Namamu Adalah Bagian Dari Dalam Istikharahku Saat ini

  • Bagikan
Terluka

Ini tentang perjuanganku selama ini. Untuk dirimu seorang yang selalu ku sebutkan namanya di setiap doa-doaku. Ini caraku memperjuangkanmu. Semoga kamu membacanya.

Disaat aku memilihmu untukku perjuangkan, tak ada kata lelah dalam proses ini. Hari berganti hari, bulan berganti bulan hingga berganti tahun pun aku masih setia memperjuangkanmu. Disini aku berusaha berbicara Kepada-Nya, menyebutkakan namamu di hadapan-Nya. Di setiap sujud, di setiap tangan menengadah berdoa Kepada-Nya.

Aku yakin bahwa kamu pilihan terbaik-Nya. Aku percaya, mungkin saat ini memang kamu belum berkunjung kerumahku, tapi pada hari itu tiba, kamu akan datang membawa kejutan berupa bahagia yg tak ku sangka. Dengan niat tulus, kamu memintaku kepada ayahku untuk bersanding denganmu.

Baca Rekomendasi :   Jangan Dipaksakan. Terkadang Ada yang Harus Kita Pertahankan, Ada Juga yang Perlu Kita Lepaskan

Aku menikmati perjuanganku selama ini, diamku bukan berarti tidak menginginkamu, tapi memang inilah caraku berjuang untuk bisa bersatu denganmu. Maaf karena menyebut namamu secara diam-diam dalam istikharahku. Semoga kamu tidak lelah berjuang untukku.

Biarlah Namamu yang Tak Pernah Lepas Dari Istikharahku dan Memilihnya Selalu Dalam Dekapan Doa-Doa Ku.

Aku ingin bercerita kepada Allah didalam doaku yang selalu kusampaikan tentang apa yang membuatku gundah.  Apa yang bisa kulakukan lagi? Tidak ada yang mampu mengetahui isi hatiku selain Dia sang pemilik hati ini!

Kamu yang tidak pernah tau ada aku yang selalu melangitkan namamu ntah berapa banyak doa yang kupinta, Aku tidak berharap kau tau hanya saja aku senang bisa memilih namamu yang selalu kusemogakan.

Meskipun aku tidak tau siapa yang kau doakan didalam doamu tetapi kuanggap ini sebagai usaha untuk merayu kepada sang pemilik hati, jika benar kau yang akan melengkapi hidupku maka Dia pasti menggerakkan hatiku dan hatimu bersatu.  Jika tidak, biarlah semua kuserahkan kembali kepadaNya.

Baca Rekomendasi :   Surat Kecil Nan Manis Untukmu Seorang Sahabat yang Berharga

Ketika aku memilihmu didalam doaku berarti aku ingin hidup bahkan menua bersamamu hingga ajal memisahkan dan bersama kembali di akhirat bersama orang yang kucintai yaitu kamu. Teruntuk kamu yang kudoakan, maaf kalau aku memilih namamu !

Percayalah! Kamu Jodoh yang Sedang Aku Usahakan.

Ini untukmu, kamu yang saat ini namanya ku sebut dalam doa, lalu ku gapai lewat ikhtiar dan usaha. Kalau jodoh memang sudah tertulis, aku akan mengusahakan kamulah sebagai jodohku. Kalau jodoh memang sudah ditakdirkan, aku akan mengusahakan kamulah sebagai takdirku.

Yang benar saja, tidak akan mungkin Dia mendatangkanmu padaku ketika aku diam tanpa meminta, diam tanpa berusaha dan diam tanpa berdoa. Setiap pertemuan tidak ada yang kebetulan, semua sudah menjadi skenario dariNya, maka aku akan mengharapkan sebuah pertemuan indah nantinya bersamamu dalam skenario mengagumkan dariNya.

Baca Rekomendasi :   Tugas Manusia Adalah Berusaha Sebaik-Baiknya. Hasilnya, Pasrahkan Saja Kepada Allah

Kalaupun nanti kamu tidak menjadi jodohku, aku akan tetap berbaik sangka padaNya bahwa mungkin kamu hanya cukup berada dalam doaku bukan bersamaku menemani perjalanan hidupku.

Artikel ini merupakan artikel dari Tiasmaraani dan busy satria penulisn buku tentang rindu yang melangit.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page