Inilah 5 Bentuk Silaturrahiim di Bulan Puasa

bentuk-bentuk silaturahmi di bulan puasa

Bulan puasa sudah seharusnya diisi dengan berbagai kegiatan yang bisa membawa manfaat untuk diri sendiri maupun orang lain. Salah satu aktivitas yang bisa kamu lakukan yaitu bersilaturrahiim. Silaturrahiim sangat pas jika dilakukan saat berpuasa. Kamu bisa menyambung koneksi dengan orang-orang yang sudah lama tidak bertemu dan melepas rindu, entah itu dengan saudara jauh, teman, sahabat, mantan, dan lain-lain.

Bersilaturrahiim ini bisa kamu lakukan kapan saja tanpa batasan waktu selama berpuasa. Jika kamu memiki waktu luang, maka sempatkanlah waktu untuk berkunjung ke rumah saudara maupun teman yang sudah tidak lama bertemu. Dengan begitu, ikatan persaudaraan pun akan semakin erat juga akan meraih pahala yang berlipat apalagi jika dilakukan di bulan puasa. Untuk itu, jangan pernah sepelekan amalan yang satu ini.

Apa saja manfaat bersilaturrahiim di bulan puasa?

Karena penatnya aktivitas, terkadang kamu tidak bisa menyempatkan untuk bersilaturrahiim walaupun hanya sekedar pergi mengunjungi saudara terdekat. Padahal tanpa disadari, silaturrahiim memiliki banyak manfaat dalam Islam, diantaranya bisa mengikat tali persaudaraan, memperpanjang umur, menambah rezeki, disenangi oleh sesama, mendapatkan pahalan lebih dekat dengan Sang Pencipta, sebagai amalan untuk masuk surga, dan lain sebagainya.

Dengan mengetahui berbagai macam manfaatnya, pastinya kamu akan menyempatkan diri untuk bersilaturrahiim. Dengan begitu, kamu pun akan meraih pahala dan ridho dari Yang Maha Kuasa.

Bagaimanan cara bersilaturrahiim di bulan puasa?

Bersilaturrahiim tentu bisa dilaksanakan kapan saja dan tidak harus menunggu lebaran tiba. Justru sebelum disibukkan dengan berbagai kesibukan saat lebaran nanti, sebaiknya kamu melakukan silaturrahiim lebih awal.

Silaturrahiim bisa dilakukan secara tatap muka maupun hanya sekedar bertegur sapa di media sosial. Misalnya kamu bisa mengirim pesan WhatsApp atau direct message di Instagram pada teman yang tempat tinggalnya jauh, yang tidak memungkinkan kamu untuk mengunjunginya. Selain itu kamu juga bisa menelepon dia untuk menanyakan kabar dan hal lain sebagainya. Bagaimanapun juga, sebagai makhluk sosial kita perlu untuk bersilaturrahiim bagaimanapun caranya.

Agar lebih jelas, simak beberapa bentuk silaturrahiim yang bisa kamu lakukan saat bulan puasa.

1. Buka bersama

Buka bersama sudah menjadi tradisi saat bulan puasa. Undangan-undangan buka puasa pun tersebar di medsos maupun jejaring sosial. Selain untuk bernostalgia dan makan-makan bersama, kamu bisa memanfaatkan momen berbuka puasa ini sebagai ajang bersilaturrahiim. Dengan begitu, kamu bisa menyambung silaturrahiim dengan teman-teman lama di SD, SMP, SMA, maupun dengan keluarga besar.

Namun jangan lupa, ajang silaturrahiim ini jangan sampai melalaikan kamu dalam menjalankan ibadah shalat Maghrib. Banyak orang-orang yang terlalu asyik berkumpul sehingga melalaikan ibadah yang wajib.

2. Salat berjamaah

Cara yang kedua untuk bersilaturrahiim yaitu dengan salat berjamaah di masjid. Saat tarawih, orang-orang satu komplek maupun satu kampung berkumpul di masjid untuk melaksanakan salat bersama. Dengan begitu, kamu bisa saja satu shaf dengan teman yang sudah lama tidak bertemu. Oleh karena itu, manfaatkan momen tarawih sebagai ajang silaturrahiim agar mendapatkan pahala yang berlipat saat bulan puasa.

3. Melakukan tadarus Al-Quran bersama-sama

Tadarus menjadi momen yang wajib dilakukan saat bulan puasa. Agar kamu bisa mengaji lebih semangat, maka lakukakanlah secara bersama-sama. Kamu bisa melakukannya di masjid pada waktu sore menjelang berbuka puasa.

Dengan begitu, kamu pun bisa sharing dan saling mengajari satu sama lain dan hal tersebut secara langsung bisa menjalin silaturrahiim dengan orang banyak. Dengan melakukan kedua hal diatas, secara tidak disadari kamu melakukan dua amalan yang bisa menghasilkan pahala.

4. Melakukan zakat

Bersilaturrahiim saat melakukan pembayaran zakat juga sangat mungkin dilakukan. Saat kamu akan membayar zakat, maka kamu akan berinteraksi dengan para penerima zakat. Dengan begitu, kamu pun bisa mengenal orang baru sekaligus bersilaturrahiim. Dua amalan ini tentu saja diberi ganjaran pahala yang besar oleh Allah SWT. Untuk itu, tetap lakukan amal baik selama bulan puasa.

5. Melakukan amalan-amalan baik

Cara bersilaturrahiim yang terakhir yaitu dengan melakukan amalan-amalan baik.  Kamu bisa membantu tetangga yang sedang menyiapkan hidangan untuk berbuka puasa, misalnya, atau membantu teman untuk menyelesaikan pekerjaannya. Selain meringankan pekerjaan orang lain, kamu juga bisa sekaligus bersilaturrahiim.

Hal yang paling mudah yang bisa kamu lakukan yaitu dengan menebarkan senyum. Senyum ini merupakan bagian dari ibadah. Dengan senyum kamu bisa berinteraksi dengan orang sekitar dan menambah ikatan tali silaturrahiim secara tidak disadari. Oleh karena itu, selalu tebar senyuman kepada siapaun dan dimana pun. Tapi, jangan senyum-senyum sendiri, ya?

Itulah beberapa bentuk silaturrahiim yang bisa kamu lakukan selama menjalankan ibadah puasa. Selalu jalin silaturrahiim dengan keluarga maupun teman agar hidup kamu selalu berada dalam ridho Allha SWT.