Tak Mudah Bagiku Melepaskanmu, Tapi Kamu Terlalu Sakit Aku Genggam

  • Bagikan
Melepaskanmu
Melepaskanmu

Katanya cinta itu tak harus saling memilki, namun tetap saja sakit bila terpisah dengan orang yang kita cintai. Kadang aku berfikir, bagaimana bisa dulu aku melepaskanmu padahal mencintaimu jauh lebih berarti bagiku.

Pada akhirnya aku menyadari, bahwa meski tak mudah untuk melepaskanmu. Tapi bila aku masih menggenggam tangan dan ikatan ini, sungguh terlalu sakit bagiku. Bukan berarti bersamamu aku tak bahagia. Aku hanya berada dalam keadaan dilema, menjauh atau tetap bertahan.

Sesungguhnya Hati Ini Ingin Menetap, Namun Pada Kenyataannya tidak Mungkin Kita Akan Terus Bersama.

Kamu tahu betapa aku tersiksa untuk melepaskanmu. Berapa juta kenangan yang harus aku hapus dari memori ini, kenangan tentang kita menghabiskan waktu dari senja ke senja.

Baca Rekomendasi :   Bahagia Bukan Dari Lamanya Bertahan, Tapi Seberapa Nyaman Dengan Pasangan

Memang berat sayang, namu keadaan tak memungkinkan kita untuk bersama. Bukannya gak cinta lagi, bukan pula tak sayang, hanya saja akan banyak yang tersakiti bila kita tetap bersama.

Ketahuilah Sayang, Melepaskanmu Itu Bagiakan Kehilangan Separoh Jiwaku. Tapi Suatu Saat Pastikan Kita Bahagia Meski Tak Bersama.

Kata Dila rindu itu berat, tapi percayalah. Melepaskanmu jauh lebih berat dan membuat dada sesak. Biarlah saat ini kita terluka karena cinta yang tak harus saling memiliki. Bukankah tingkatan cinta sejati adalah melepaskan orang yang dicintai karena terlalu banyak menyakiti yang lainnya bila tetap bersama.

Bukannya aku gak yakin, kelak aku dan kamu akan bahagia. Iya bahagia dengan pasangan masing-masing. Bila saat itu tiba, kunci rapa semua kenangan tentang kita, biarkan orang yang mencintaimu tak pernah tahu tentangku. Begitu juga denganku.

Baca Rekomendasi :   Bicaralah Bila Ada Masalah Dengan Pasangan, Bukan Curhat di Medsos

Karena Sejatinya, Setiap Luka dan Kenangan Pasti Akan Terlupakan Dengan Kenangan yang Baru dan Pastikan Itu Indah.

Percayalah, dalam setiap luka ada pembelajaran yang berarti. Karena Tuhan tak mencipta luka bila tak ada kebahagiaan setelahnya. Bila saat ini masih berat, biarkan saja. Seiring berjalannya waktu, semuanya akan baik-baik saja.

Kelak, akan ada kisah dan lembaran baru dalam hidup ini. Pastikan kisah itu akan tertulis rapi dengan canda, tawa, bahagia meski sesekali masih tergores luka.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page