4 Fakta Seharusnya Pacaran Itu Serius Bukan Untuk Main-Main Semata

Harapan untukmu
0 70

Dengan embel-embel saling mencintai, banyak orang yang sedang berbunga-bunga dalam lautan asmara, tanpa berpikir panjang ke depan, akan memilih untuk menjalin sebuah hubungan pacaran. Pada saat ditanya tentang keseriusan hubungan, salah satu dari pasangan ada yang menjawab “Jalani aja dulu”. Nah, perlu hati-hati jika pasangan kamu menjawab dengan kata-kata “Jalani aja dulu” Itu artinya, pasangan kamu tidak memiliki pandangan untuk masa depan hubungan kalian.

Pasangan kamu hanya memikirkan kesenangan saat ini, yang masih tenggelam dalam lautan asmara bersamamu. Lalu bagaimana jika rasa cinta mulai memudar? Bisa jadi, pasanganmu bisa dengan mudah mengakhiri hubungan denganmu.

Hubungan yang baik, tentunya harus memiliki komitmen yang jelas, gak hanya asal “jalani aja”, hubungan yang serius akan membawa hubungan ke arah pernikahan, bukan hanya embel-embel cinta semata. Pacaran merupakan proses hubungan yang harus dijalani dengan serius. Berani berpacaran harus berani pula membuat komitmen untuk lanjut ke jenjang pernikahan.

Baca Rekomendasi :   Pintaku Hanya Satu, Ingin Mengahbiskan Waktu Bersamamu Hingga Menua

Berpacaran serius dan berkomitmen, bukan berarti kita harus melulu sepaneng, tentu saja hubungan yang serius pun harus dibikin enjoy. Silahkan pikirkan dengan pasanganmu agar hubungan kalian tetap enjoy. Letak perbedaan antara pasangan yang serius dan tidak serius pun bisa dilihat dari sikap dan respon yang pasangan lakukan ketika menghadapi masalah dalam hubungan.

Pasangan yang serius, akan dengan dewasa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah, yaitu dengan berdiskusi dan terbuka   untuk menemukan solusi dari permasalahan itu. Berbeda dengan pasangan serius, pasangan yang tidak serius justru akan banyak drama dan perselisihan yang tiada habisnya yang berujung pada berakhirnya hubungan.

Ketika kamu telah memiliki sebuah komitmen, pastinya kamu pun akan memiliki keyakinan untuk sanggup menjalani segala macam ujian dalam hubungan. Komitmen akan menurunkan resiko kamu dan pasanganmu berpikiran untuk mengakhiri hubungan. Bagaimana cara membangun komitmen dengan pasangan?

Baca Rekomendasi :   Harta yang Tak Ternilai Ialah Istri Sholehah Yang Menerima Kita Apa Adanya, Setuju?

Berikut adalah beberapa cara untuk membangun komitmen dengan pasanganmu:

 Buang rasa ragu

Ketika sudah mantap untuk berkomitmen dengan pasanganmu, buanglah jauh-jauh keraguan dalam hatimu, karena keraguan merupakan benih-benih kejahatan yang membuat cinta tak akan tumbuh subur dalam sebuah hubungan.

Selama masih ada keraguan dalam hati untuk berkomitmen dengan pasanganmu, komitmenmu tidak akan bisa membuahkan hasil yang baik. Jadikan pasanganmu sebagai patner terbaik dalam menata masa depan

Jangan jadikan pasanganmu hanya sebatas pacar saja, tetapi juga sebagai patner hidup.

Dengan menjadikan pasanganmu sebagai patner kehidupan, kamu bisa saling bertukar pikiran, berdiskusi agar hubungan kamu semakin akrab dengan pasanganmu.

Buat target

Buatlah target kapan anda akan menikah. Dengan adanya target, pasangan bisa saling mempersiapkan diri.

Baca Rekomendasi :   Girls, Pacaran Itu Hanya Status yang Belum Tentu Berakhir Serius!

Ajak pasangan untuk ikut memikirkan masa depan.

Bukti bahwa pasangan memiliki komitmen yang serius adalah berani bekerjasama untuk masa depan. Ajaklah pasanganmu untuk ikut memikirkan masa depan, seperti ajak dia ikut bekerjasama menabung untuk biaya pernikahan, membangun rumah bersama, dan sebagainya.

Masih berpikir untuk main-main dalam sebuah hubungan? Aku rasa udah gak jaman deh, apalagi umur udah berkepala dua, sudah saatnya memikirkan keseriusan dalam sebuah hubungan, bukan seperti pacaran ala-ala anak esempe yang masih bau kencur itu.

Jika kamu sudah merasa yakin memilih pasanganmu untuk menjadi pendamping hidup, tunggu apalagi? segeralah membuat komitmen, agar tak ada yang mendahuluimu mengajak pasanganmu ke jenjang yang lebih serius.

Selamat menjaga komitmenmu dengan kekasih hati J

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page