Umur Hanyalah Sebatas Angka, Tak Bisa Dijadikan Acuan Untuk Mengukur Kedewasaan

2 31

Menjalin hubungan dengan seseorang yang lebih muda tentunya akan menimbulkan sedikit dilema. Entah itu omongan orang-orang yang mengatakan kamu penyuka brondong, hingga sampai pendapat yang mengatakan bahwa mereka yang brondong itu memiliki sifat kekanak-kanakan dan tidak dewasa.

Berbicara soal kedewasaan, bukankah kedewasaan itu tidak bisa ditentukan hanya dari sebatas umur saja? Umur atau usia seseorang itu adalah angka pasti. Tapi menyangkut soal kedewasaan, tak semua mereka yang berumur lebih muda itu childish. Bahkan mereka yang berusia lebih muda pun terkadang bisa jauh lebih dewasa dari mereka yang berusia lebih tua darinya.

Jangan jadikan umur sebagai patokan penentu kedewasaan seseorang. Tapi karakter, pola pikir dan tingkah lakunyalah yang seharusnya dijadikan penentu ketika hendak menilai dewasa atau tidaknya seseorang. Pahamilah bahwa umur itu hanyalah sebatas angka yang tak bisa kamu jadikan acuan untuk mengukur kedewasaan.

Baca Rekomendasi :   Lupakan Tentang Mencari Jodoh yang Baik. Melainkan, Jadilah Orang yang Baik

Tak ada yang salah jika kamu menjalin hubungan dengan seseorang yang lebih muda. Sebab mereka yang berusia muda pun juga bisa bersikap dewasa

Setiap kita memang berhak untuk suka dan menjalin hubungan dengan siapapun. Entah dengan seseorang yang seumuran, yang lebih tua, atau bahkan dengan seseorang yang lebih muda sekalipun. Ya begitulah, yang namanya hati memang sulit untuk ditutupi dan dibohongi ketika sudah berbicara soal perasaan suka!

Jika saja saat ini kamu tengah menjalin hubungan dengan seseorang yang lebih muda dari usiamu, kamu tak perlu takut atau malu ketika dianggap sebagai penyuka brondong. Sebab nyamannya hati itu kamulah yang tahu dan akan merasakannya.

Baca Rekomendasi :   Jika Ditakdirkan Untuk Bersama, Allah Akan Memberikan Kemudahan Untuk Bersatu

Dan jika saja orang-orang beranggapan bahwa si brondong itu akan bersikap kekanak-kanakan jika dipasangkan dengan kamu yang lebih tua darinya, ya omongan orang tak perlu lah kamu dengar! Karena kamulah yang tahu akan karakter dan sifat pasanganmu itu.    

Nyamannya hati itu sulit dicari. Sementara omongan orang-orang, bisa kamu hindari

Photo via instagram @naturallica.photo

Setiap orang memang berhak untuk berpendapat soal apapun yang ingin mereka komentari. Bahkan untuk hal-hal yang mungkin kamu sendiri tak suka untuk mendengarnya. Setiap orang pun terkadang dengan seenaknya men-judgement orang lain, tanpa mereka tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Orang-orang memang bebas untuk berpendapat. Sekalipun mereka tak diminta untuk berpendapat. Kita bahkan tak bisa menutup mulut orang-orang yang suka nyinyir dan mengomentari hidup kita. Sebab kita hanya memiliki dua tangan. Sementara diluar sana ada banyak mulut yang akan mengomentari hidup kita.

Baca Rekomendasi :   Meski Hubungan Kita Tanpa Status, Ku Harap Kita Menjadi Pasangan Halal Kelak

Semua pilihan ada ditangan kamu. Apakah akan menjadikan omongan orang tersebut sebagai beban bagi hidupmu, ataukah akan merasa bodoh amat terhadap reaksi dan nyinyiran orang-orang terhadapmu.

Jika saja kamu merasa nyaman dengan hubungan beda usia yang tengah kamu jalankan, teruskanlah. Sebab nyamannya hati itu akan sulit untuk dicari. Sementara omongan orang lain tentang hubungan yang tengah kamu jalankan bisa kamu hindari dengan cara untuk tak mendengar atau menggubris setiap omongan mereka.

Jadi untuk kamu yang tengah menjalin hubungan dengan yang lebih muda, masih malu-malu gak ni jika ditanya berapa jarak antara usia kalian?

2 Comments
  1. […] Menginjak usia dua puluh lima tahunan seharusnya kita sudah matang secara jasmani dan rohani. Namun kenyataanya kadang umur bukanlah sebuah patokan untuk menentukan dewasa atau tidak. Nyatanya umur hanyalah sebatas angka yang tidak bisa dijadikan acuan untuk mengukur kedewasaan seseorang. […]

  2. […] Bila dihitung dengan jari dan standar angka dewasa. Justru umur kita sudah cukup dinyatakan dengan matang. Lantas bagaimana kita yang sudah matang bisa selalu bertengkar seperti anak kecil dan penyelesaiannya juga tak kalah kekanak-kanakan. Atau benar adanya umur hanyalah sebatas angka yang tak bisa dijadikan sebagai acuan untuk mengukur kedewasaan seseoran…. […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page