Berantam Dengan Pasangan Itu Wajar, 5 Tips Memaafkanya Dengan Mudah

0 158

Kamu, pasanganmu, dan semua orang di dunia pasti pernah melakukan kesalahan. Entah kesalahan kecil, entah kesalahan besar hingga fatal. Kita semua tahu hal tersebut. Namun, memaafkan kesalahan yang dibuat oleh orang yang kita cintai bukanlah hal yang mudah. Terkadang ada rasa marah dan kecewa yang menyelimuti hati sehingga membuat kita berpikir dua kali untuk memaafkanya.

Sebesar apa pun kesalahan yang pasangan buat, kamu perlu memaafkannya. Walau mungkin keputusan berikutnya adalah kamu meninggalkan dirinya, bukanlah hal yang baik untuk menjadi manusia pendendam. Bahkan kamu perlu memaafkan mantan agar bisa move on denga tenang, bukan begitu?

Kalau misalnya kesalahan pasangan masih bisa kamu tolerir, namun hati susah sekali untuk memaafkannya, apa yang harus dilakukan? Coba tips berikut ini.

Mengingat Momen Indah Bersamanya

Pasangan tentunya nggak selalu membuat kesalahan bukan? Kamu juga tentu pernah membuat momen bahagia saat bersamanya. Maka, kenanglah momen bahagia itu. Ingat kembali ketika dia membuatmu merasa senang, merasa dicintai, merasa nyaman. Jangan malah mengingat semua kesalahan yang pernah ia buat padamu. Sebab itu akan menghalangimu untuk bisa memaafkannya.

Jadilah Sosok yang Pemaaf

Pasangan rupanya sadar akan kesalahannya dan memintaa maaf secara tulus padamu. Apa yang akan kamu lakukan? Menggantungkan jawaban atas permintaan maafnya bukanlah hal yang baik. Kalau kamu perlu waktu untuk menyendiri, ingatlah untuk memaafkannya di saat kamu sudah puas menyendiri dan merenung. Bagaimanapun , jadilah sosok pemaaf. Kamu ingat kan, semua orang di dunia ini nggak ada yang sempurna. Bagaimana jadinya jika kamu yang membuat kesalahan, apa kamu senang bila didiamkan oleh pasangan tanpa jawaban yang jelas?Memaafkan pasangan dapat menjadikanmu sosok yang lebih baik.

Ikhlas

Ketika kamu ingin memaafkan pasangan, jangan melakukannya dengan terpaksa. Kalau kamu terpaksa, tentu akan memunculkan konflik baru di antara kalian. Masalah pun nggak selesai dengan tuntas, Jadi, ikhlaskan apa yang terjadi, tuluslah memaafkan pasangan. Butuh waktu untuk melakukannya? Maka katakan dengan jelas pada pasangan bahwa kamu butuh sendiri dahulu sampai kamu bisa memaafkannya.

Baca Rekomendasi :   Batas Kuatmu Allah Selalu Tahu, Maka Bertahanlah Meski Saat Ini Menyakitkan

Jangan Diingat-ingat Lagi

Kalau kamu sudah memaafkannya, maka jangan diungkit-ungkit lagi. Banyak orang yang masih mengingat kesalahan pasangan yang sebenarnya sudah mereka maafkan. Mereka akan mengungkit kesalahan pasangan kala muncul masalah baru di masa depan. Hal ini nggak membuatmu jadi lebih baik. Perasaanmu pun jadi lebih terbebani karena selalu mengingat kesalahan pasangan. Jadi, lupakanlah masalah yang sudah kamu maafkan itu.

Ingat Alasanmu Mencintainya

Mengapa kamu mencintai pasangan? Bawa kembali alasan tersebut dalam pikiranmu. Dengan mengingat alasanmu mencintai pasangan, kamu bisa memaafkannya lebih mudah dan dapat menjaga hubungan dengan baik. Jangan selalu terfokus pada kesalahan yang ia buat.

****

6 Kebaikan yang Pasti Kamu Rasakan Saat Bersikap Sedikit Cuek Dikala Datang Pikiran Jelek

Overthinking could kill you. So, cobalah untuk jadi sosok yang lebih cuek

Definisi cuek mungkin sebagain orang akan menganggap kalau cuek itu tidak peduli dengan lingkungan sekitar, padahal anggapan itu tidaklah selalu benar. Maksud cuek di sini, artinya kalau kamu jangan selalu apa-apa mikir berlebihan padahal sesuatu itu belum terjadi.

Terlalu peduli dengan omongan orang, atau selalu ingin terlihat sempurna di mata orang kadang bisa membuat beban untuk diri sendiri. Tapi, di lain sisi, menjadi pribadi yang cuek rasanya belum tentu bisa dijalankan oleh semua orang.

