Pintaku Hanya Satu, Ingin Sakinah, Mawaddah dan Warohmah Bersamamu Hingga Jannah

Sakinah Mawaddah Warahmah
1 3.425

Ini masih tentangmu. Kamu yang masih senantiasa aku ikhtiarkan. Kamu yang tak luput dari doa mengangkasa. Kamu yang masih saja aku perbincangkan dalam istikharah diatas sajadah denganNya. Sampai kini, aku tidak tau seperti apa parasmu. Yang pasti aku yakin pilihanNya selalu terbaik untukku nanti.

Suatu saat nanti, jika terjadi sebuah pertemuan diantara kita atas izinNya, Maka aku akan melibatkanNya dalam setiap detik pertemuan itu agar di persatukan dalam ikatan halal pernikahan. Dan jika nanti akad telah terucap didepan walimu. Maka aku akan mengatakan “Aku mengikhtiarkanmu, mendoakanmu, mengistikharahanmu, lalu kini kau telah bersamaku. Terima kasih telah memillihku menjadi separuh agamamu”

Tanpa Keterpaksaan Ada Banyak Pinta yang Ingin Kusampaikan Padanya. Salah Satunya Ingin Dipertemukan Denganmu Tepatnya.

Memang tanpa keterpaksaan. Banyak pinta yang sampai saat ini terus meng-angkasa. Satu persatu tersusun rapi dalam harapan. Berharap menjadi kenyataan. Ingin segera di pertemukan olehmu itu menjadi bagian khusus dalam tumpukan impian. Bisa saja terjadi dan tidak ada yang tak mungkin jika Dia menghendaki. Hanya saja, bila selama ini selalu melibatkan Dia dalam setiap usaha dan doa yang ada.

Baca Rekomendasi :   Jangan Malu Jadi Jomblo, Yang Pacaran Aja Belum Tentu Berjodoh!

Biarkan ini menjadi penantian untukku. Suatu saat nanti, bila memang kamu adalah jawaban atas segala doa dan pinta yang di kirimkan menujuku. Maka aku yakin pilihan dariNya adalah yang terbaik untukku. Sampai jumpa disana. Di ujung penantian yang penuh dengan kebahagiaan nantinya.

Tak Mengapa Wajahmu Tak Menawan Asalkan Bukan Akhlakmu Saja yang Murahan Melakukan Apa Saja Demi Mendapatkan Cinta Sang Pujaan.

Beribu maaf untuk kalian diluar sana yang sedang kasmaran. Setiap detik berganti menit menjadi hitungan jam hingga berganti hari demi hari tak satupun yang bermanfaat selain memikirkan sang pujaan. Itu bukan dirimu , teman ! Itu adalah setan.

Udahlah gak usah bahas ketampanan dan wajah yang menawan. Apa artinya itu jika akhlakmu tak sepadan! Kau boleh saja jatuh cinta, Itu fitrah dari tuhan untuk siapa saja. Tapi yang harus kau ingat, bagaimana caramu mengatasi perasaan itu dengan selalu membangun kedekatan denganNya bukan malah semakin jauh akibat khayalan yang tak bertuan.

Baca Rekomendasi :   Istri Bukan Pembantu Tapi Pendamping Hidupmu. Maka Perlakukan Dengan Sebaik-Baiknya

Cintai seseorang dijalanNya, Sebagaimana yang Dia cintai. Jangan sampai akhlakmu menjadi murahan sebab kau terlalu sibuk memikirkan seseorang yang kau impikan. Hingga melakukan apa saja demi mendapatkan cinta seseorang. Jika kau menjaga ketaatan padaNya, gak usah takut. Dia akan memilihkan seseorang sesuai keimananmu yang sepadan. Bukankah jodohmu adalah cerminan dirimu? Pikirkan sebelum akhlakmu kebablasan !

Perihal Masa Lalu, Kuberikan Catatan Spesial Untukmu.

Kemarin memang terasa begitu indah. Mata dan hatiku telah tertutup dengan kehadiran dirimu yang kurasa adalah segalanya. Bahkan, tak mampu ku pejamkan kedua mataku saat malam tiba karena harus mendengar suaramu terlebih dahulu untuk menemani malam malamku. Tidak berhenti disitu, keseharianku terlalu bergantung padamu.

Baca Rekomendasi :   Semoga yang Kamu Perjuangkan, Diperkenankan Olehh Allah Sampai Akad

Tapi ingat, itu dulu dan saat itu ! Teruntuk kamu masa laluku. Kini aku ingin menyampaikan rasa penyesalan yang sungguh dalam untuk diriku. Sampai kini, aku tertunduk malu di hadapanNya. Biarkan aku menghapusmu dalam hidupku. Jangan pernah datang kembali karena aku telah berjuang mengubur masa lalu penuh dosa saat bersamamu.

Dirimu yang kini ku tinggalkan, ku anggap telah mati dalam hati dan ingatan. Pesanku padamu,
Biarkan aku berjalan dengan caraku mendekatkan diri kepadaNya. Lebih menenangkan hidupku daripada aku harus menanggung beban dosa di akhirat nanti karena mempertahankanmu yang jelas belum halal untukku. Terimakasih,  Karena dirimu aku sekarang telah berubah. Doakan aku agar istiqomah.
Tentang kita yang pernah bersama, hanyalah sebuah kenangan yang tak layak menjadi sebuah sejarah indah !

Artikel ini merupakan kumpulan status intagram dari @budysatriaa

1 Comment
  1. […] Bagaimana mungkin seseorang yang ingin menikah namun dia tidak mau belajar? Belajar bagaimana cara berumah tangga yang baik dan benar menurut syariat islam? Belajar bagaiaman cara membentuk keluarga sakinah mawaddah warrahmah. […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page