Ilahi.

Aku pernah menjalin hubungan yang mereka sebut pacaran. Mungkin saat itu aku terlihat bahagia. Padahal kebahagiaan itu hanya karena aku memaksa diriku untuk merasa bahagia. Sedikit sekali aku menikmati momen kami bersama. Bukan disebabkan dia, melainkan karena nuraniku yang tak pernah menerima.

Baca Rekomendasi :   Bersabarlah! Jodoh Datang Saat Kamu Membutuhkannya

Entahlah, aku selalu merasa tak seharusnya aku di situ. Aku merasa dilecehkan setiap kali dia memperkenalkanku sebagai “kekasihnya”. Tak seorangpun tahu bahwa sepulang perjumpaan kami, terdapat batinku yang perih bagai tertancap duri. Tapi aku tak berdaya. Cinta membuatku tak sanggup berbuat apa-apa. Aku bahkan malu memandang diriku kala itu, “kemana perginya aku yang dulu?”

Semakin lama, kegelisahan itu semakin menyeruak di dalam dada. Dari situ aku memahami, bahwasannya perpisahan adalah jalan bagi Allah untuk menarikku kembali. Walau awalnya terasa menyakitkan, setidaknya aku bisa berhenti mencurangi jati diriku sendiri.

Memang Kita Tidak di Takdirkan Bersama, Menjauhlah Dariku Karena Aku Bukan Lagi Gadis Lugu yang Kamu Kenal Dahulu.

Benar bahwa aku pernah cinta, tapi bukan berarti kau bisa berbuat apa saja. Terkadang aku merasakan rindu, tapi itu tak membuatku harus kembali padamu. Aku bukanlah rumah dimana kau bisa datang dan pergi sesuka hati. Sekali kau memutuskan pergi, maka pintu yang sama takkan pernah terbuka lagi.

Baca Rekomendasi :   Dulu Kamu Prioritasku, Tapi Kini Kau Cuma Luka Yang Membekas

Pergilah sebagaimana kau melakukannya dulu. Hilanglah bersama bayang yang tak lagi ingin kukenang. Nikmati kehidupan yang kau putuskan. Kini ku ‘tlah mampu berdiri, menghempas semua pilu yang dulu kau beri. Jangan pernah kembali, tak peduli sedalam apapun kau menyesali.

Artikel ini merupakan status di instagram yang di tulis oleh @herquote

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page