Tidak Mudah Untukku Berhenti Mencintaimu, Menyakitkan Namun Tanpa Penyesalan

Berhenti mencintaimu via https://www.instagram.com/rezaprabowophoto/
0 67

Aku menikmati setiap dentuman luka yang kau sebabkan. Tak peduli mataku terbuka atau terpejam, duka itu enggan untuk beristirahat walau sebentar. Waktu demi waktu, aku berusaha berdamai dengan kenyataan. Menerima dengan penuh kesadaran bahwa kita hanya sebatas kenangan.

Aku bertumbuh. Kutahu diriku akan menjadi sosok yang baru. Kulitku akan berganti kulit baru yang tak pernah kau sentuh. Kan kau dapati hatiku kosong, namun tak ada satupun ruang untukmu. Saat ini langkahmu boleh lebih cepat dariku. Tapi aku akan menjadi yang tidak pernah berbalik arah, terutama padamu.

Tidak mudah untukku berhenti mencintaimu, aku belajar melakukan ini secara berlahan-lahan. Menyakitkan memang namun tanpa penyesalan.

Atas Semu Janji yang Teringkari, Atas Ketulusan yang Terkhianati, Atas Harapan yang Gagal Terpenuhi. Aku Dengan Penuh Keberanian Melepaskanmu Untuk Menemukan Kebahagiaanku.

Jika yang kau inginkan bukanlah aku. Jika bahagiamu pun bukan aku. Maka habislah alasanku untuk menahanmu lebih lama dalam harapanku. Hatiku bukanlah penjara untuk mengekang siapapun di dalamnya. Hatiku merupakan ruang sederhana bagi jiwa yang dengan senang hati berdiam di sana.

Baca Rekomendasi :   Ada yang Diam-Diam Memperhatikanmu, Katanya Dia Malu Ingin Menyapa
Berhenti mencintaimu
Berhenti mencintaimu via https://www.instagram.com/rezaprabowophoto/

Berhubung hatiku membutuhkan kedamaian, izinkan aku mengasingkanmu dari ingatan. Entah sampai kapan, maukah kita berperan untuk tidak saling mengenal? Ku ingin menggali makna hidup yang mulai redup, kemudian menemukan bahagia tanpa kamu sebagai perantara. Sebagaimana aku melepasmu dengan keberanian, kuharap kau mau mengubur semua tentangku dalam kedamaian.

Bukan Aku Tak Ingin Kita Dekat, Hanya Saja Dulu Aku Pernah Mencintaimu Lekat. Hingga Akhirnya Hatiku Terpatahkan Dengan Hebat.

Aku adalah seorang perempuan dengan hati yang tak lagi utuh, dengan kepercayaan yang baru saja diporak-porandakan, dan trauma kehilangan yang menyedihkan. Mengertilah, aku sedang menjaga hatiku dari luka yang sama dan dari laki-laki yang datang lalu pergi seenaknya.

Baca Rekomendasi :   Maaf, Aku Selalu Gagal. Kamu Tersenyum dan Membangkitkanku Saat Kuterluka

Aku tahu, tak semua laki-laki begitu. Namun jika cara dan kalimat-kalimat yang kalian lontarkan sama, maka darimana aku bisa percaya bahwa dirimu berbeda? Tujukkan padaku. Jemputlah aku dengan cara yang mulia, melalui jalan yang diridhai-Nya. Dengan begitu kamu akan mendapatkan hatiku sepenuhnya.

Jangan Tanyakan Seberani Apa Aku Dalam Menginginkanmu. Seberapa Hebat Aku Dalam Memperjuangkanmu. Aku Bahkan Berusaha Menjauh Saat yang Lain Bisa Membuat Hatimu Luluh.

Aku bungkam seribu bahasa, saat yang lain berebut menyapa. Aku meniadakan diri, saat yang lain berbondong datang memberi arti. Aku bertahan untuk tidak melihatmu dari kejauhan karena takut mengundang murka Tuhan. Lisanku kelu kala menyebut namamu dalam doa. Aku tak mau mendahului takdir-Nya.

Baca Rekomendasi :   Lelaki Yang Saat Ini Tanpa Nama, Dia Akan Beruntung Menikahimu Muslimah Terhormat

Aku memang bukan pecinta tangguh. Tiada satupun usaha ‘tuk mendekatimu kulakukan dengan sungguh.
Bahkan aku berharap agar Allah meniadakan rasaku. Sebab yang ‘kan kudapati hanyalah luka, bila harapan ini tak kusandarkan pada yang semestinya. Bagiku cukuplah DOA yang akan menjadi senjataku dalam memperjuangkanmu di hadapan-NYA.

Artikel ini merupakan kumpulan dari status instagram @Puput.Putri28 , jangan lupa follow dan like ya statusnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page