Teruntuk Kamu, Seorang Ayah Dari Gadis yang Aku Cintai

Akhirnya kita tak bersama

Kepada ayah dari gadis yang aku cintai sepenuh hati. Terima kasih sudah menjadi ayah yang luar biasa untuk putrimu. Sejak pertama kali memilihnya, aku paham sedang menempuh jalan serius untuk hidupku.

Semua berawal dengan sederhana. Namun, setelah menjalani dengannya, aku paham. Dia adalah gadis yang aku cintai dan ingin kujadikan pendamping hidupku selamanya. Putrimulah yang akhirnya menjadi pelabuhan hatiku. Semakin hari berlalu, semakin dalam pula perasaan itu.

Kadang Parasaan Takut Kehilangannya Mulai Menghantui, Ayah Gadis yang Aku Cintai, Ajari Aku Memahami Putrimu.

Aku mulai merasa takut kehilangannya, aku membutuhkannya seperti udara. Memang terlihat lebay, namun percayalah putrimu ingin kujadikan bagian terpenting dalam hidupku. Bersamanya aku merasa lengkap dan bahagia.

Kepada ayah dari gadis yang aku sayangi seutuhnya. Aku tahu, mungkin aku bukan lelaki yang kamu impikan sebelumnya, aku hanya lelaki biasa yang bekerja sebagai yang menurutku baik. Namun, percayalah padaku, aku akan berusaha membahagiakan putrimu, meski aku tak bekerja di kantor seperti yang diimpikan banyak orang tua untuk mendampingi anaknya. Aku tidak akan mengecewakan putrimu.

Izinkan aku menjadi bagian dari hidup putrimu. Sebab, dengannya aku akan merasa lebih kuat menghadapi apa pun.

Aku lebih ingin mewujudkan segala impian dan cita-citaku dengannya. Aku sadar sesadar-sadarnya, aku mungkin belum bisa menjadi lelaki sesempurna ayah mencintainya. Aku juga belum bisa menjadi lelaki sehebat ayah, yang bisa menjadikan putrimu seperti hari ini. Namun, aku sungguh ingin belajar darimu, bagaimana lelaki yang membahagiakan purtinya.

Oleh sebab itu, bimbinglah kami berdua, Jadilah ayah yang mengajari aku untuk memahami putrimu. Ajarkan aku cara yang baik untuk mencintai putrimu. Sungguh semakin hari perasaanku kepada putrimu semakin tumbuh.