Sakit Itu Ketika Lihat Dia Mencintai Orang Lain, Kamu Pura-Pura Bahagia

Cinta sebelum halal
0 20

Menikah dengan orang yang kamu cintai dan mencintaimu adalah syurga dunia sebelum syurga yang sesungguhnya. Tapi dalam kenyataannya, hidup ini kadang tak sesuia dengan rencana kita. Orang yang kita cintai justru mencintai orang lain. Iya, sakit jadinya, melihat dia mencintai orang lain.

Mungkin ini yang disebut tak berdarah, luka hati dan kecewa menjadi satu dan tak bisa terobati. Bila sakit karena keadaan luka fisik, aku masih bisa menyembuhkannya dengan usaha ku sendiri, tapi bila menyangkut hati. Sungguh aku tak bisa!

Aku Masih Berpura-Pura Biasa Saja, Padahal Masih Kamu yang Kuharapkan Sampai Detik Ini.

Hey, apakah kamu tahu dibalik kebahagian kamu terukir luka yang mendalam. Jujur aku akui saat ini, perasaanku masih sama. Belum bisa melupakanmu karena kenangan yang telah terukir.

Baca Rekomendasi :   Apapun Takdir Allah yang Ditakdirkan Untukmu, Tak Akan Menjadi Milik Orang Lain

Apakah aku berdosa mengharapkan kamu yang sudah mempunyai pasangan hidup. Kadang aku ingin kalin berpisah saja, dan kembali kedalam pelukanku. Biar kamu tahu, hati ini masih sama, seperti sejak dulu saat kita menjalin cinta.

Ada Hati yang Sampai Sekarang Betahan Bukan Karena Ia Bodoh, Tapi Karena Cinta.

Benar adanya, bahwa cinta itu buta. Meski orang yang kita cintai telah memilih berlabuh dengan hati yang lain. Tetap saja, masalah hati dan perasaan tak bisa dibendung. Biarkan saja luka ini kupendam sendiri hingga akhirnya sembuh dengan sendirinya.

Mungkin memang lama karena kenangan ini masih membekas di sanubari. Tapi seiring berjalannya waktu, aku yakin yang datang memang akan pergi. Tapi yang akan datang lagi jauh lebih baik.

Baca Rekomendasi :   Ditinggal Menikah Dan Dikhianati, Semoga Dipertemukan Dengan yang Lebih Baik

Aku Mencoba Menghibur Diri, Tapi Semua Itu Belum Bisa Mengobati Kerinduanku Padamu.

Percayalah, sesekali kucoba untuk melupakan kamu dan kenangan ini. Tapi apa daya, sampai saat ini belum bisa juga. Aku hanya bisa menghibur diri ketika merindukan kamu, meski pada akhirnya belum mampu jua untuk menghapus ingatanku.

Pada akhirnya, aku hanya bisa menerima kekalahanku. Melihat dia mencintai orang lain, hidup bahagia. Dan semoga aku juga bisa hidup bahagia, karena keyakinanku kita akan bahagia meski dengan jalan yang berbeda.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page