Jomblo itu Hanya Fase Sementara, Bukan Nasib atau Aib Seperti Ejekan Orang

Jomblo Itu Fase Sementara
1 36

Ngomongin status Jomblo kadang memang membuat sebal. Ada orang yang sejak lahir sudah jomblo karena emang nggak pernah pacaran. Ada yang jomblo karena kesalahanya sendiri karena pacarnya diputusin. Namun ada juga yang jomblo seumur hidup sampai mati, nah terus gimana dong kalau gitu? 

Nggak ada hukum khusus yang menyebutkan bahwa jomblo adalah mahluk paling kasihan di bumi. Itu semua omong kosong dan buatan para manusia yang dulunya pernah jomblo atau bahkan diri mereka sendiri sekarang jomblo. Jomblo itu bukanlah suatu hal yang perlu kamu ratapi sampai sedemikian rupa. 

Ih, kasian banget si Nona udah jomblos sejak bertahun-tahun lalu. Nggak laku  kali, ya? Padahal cantik lho.”

Nyinyiran orang pasti akan selalu ada. Mereka mungkin bakal ngomongin status jomblo sebgai kutukan. Padahal jomblo adalah sebuah fase penting dalam hidupmu, bahkan lebih penting dari fase ‘taken’. Coba kamu pikirkan kembali. Ketika kamu Jomblo atau nggak punya gandengan, hari-hari kamu gimana? Mungkin kamu akan menjawab “membosankan”, namun sebenarnya ketika masa-masa jomblo itulah dirimu diproses untuk jadi pribadi yang tahan banting dan lebih baik lagi. 

Baca Rekomendasi :   Lebih Baik Aku Sendiri Dari Pada Harus Berjuang Lagi Tetapi Hanya Bikin Sakit Hati

Walaupun ini nggak terjadi pada semua couple diluar sana, tapi pasti ada couple-couple yang begini

Pasti ada suatu hal yang dibatasi dalam hidupmu oleh pacar atau teman-teman kamu. Dan hal tersebut jarang dialami oleh para jomblo diluar sana. Mereka bebas mengeksplorasi, berpetualang, dan melelahkan diri selagi mampu. Paling-paling hanya dibatasi oleh orang tua yang nggak ngebolehin untuk pulang terlalu malam, ya nggak?

Udah nggak usah ikutan basket lagi. Nanti kamu kecapekan dan malah jarang bales telpon aku. Mulai minggu ini nggak usah basket, ya? Kita jalan aja keluar.

Jomblo itu cuma fase kok. Jalani aja dengan senang hati. Jangan diratapi sampai sebegitunya karena jomblo itu sebuah kesempatan emas dihidupmu. Kalaupun kamu sering merasa kesepian karena nggak ada partner, hey itulah saatnya kamu untuk membangun hubungan baik dengan banyak orang! Dengan status jomblo kamu bisa mengenal lebih banyak orang dan koneksimu meluas tanpa ada yang membatasi. 

Baca Rekomendasi :   Meski Jomblo Bertahun-Tahun, Kelak Kamu Akan Menikah Pada Waktunya

Lalu bagaimana dengan orang yang ternyata ditakdirkan jomblo seumur hidupnya?

Well, mau bagaimana pun jalan setiap orang berbeda-beda. Aku dan kamu punya cerita cinta sendiri. Kamu dan dia juga begitu. Kalaupun ada orang yang sampai akhir hidupnya menjomblo alias single, itu tetaplah sebuah anugerah dan rencana Tuhan Yang Maha Kuasa. Nggak semua orang ditakdirkan untuk menikah. Nggak semua orang ditakdirkan untuk punya anak. Tapi semua orang ditakdirkan untuk melakukan tugas mulia selama ia ada di dunia. 

Kalo sekarang kamu jomblo dan takut bakal jomblo seumur hidup, ingatlah satu hal. 

“Hidup itu nggak melulu tentang punya pacar, nikah, punya anak, tua, mati. Itu sistem buatan manusia. Hidup itu tentang memberi makna. Makna untuk siapa? Untuk orang-orang disekelilingmu dan dirimu sendiri.” 

Dan satu lagi, kamu dan aku sebagai manusia nggak pernah tahu rencana Tuhan di depan sana akan seperti apa. Bisa aja yang jomblo 10 tahun minggu depan tiba-tiba jadian sama gebetanya pas SMA. Atau yang jomblo karena diselingkuhin, eh tiba-tiba ada cowok yang lebih baik datang dan membawa kebahagiaan. So, nggak ada yang pernah tahu, kan?

Baca Rekomendasi :   Wajib Tahu Nih, Tanda Kamu Sudah Menjadi Penganut BUCIN Alias Budak Cinta!

Jomblo itu fase. Jomblo itu proses. Jomblo itu kesempatan. Bukan kutukan seperti apa yang dikata mantan.

Artikel ini sudah pernah tayang di kabardunia61.blogspot.com

1 Comment
  1. […] jomblo itu hanya fase sementara, bukan nasib atau aib seperti ejekan orang. Jomblo atau pacaran itu sebuah pilihan. Bagi kamu yang jomblo, berbahagialah karena kamu terhindar […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page