Aku Lebih Memilih Terlambat Menikah Daripada Salah Pilih Pasangan

Terimakasih atas segalanya via https://www.instagram.com/rezaprabowophoto/
0 127

Pertanyaan yang sederhana dan sering menghakimi bahkan menjadi momok bagi mereka yang sudah berumur 25 tahun keatas. Iya, kapan menikah? Mau sampai kapan kamu akan sendiri? Nanti jadi perawan tua loh? Sebenarnya, bukannya gak mau menikah tapi aku lebih memilih terlambat menikah daripada salah memilih pasangan.

Sebenarnya pertanyaan dari kalian sangat menggangu, apalagi nadanya lebih condong ke sinis. Bukannya takut menikah, bukan pula ingin menjadi perawan tua. Hanya saja sampai saat ini belum ada yang cocok dan berjodoh. Aku juga tak mau menikah karena hanya umur yang sudah matang, karena bagiku menikah itu bukan soal umur ataupun cinta tapi soal kesiapan.

Baca Rekomendasi :   Tidak Ada Ceritanya Orang Itu Telat Menikah, Karena Allah Menulis Pertemuan Jodoh Dengan Sangat Adil

Bukannya Gak Mau Menikah, Hanya Saja Aku Tak Ingin Membebani Orang Tua Dengan Biaya Pernikahan.

Sedari kecil aku sudah di rawat dan diberikan pendidikan yang layak hingga aku seperti sekarang. Meski memang belum mapan bangat, tapi setidaknya aku mempunyai penghasilan sendiri dan menabung untuk biaya pernikahan sendiri.

Karena bagiku, biaya pernikahan sudah seharusnya aku dan dia pendamping hidupku yang akan menangggung. Bukan lagi dengan memberatkan kedua orang tua. Bagaimana kami bisa mendiri bila biaya pernikahan saja harus ditanggung orang tua.

Aku Memilih Terlambat Menikah, Karena Pernah di Khianati dan Di Tinggalkan Ketika Sayang-sayangnya yang Membuatku Susah Untuk Memulai Hubungan Lagi.

Jangan bilang aku gak pernah menjalin hubungan dan ingin mencoba menjalin hubungan lagi. Kamu tidak tahu, bahwa di masa lalu aku pernah kecewa dan di khianati oleh orang yang aku sayang.

Baca Rekomendasi :   Yang Pergi Akan Datang Kembali Atau Terganti Dengan yang Lebih Baik Lagi

Dia yang mencintaiku dan menjagaku bertahun-tahun dengan pacaran ternyata memilih menikah dengan wanita lain. Tak ada masalah antara kami, namun tiba-tiba ditinggalkan dengan cara yang sangat sadis.

Aku Tahu Tidak Ada Orang yang Sempurna, Maka Aku Mencari Pasangan yang Mau Menerima Kekuranganku.

Selama ini aku mungkin terlihat sangat pemilih. Tapi bukannya karena aku mencari sosok yang sempurna, tanpa kekurangan sama sekali. Justru aku sudah berkali-kali mencoba memahami mereka. Aku tahu betul ini hal yang sulit. Aku juga punya kekurangan. Selama ini justru aku sudah cukup dikecewakan.

Mereka tidak bisa menerima kekuranganku. Padahal untuk menjalin hubungan yang lebih serius dan untuk jangka panjang, kita harus menerima kekurangan dan kelebihan pasangan. Maka aku rasa memang ini belum waktunya. Aku harus bersabar menunggu lebih lama hingga dia tiba. Dia yang mau menerima diriku apa adanya.

Baca Rekomendasi :   Dia Bukannya Pergi, Dia Hanya Kembali Kepada Jodohnya Yang Sebenarnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page