Pintaku Hanya Satu, Ingin Menyempurnakan Separuh Agamaku Bersama Dirimu

  • Bagikan
Dipertemukan dalam sebuah kenangan
Dipertemukan dalam sebuah kenangan

Sebelum menunggumu dalam hijrah panjangku. Aku pernah berkelana dalam masa lalu yang kelam.Dalam masa lalu yang begitu menyakitkan. Namun, itulah masa dimana kepribadianku di tempah sebegitu hebatnya.

Pada saat kita telah dipersatukan nanti, izinkan aku mencintaimu dengan sungguh karena Allah. Izinkan aku mennyempurnakan separuh agamaku. Tentang kurangku, jelas kau pasti tau. Aku bukanlah wanita sempurna. Tegurlah aku saat salah, bimbinglah aku saat aku ragu dan peluklah aku saat kau marah padaku.

Semoga Allah senantiasa menjaga langkah dan hatimu, sebab kau lah seorang yang kunanti kehadirannya yang penuh kerahasiaan oleh Robb-ku, Sampai jumpa dijalan Allah yang begitu indah.

Maaf ! JIka Aku Memintamu Dengan Memaksa di Hadapan-Nya Karena Aku Hanya Ingin Menyempurnakan Separuh Agamamu

Baca Rekomendasi :   Biarlah Kisah Kita Menjadi Cerita Cinta, Mencintai Tanpa Harus Memilki

Sudah saatnya aku mendoakan sebuah nama untuk masa depanku, yang akan menemani hidupku nanti dalam suka maupun duka. Aku tidak ingin mencari hanya sampai sehidup semati, Tetapi aku mendambakan seseorang yang mau bersamaku sampai sehidup sesyurga.

Maafkan aku jika prilaku ini terkesan memaksa, tidak henti hentinya ku selipkan sebuah nama dalam barisan doaku padaNya seperti itulah usahaku meminta kepada Nya. Memintamu dalam heningnya lantunan doaku, menjadikan niatku semakin yakin bahwa kamu pantas aku perjuangkan.

Bila saja nanti kamu tidak bersama denganku setidaknya aku pernah menyebut namamu dan memintamu melengkapi separuh agamaku. Dimanapun kamu saat ini, aku tetap mendoakanmu.

Jujur Ku Akui, Aku Pernah Meminjam Namamu di Setiap Doa-Doaku, Karena Aku Ingin menjadi Penyempurna Separuh Agamamu.

Mungkin ini saatnya aku melepasmu dalam bagian doaku. Maaf jika selama ini aku terlalu melangitkan namamu dihadapanNya. Maaf jika selama ini memintamu sebagai jodohku adalah bentuk keegoisanku yang paling indah.

Baca Rekomendasi :   Persiapan Penting Sebelum Menikah, Sering Diabakaikan Calon Pengantin

Jika selama ini aku meminjam namamu dalam doaku, inilah saatnya aku kembalikan dengan penuh keikhlasan. Karena aku yakin, jika Allah ingin kita bersatu pasti suatu saat kita akan bertemu. Terimakasih sudah memberiku ruang untuk menantikanmu, menjadi bagian dari besarnya harapanku ingin bersamamu.

Pernah aku begitu hebat memintamu disepertiga malamku, yang tidak pernah bisa aku lewatkan dalam setiap perbincanganku bersama Robbku. Kau yang begitu aku inginkan, membuatku menjadi sosok yang begitu rapuh untuk kuraih.

Aku berhenti berharap kepadamu karena bentuk pengharapan kepadamu bagian dari kekecewaan jika nantinya doa doa itu pada akhirnya tidak mempersatukan kau dan aku. Biarlah saja kutunggu skenario Allah yang begitu mengagumkan untuk merubah ini semua menjadi indah jika memang kau takdirku, kau takkan jauh dariku.

Baca Rekomendasi :   Sebab, Orang Lain Bukan Kita. Itulah Mengapa Tak Perlu Membandingkan

Artikel ini merupakan kumpulan status dari Budy Satria di Instagram yang merupakan salah satu penulis buku rindu yang melangit

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page