Empat Alasan Kenapa Pasangan Bisa Berubah? Introspeksi Diri ya!

  • Bagikan
Alasan pasangan berubah
Alasan pasangan berubah

Awal jadian pasti kalian akan merasakan fase dimana sedang ngeflay ngeflaynya, karena pada fase awal jadian ini, pasangan masih masa-masanya jaga image dan belum kelihatan sifat asli dari masing-masing pasangan, yang terlihat hanyalah bahwa pasangan kita itu hebat, dan  sampai kita kadang sering berpikir bahwa “betapa beruntungnya aku bisa memilikimu” bahkan berpikir “kok bisa ya, dia mau memilih aku jadi kekasihnya?”

Nah, satu sampai tiga bulan memang sedang dalam masa-masa dimana indahnya dalam menjalin hubungan, bak dunia hanya milik kita berdua, “aku dan kamu”. Tiga bulan berjalan, keadaan akan berbalik, kita mulai mengetahui sifat asli masing-masing pasangan, dimana masing-masing pasangan akan menunjukkan egonya masing-masing.

Pasangan akan berubah, dari sifat yang tadinya sungguh manis dan sangat menjadi moodboster, bak  madu, sekarang mulai berubah dengan segala sifat asli yang dimilikinya. Nah, sebenarnya mengapa sih, pasangan kita berubah? Simak alasan-alasan berikut!

Sebenarnya Perubahan Itu Alamiah Kok, Hal Yang Wajar Tapi . ,

Baca Rekomendasi :   Benarkah Curhat Pada Teman Kadang Bikin Masalah Tambah Besar?

Orang yang takut perubahan adalah orang yang tak siap untuk menghadapi kehidupan. Orang mati pun mengalami perubahan, dari mulai hembusan nafas terakhir, hingga di liang lahat, apalagi orang hidup?  Jadi, gak usah takut dengan sikap pasanganmu yang mulai berubah, seperti ketika pasanganmu mulai lambat membalas chat kamu, jarang mengajakmu jalan, dan lain sebagainya, karena perubahan itu alamiah.

Alasan pasangan berubah
Alasan pasangan berubah

Nah, jika kamu merasa pasanganmu mulai berubah, kendalikan emosimu, jangan langsung mengajaknya perang alias bertengkar, ajaklah pasanganmu untuk berbicara santai. Inget, ajak dia berbicara santai bukan di interogasi ya!

Hubungan yang tumbuh adalah hubungan yang berubah

Ketika satu sampai tiga bulan adalah periode honeymoon dalam suatu hubungan, bulan berikutnya adalah masa adaptasi panjang diikuti dengan lika-liku dalam hubungan. Berbagai perbedaan karakter dan pandangan pun  mulai terlihat, dan dengan otomatis masing-masing dari keduanya saling membatasi diri.

Pada fase adaptasi ini, kita jadi belajar untuk tidak lagi mengandalkan pasangan dalam segala kebutuhannya, dan masing-masing juga akan mulai sensitif dan perhitungan.

Baca Rekomendasi :   Melangitkan Doa, Membumikan Ikhtiar, Pasti Bahagia Akan Allah Persembahkan

Memasuki fase adaptasi, cinta-cintaan menjadi sekedar bumbu penyedap dalam sebuah hubungan dan yang sekarang tumbuh dalam hubungan adalah  hubungan yang berubah, hubungan sebagai bekal kedepannya menuju hubungan yang serius,   bukan lagi seperti fase honeymoon yang semuanya terlihat indah dan manis.

Bagi pasangan yang mampu menghendel suatu hubungan dengan segala lika-likunya, mereka akan berhasil menuju ke jenjang yang serius, bagi pasangan yang tidak cukup kuat menghadapi segala lika-liku yang ada, akan berhenti di tengah jalan.

Bisa Jadi Karena Tidak Pernah Di Apresiasi.

Pada fase honeymoon, mungkin pasanganmu masih sering mengapresiasi apapun yang kamu lakukan, bahkan selalu mengucapkan sekedar terimakasih ketika pasanganmu memberikan sesuatu atau telah memberikan bantuan padamu.

Nah, berlanjut ke fase adaptasi, yaitu setelah fase honeymoon, pasangan pun mulai berubah dari yang tadinya selalu memberikan apresiasi ketika pasangan membantumu sesuatu, sekarang seperti sudah menjadi suatu kebiasaan dan tanggung jawab yang memang harus dilakukan tanpa harus adanya apresiasi walaupun hanya sekedar ucapan “terimakasih”,

Baca Rekomendasi :   Benarkah Yang Tulus Akan Menerima Semua Kekuranganmu?

Atau Hanya Perasaanmu Saja yang Sebenarnya Berubah

Memang sih, dulu pada fase honeymoon, hanya dengan mengirim pesan “aku sayang kamu” dilengkapi dengan emotikon bergambar lope-lope bisa membuatmu sampai mabuk kepayang tak karuan,

Seiring semakin lama menjalin hubungan, dengan karakter pasanganmu yang mulai kelihatan, akan membuatmu berubah perasaan kepadanya, jadi sedikit-sedikit sensi, tersinggung, dan itu pula yang menyebabkan pandangan kamu terhadap pasanganmu menjadi serba negatif, seperti ketika dulu pada masa honeymoon, ketika pasanganmu lama balas pesanmu, kamu masih memberikan toleransi karena saking kamu sedang dimabuk asmara dengannya, jika sekarang, kamu dipenuhi pikiran negatif jika pasanganmu lama membalas pesanmu, curiga lah, menganggap pasanganmu ada yang lain lah, dan lain sebagainya.

Nah, itu tadi  artikel tentang  “mengapa pasangan kamu sekarang berubah?”Semoga bisa menjadi gambaran bagi kamu dan pasanganmu. J

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page