Melukai Hati Istri Bisa Membuat Rezeki Suami Seret, Benarkah?

Melukai Istri

Dalam menjalani hubungan biduk rumah tangga, kadang perselisihan kecil dan besar sudah sering terjadi. Namun, sebagai pasangan kita tak boleh saling melukai. Apalagi bagi kamu seorang suami, jangan melukai hati istri kamu, karena bisa saja membuat rezekimu seret.

Sebenarnya, jika ada masalah antara kalian tak perlu saling keras kepala. Salah satu harus mengalah ketika yang lainnya sedang emosi tingkat tinggi. Dan biasanya bagi lelaki yang bekerja sedangkan istrinya tak bekerja dan hanya sebagai rumah tangga. Biasanya ada suami yang menganggap remeh istrinya, dan bahkan tak jarang berakibat pada melukai hati istri.

Padahal jika dikaji lebih dalam, suasana di rumah kita akan tergantung pada suasana hati istri. Dan bahkan bila kita sering menyakiti istri bisa jadi rezeki juga seret. Membahagiakannya menjadi salah satu jalan pembuka pintu rezeki yang paling lebar untuk keluarga. Lantas bagaimana bisa melukai hati istri bisa buat rezeki seret?

1. Jika Sering Tersakiti, Mood Istri Akan Menjadi Buruk Dan Bisa Menular Ke Semua Penghuni Rumah. Bisa Berabeh Kan Dampaknya Bro!

Kadang tak semua istri bisa mengungkapkan secara langsung apa yang dia rasakan, termasuk kecewa dan sakit hati terhadap sikap suaminya. Dia memendam semua yang dia rasakan, sehingga dalam keadaan tertentu bisa saja menjadi bom waktu kapan saja.

Dan bahkan yang lebih parah lagi bisa membuat moodnya selalu buruk dan tak bahagia. Yang berakibat semua isi rumah kena dampaknya. Bukan hanya suami saja yang kena dampaknya, tetapi termasuk anak-anak juga. Jika sudah begini, bisa berabeh kan.

2. Karena Sering Tersakiti, Hati Istri Mulai Gelap dan Tak Tahu Rasa Bersyukur.

Hati-hati jangan sampai suami menyakiti istri baik dengan ucapan maupun dengan tindakan. Kalau sudah demikian, tak hanya hati istri yang gelap tetapi juga menyebabkan pikirannya buntu dan indranya serasa mati rasa. Istri jadi berpikir negatif, di matanya sudah tidak ada lagi hal indah terhadap suaminya, telinganya malas mendengarkan lagi apa yang suami ucapkan.

Bahkan istri menjadi membanding-bandingkan kehidupan rumah tangganya dengan orang lain. Secara tidak langsung istri menjadi tidak bersyukur atas rumah tangga yang dia jalani. Rumput tetangga terlihat lebih hijau di matanya.

3. Karena Moodnya yang Sudah Semarawut, Istri Ogah Melayani Suami dengan Baik.

Perempuan tidak bisa menutupi perasaannya, meski mereka tak banyak bicara namun secara tidak langsung moodnya yang sudah semerawut mempengaruhi tingkah lakunya. Tindakan mereka mencerminkan sakit hati yang mereka rasakan. Hati istri yang terluka biasanya tidak ikhlas ketika melayani suaminya.

Akan sangat mengerikan jika suami capek pulang bekerja, sesampainya di rumah melihat raut wajah istri yang muram. Akhirnya karena sama-sama berpikiran negatif, maka akan menutup kebaikan yang akan datang termasuk urusan rezeki. Suami pun menjadi tidak semangat ketika harus bekerja dengan kondisi seperti ini.

Tak ada salahnya bagi suami sedikit mengalah sebelum semakin parah. Jika melihat perubahan pada tingkah istri terlebih dia hanya diam saja, segera suami tanyakan baik-baik meski harus bersabar menghadapi moodnya yang sudah semerawut.

4. Istri Berubah Tidak Mendukung Suaminya Lagi, Membuat Suami Menjadi Down.

Tingkah isti yang berubah karena merasa tersakiti, menyebabkan istri malas untuk mendukung suami. Bahkan yang biasanya istri meyiapkan segala kebutuhan suami, menjadi membiarkan suaminya mengurus dirinya sendiri. Segala hal apapun mengenai suaminya, istri seolah sudah sabodo amatan dan serasa jalan sendiri-sendiri.

Hal demikian membuat suami down karena istri sudah tidak peduli lagi. Banyak orang bilang “Kesuksesan suami tergantung dari peran seorang istri”. Kalau istri sudah tidak mendukung lagi, perjuangan suami akan terasa berat. Karena walau istri tidak membantu suami secara materi, tetapi doanya yang tulus adalah dukungan yang tak pernah ternilai oleh apapun.

5. Suasana Hati Istri Berpengaruhi Dalam Mendidik Anak-Anaknya.

Istri yang tidak bahagia tidak bisa dengan baik dalam mendidik anak yang bahagia dan berguna. Kekecewaan terhadap suami akan berdampak pada perilaku mereka terhadap anak. Hal ini juga dapat mempengaruhi psikologi anak.

Padahal rezeki bisa datang darimana saja, termasuk dari anak. Rezeki juga bukan hanya berupa uang, tapi juga berupa anak-anak sholeh yang menemui orangtuanya dengan wajah bahagia setiap hari. Kalau istri bahagia, maka akan memberikan dampak positif terhadap anak-anaknya.

Nah, itulah beberapa alasan mengapa ketika hati istri tersakiti dan dia tidak bahagia bisa membuat rezeki serat. Mau kan rezeki lancar, bahagiakan istrimu ya.