Bikin Meleleh, Gombalan Ala Anak Santri Ini Penuh Syar’i

Gombalan Ala Anak Santri

Dalam dunia percintaan saling memberikan pujian terhadap pasangan memang hal yang biasa. Tak jarang gombalan romantis sering keluar dari mulut manis cowok untuk menaklukkan gadis pujaannya. Lantas bagaiamana dengan cowok mantan santri yang sudah menikah, biskah dia romantis kepada pasangannya?

Bagi kamu yang mempunyai pasangan santri, sungguh beruntung. Karena selain dia paham betul tentang agama, dia juga akan selalu membawamu lebih dekat menuju jannah-Nya. Untuk maslah romantis, tak perlu diragukan lagi. Hanya pasangan santri yang sering mendapatkan gombalan ala santri berikut ini.

Saat pertama kali berjumpa denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan saktah, hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar.

Mungkin selama ini dia tak pernah bercerita tentang kamu kepada siapapun sebelum akhirnya ucapan akad terucap juga. Bila kamu tanya apa yang dia perhatikan tentang kamu pertama sekali, sehingga dia memutuskan untuk menikah denganmu.

Dia dengan senyuman manis akan memberikan gombalan ala santri. Bahwa saat dia bersua denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan saktah. Hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar.

Aku di matamu mungkin bagaikan nun mati di antara idgham billaghunnah, terlihat, tapi dianggap tak ada.

Mungkin dulu sebelum kalian memutuskan untuk menikah. Dia pernah sangat mencintaimu dan selalu mendoakan kamu disepertiga malamnya, meminta dengan khusyuk supaya dipersatukan denganmu.

Kelak setelah kalian menikah, mungkin dia akan bergurau bahwa kamu pernah membuatnya jatuh cinta namun selalu tak dianggap sama sepertu idgham billaghunnah.

Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaanku seperti Idzhar, jelas dan terang.

Saat dia benar-benar telah menetapkan pilihannya jatuh kepada kamu. Dia akan terang dan jelas mengungkapkannya, tanpa perlu basa basi. Karena dia sudah yakin bahwa denganmu hidupnya akan bahagia dunia akhirat.

Jika mim mati bertemu ba disebut ikhfa syafawi, maka jika aku bertemu dirimu, itu disebut cinta Abadi.

Katanya cinta bisa dari mata turun ke hati. Dari pandangan hingga akhirnta saling jatuh hati. Begitu juga dnegan kita, cintaku padamu itu bagaikan mim mati betemu ba disebit ikha syafawi. Sama dengan cintaku padamu yaitu cinta abadi.

Dan akhirnya setelah lama kita bersama, cinta kita seperti Iqlab, ditandai dengan dua hati yang menyatu..

Jangan lupa tuliskan di kolom komentar ya, gombalan ala anak santri yang kamu tahu. hehe