Buat Apa Pacaran Lama, Karena Pacaran Setelah Halal Jauh Lebih Indah

Tulus mencintaimu
0 163

Mungkin banyak alasan orang melakukan hubungan yang tidak mempunyai kepastian alias pacaran. Bahkan ada yang pacaran lama dan bertahun-tahun, namun apa mau dikata. Jatuhnya hanya sebagai penjaga jodoh orang lain dan berakhir sebagai mantan dan bahkan tak jarang menjadi “sampah”.

Kami pacaran untuk saling mengenal lebih baik lagi sebelum memutuskan untuk menikah.

Sebenarnya apa gunanya bagi kalian menjalin hubungan pacaran dalam waktu yang lama. Bagaimana bisa pacaran lama menjadi bukti bahwa kamu mengenal dia dengan baik, karena bisa jadi apa yang selama ini ditunjukkan adalah kamuflase semata/

Sebelum kamu dan dia menjadi suami istri, selama itu pula kamu tak akan pernah mengenalnya dengan baik sepenuhnya. Karena bisa jadi selama ini hanya yang baik ditunjukkan sedangkan sifat buruknya di tutupi. Kamu yakin bisa menerimnya nanti?

Baca Rekomendasi :   Aku Sedang Belajar Untuk Kuat, Meski Sebenarnya Sudah Tidak Mampu

Sebenarnya, setelah menikah pun kamu masih bisa pacaran dengannya dan bahkan jauh lebih mesra lagi. Gak percaya, simak yuk keuntungan dari manfaat pacaran setelah menikah.

1. Kasih Sayang yang di Ungkapkan Tulus dari Hati dan Tanpa Rekayasa.

Ungkapan “I Love you ” yang sebenarnya lebih bergetar di jiwa jika disebut ketika kamu dan dia sudah menjadi sepasang suami istri. Keyika itu lah barulah ungkapkan cinta yang dinyatakan dengan bukti yang benar dan di ridhoi oleh Allah SWT.

Jadi sebelum lafaz akad nikah terucap, cinta itu hanya bualan semata. Jadi tiada bukti cinta yang paling mulia selain daripada pernikahan. Bila dia mengucapkan cinta dan sayang tapi tak ada niat menghalalkan, sudah lah kamu hanya menjadi objek permainan nafsunya semata.

Baca Rekomendasi :   Yang Terbaik Tak Datang Dengan Segala Kelebihannya, Tapi Tak Pergi Karena Kekurangan

2. Hubungan Juga Jauh Lebih Mesra dan Selalu Mendapatkan Pahala. Masyaallah.

Percaya gak orang yang pacaran setelah menikah itu jauh lebih mesra dibandingkan dengan yang pacaran lalu menikah. Dimana lagi kamu dapatkan, berpegangan dan bercumbu yang mendapatkan pahala keculai dengan menikah. Bila masih status pacar, justru kalian termasuk golongan yang bermaksiat jika ciuman dan pegangan tangan.

Bila sudah menjadi suami istri yang sah dan halal, tentu tidak perlu membatasi pergaulan. Bila masih status sebagai pacara, tidak mungkin kan boleh berjalan berdua dan bermesra-mesraan seperti orang yang sudah menikah.

3. Tidak Merugi, Karena Tidak Ada Biaya Pacaran dan Menyesal Setelah Putus Kelak.

Bila selama ini kalian masih pacaran, tentu ada biaya pacaran yang dikelaurkan. Mulai dari biaya ngapel malam minggu, nonton bioskop atau pun hanya sekadar untuk makan. Bila hubungan kalian kandas di tengah jalan, tentu salah satu pihak merasa dirugikan dan bahkan berakibat pada penyeselan.

Baca Rekomendasi :   Katanya Hanya Maut yang Memsihkan Tapi Nyatanya Sebelum Mati Saja Sudah Mendua

Namun bagi yang sudah menikah tanpa pacaran yang lama atau hanya proses taaruf. Tentu biaya-biaya tersbut tidak ada sehingga tak ada kerugian bila memang tak cocok juga.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page