Seperti yang kita tahu, overthinking itu memang tidak baik untuk kita. Rasa kebahagiaan mungkin jadi hal yang tidak bisa kamu rasakan karena kamu selalu khawatir akan apa yang terjadi nanti. In fact, not giving a damn could make you happier. Tidak percaya? Read and learn, yang bisa kamu rasakan ketika memiliki sifat cuek.

Baca Rekomendasi :   Bersabarlah! Bila Saat Ini Doa-mu Belum Dikabulkan, Kelak Akan Allah Kabulkan Jua

1. Punya waktu lebih banyak

Setiap pagi, berapa lama kamu butuh waktu untuk memilih outfit-mu? Padahal, kalau kamu bisa lebih sedikit santai dengan penampilanmu “you don’t have to look so perfect every single day“, kamu jadi punya waktu buat mengerjakan yang lain dengan tidak terburu-buru, seperti memakai make upatau sarapan. Not caring just helps your stress away, actually.

Setiap pagi, berapa lama kamu butuh waktu untuk memilih outfit-mu? Padahal, kalau kamu bisa lebih sedikit santai dengan penampilanmu “you don’t have to look so perfect every single day“, kamu jadi punya waktu buat mengerjakan yang lain dengan tidak terburu-buru, seperti memakai make upatau sarapan. Not caring just helps your stress away, actually.

2. Dapat pengetahuan baru

Sifat cuek juga dapat menambah pengetahuan baru lho. Contoh sederhananya, kalau kamu mendapat tawaran untuk bekerja di bidang yang rasanya tidak kamu kuasai, tidak ada salahnya jika tetap kamu coba, tanpa harus mempertimbangkan terlalu banyak hal.

Don’t be afraid if you’ll fail for the first timeRemember that there’s always a first time for everything. Dengan begitu, kamu akan mendapat pelajaran baru.

3. Menambah banyak teman

Let us ask you first. Pernah merasa malas berdekatan dengan orang yang hanya bisa mengeluh setiap hari soal masalah hidupnya? Tapi bandingkan jika kamu harus bergaul dengan orang yang selalu ceria dan cuek.

Pasti akan terasa lebih senang untuk berada di dekatnya, kan? Sehingga berteman pun semakin nyaman dan banyak ruang lingkupnya.

4. Membuka kesempatan lebih besar

Coba sekarang bayangkan jika kamu selalu ragu untuk memulai percakapan dengan seseorang yang kamu taksir hanya karena kamu takut kamu akan meninggalkan kesan kurang baik pada dirinya.

Baca Rekomendasi :   Meremehkan Orang Lain? Pikirkan Baik-Baik Dahulu, Takutnya Malu Sendiri

Pada akhirnya kamu nggak akan kenalan dengan dia. Tapi, kalau kamu bersikap lebih cuek dan menjadi dirimu apa adanya, tanpa harus khawatir pemikiran dia ke kamu nantinya, pasti nantinya obrolan kalian akan lebih go with the flow, sehingga “siapa tahu” jadi bikin dia tertarik buat ngobrol lebih banyak lagi denganmu.

5. Hadapi kenyataan dengan santai dan bijak

Orang yang cuek biasanya tidak menganggap suatu masalah sebagai beban, ia kan tetap merasa santai. Namun, ketika ada masalah pun ia berusaha mencari jalan keluar dengan baik sehingga orang cuek ini akan menghadapi segala yang terjadi.

Untuk menjadi sosok yang tidak overthinking, memang butuh waktu. Tapi, begitu kamu bisa melakukannya, pasti kamu jadi sadar betapa konyolnya dirimu di masa lalu saat harus selalu memikirkan atau mengkhawatirkan segalanya di setiap saat. Jadi, jalani saja hidupmu dengan relaks.

6. Bisa bersenang-senang

Orang-orang yang cuek cenderung menyukai kemudahan dalam melakukan sesuatu, sehingga dirinya akan berusaha menghindari hal-hal yang sekiranya akan merumitkannya. Kamu tahu kenapa hangout dengan teman-teman itu bisa sangat menyenangkan?

Karena kamu bisa menjadi diri sendiri, berlaku konyol atau aneh, tanpa peduli dengan apa pendapat orang-orang sekitar. You’ll be too busy having fun. Nah, mungkin kamu bisa menerapkan sikap ‘cuek’mu seperti ini di kehidupan sehari-hari.

So, tidak ada yang perlu di-stress-kan dari hidupmu, selama kamu bisa menanganinya dengan baik. Karena, semakin kamu tidak overthinking, semakin kamu bisa merasa happy dan menikmati hidupmu.

Artikel ini sudah pernah tayang di hipwee dan merupakan artikel asli Rahmad Asmayadi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page