Di Balik Berjuang, Tersimpan Banyak Doa’mu dan Selalu Ada Dirimu

0 105

Akan kutunggu waktu itu, waktu dimana saat aku berjuang dirimu akan ada, dirimu selalu siap menemaniku, siap mendengarkan keluh kesahku, siap menjadi sandaran saat aku butuh teman untuk bercerita, siap menerima kekuranganku, siap mengingatkanku saat aku lupa sesuatu. Saat itu selalu kutunggu.

Tapi mungkin saat ini itu hanyalah waktu dalam bayanganku. Karena semesta sampai saat ini belum mengizinkan kita bertemu. Karena Allah masih ingin kita saling memperbaiki diri. Sampai kita dapat memahami kekurangan diri dan menerima kekurangan orang lain. Sampai diri ini sedikit tidak lalai dari perintah. Sampai diri ini paham bagaimana menjadi pasangan yang baik sesuai Al-Quran.

Mungkin untuk sekarang kalimat yang paling tepat adalah “Dibalik berjuang ku tersimpan banyak doa’mu”. Semoga nanti kalimat itu berubah menjadi “Dibalik perjuanganku selalu ada kamu”

Aku selalu menunggu saat itu. Aku akan tetap disini, ditempat yang sama, sampai saat itu tiba. Dan kita tetap bisa saling mendoakan.

Baca Rekomendasi :   Perjalananmu Masih Panjang, Jangan Menyerah dan Ayo Lekas Berjuang!

Bila Bukan Karena Kamu, Aku Tak Akan Pernah Belajar Bagaimana Caranya Mencintai Dengan Cara yang Halal Meski Berjuang Tiada Henti.

Kau mampu membuatku jatuh ke dalam suasana hati yang bahagia jika kau ada. Bahkan kau juga mampu membuatku tersenyum dan tertawa saat kita sedang bercerita. Kau juga mampu menetralisir semua kesedihanku di kala aku jatuh. Kau keluarkan semua jurus ampuh untuk membuatku tersenyum bahagia.

Disaat itu harapanku mulai ada. Doaku mulai lebih tinggi dan selalu bersemangat untuk menyebut namamu di setiap doa. Bahkan sampai aku sempat bercerita kepada orangtua. Dan saat itu juga aku mulai bahagia karena kau mampu membuatku percaya.

Baca Rekomendasi :   Laki-Laki yang Benar Sayang Itu Akan Berjuang, Bukan Pasrah dengan Keadaan

Namun kenyataannya, takdir telah berbeda. Harapanku kini musnah, sedihku mulai terpancar. Disaat harapanku mulai menìnggi, ternyata catatan tertulis nama lain untuk menjadi pendampingmu.

Meski begitu aku harus tetap bersabar. Karena darimu aku belajar, bagaimana cara mencintai seseorang dengan cara yang halal, dengan cara yang diridhoi, bukan mencintai karena sebuah harapan atau karena kau telah berbagi kebahagiaan.

Artikel ini merupakan status dari instagram dari @riskikhairun || #catatanhati

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page