Diam-Diam Memperhatikan, Diam-Diam Mendoakan (Ibu)

Memang tidak ada kasih sayang yang lebih tulus daripada kasih sayang seorang ibu. Ia yang mengandung dan melahirkan kita, ia jugalah yang merawat dan membesarkan kita sedari kecil hingga sampai saat ini. Tak pernah ada kata lelah. Dan tak pernah ada kata menyerah saat ia dengan tulus dan penuh kasih sayang membesarkan kita.

Mungkin ibu kita sudah tak lagi muda. Dan kita, sudah semakin tumbuh dewasa. Mungkin saat ini kita sering tak memiliki waktu dengannya. Kita terlalu sibuk dengan pekerjaan kita dan rutinitas yang kita lakukan. Sampai-sampai kitapun tak punya sedikit waktu hanya untuk sekedar bercerita singkat dengannya. Atau bahkan hanya untuk sekedar bertanya kabarnya.

Baca Rekomendasi :   Pada Akhirnya, Semua yang Bilang Sayang Akan Kalah dengan yang Berani Meminang

Ibu malaikat tanpa sayap yang diam-diam selalu memperhatikan dan mendoakan kita

Kesibukan kita yang sering membuat kita sulit memiliki waktu dengannya. Namun bagi ibu, meskipun kita luput dari pandangannya, ia akan selalu memperhatikan kita dan akan selalu mendoakan kita.

Mungkin bahkan kita tak pernah sadar bahwa dibalik kesibukan kita yang kadang harus sampai dirumah larut malam, ibu diam-diam ternyata masih saja memperhatikan kita. Tak jarang ia menunggu kita pulang, meskipun hingga larut malam. Hanya saja terkadang kita tidak menyadari hal-hal kecil yang dilakukan ibu untuk kita.

Dalam sujudnya, tak luput ia memanjatkan dan menyelipkan doa kepada Tuhan untuk semua anak-anaknya. Doa yang terbaik tentulah selalu ibu panjatkan untuk kita dan masa depan kita. Ia pun berharap agar kesuksesan menyertai kita dan kelak kita pun bisa berbakti kepadanya.

Baca Rekomendasi :   Percayalah, Dia Yang Menyia-Nyiakan Kamu Yang Rela Berkorban Kelak Akan Menyesal

Sibukmu jangan sampai membuat kamu melupakan ibu. Luangkan sedikit waktu untuk sekedar duduk berdua bersama ibu

Sesibuk apapun kamu, cobalah untuk meluangkan sedikit waktumu bersama ibu. Mungkin ia ingin mendengar cerita-cerita darimu. Mungkin dikesibukkan kamu, ada banyak cerita yang tak tersampikan dan tak terceritakan kepadanya.

Percayalah, ia mungkin memang tak banyak bicara dan tak meminta secara langsung kepadamu untuk bercerita. Tapi, jauh dilubuk hatinya, pastinya ia sangat ingin mendengar cerita-ceritamu itu. Hanya saja terkadang ia tak menyampaikan secara langsung kepadamu.

Duduk bersamamu mungkin adalah hal yang dinanti-nantikan oleh ibu. Terlebih disaat kita semakin tumbuh dewasa, sudah memiliki kesibukan sehingga membuat kita menjadi jarang berada dirumah.

Baca Rekomendasi :   Bu, Anakmu Ini Sudah Pada Dewasa, Jadi Jangan Terlalu Mengkhawatirkanku Berlebihan

Cobalah untuk sesekali melakukan moment berdua ibu. Mungkin untuk sekedar bermanja-manja dengannya, untuk sekedar mengingat kembali masa kecil, atau bahkan untuk menceritakan masalahmu. Bukan bermaksud untuk menambah beban bagi ibu atau membuat ibu kepikiran karena permasalahan yang tengah menimpamu. Melainkan nasihat ibu bisa menjadi nasihat terbaik yang bisa kamu dengarkan. Dan bahkan mungkin bisa membuatmu sedikit plong.

Bukankah ibu adalah sebaik-baik tempat bercerita setelah kepada Tuhan? Sebab terkadang tak semua orang bisa mengerti akan permasalahanmu. Kebanyakan mereka hanya sekedar ingin tahu. Tentunya akan berbeda dengan ibu, sesulitnya kamu, seterpuruknya kamu, ia akan tetap menjadi orang yang selalu ada untukmu tanpa peduli seperti apa kondisimu. Ia tak akan pernah pergi meninggalkanmu.

So, sudahkah kamu meluangkan sedikit waktumu bersama ibu?