Tak Ingin Menikah Karena Tulang Pulang Keluarga. Tuhan, Bolehkah?

Tulang Punggung Keluarga
1 121

“Kak Ri, aku seorang perempuan yg menjadi tulang punggung keluarga. Dan itu berat kak, sampe aku ngga ada keinginan untuk menikah. Apa hukumnya kak?”

Kali ini datang dari mereka yang menjadi tulang punggung keluarga, karena semua kebutuhan dari keluarganya harus ditanggung olehnya. Kadang keinginan menikah itu akan selalu ada, tapi apakah pasangannya akan bisa menerimanya kelak? Simak yuk penjelasannya.

Sebenarnya Hukum Menikah Itu Tergantung Kondisi dan Kebutuhan Kita Masing-Masing.

1. Wajib jika sudah mampu & khawatir terjerumus kepada perbuatan zina

2. Sunnah jika masi sanggup menjaga diri dari zina tapi sudah berkeinginan menikah.

3. Mubah jika dia sanggup menjaga diri, belum berniat punya anak/ menikah, lalu ibadah sunnahnya tidak terlantar seandainya menikah.

Baca Rekomendasi :   Mencari yang Shaleh Itu Penting, Karena Suami yang Shaleh Akan Membimbing Istrinya Menuju Syurga

4. Makruh jika dia masi sanggup menahan diri dari zina, belum berniat menikah/ punya anak, & ibadah sunnahnya jadi terlantar setelah menikah.

5. Haram Jika Ia masi sanggup menahan diri dari zina, jika menikah akan merugikan pasangan, tidak sanggup memberi nafkah lahir batin/ jika nanti menikah mencari pekerjaan dengan cara haram.

Tentang menjadi tulang punggung keluarga adalah juga ibadah yang luar biasa. Insyaallah pahalanya besar di sisi Allah. Perempuan ngga wajib menafkahi keluarga. Tapi yg namanya anak, sudah naluri kita membantu ortu apalagi jika mereka dalam kondisi kekurangan. Akan tetapi coba berkaca dan lihat diri sendiri. Benarkah kamu tidak butuh pendamping? Siapa tau ada laki-laki yg siap membantu menafkahi keluargamu. Atau minimal memberikan izin setelah menikah kamu tetap bekerja dan menafkahi ortumu.

Baca Rekomendasi :   Cintailah Orang yang Selalu Ada Untukmu, Bukan Dia yang Datang Saat Perlu

Lihat juga seberapa kuat kamu menahan diri dari zina. Jika khawatir tak sanggup baiknya menikah aja dan cari pendamping yang benar-benar mengerti kondisimu dan keluarga. Tapi jika memang sanggup menahan diri dari zina, belum ada keinginan menikah & berkeluarga, masi ingin fokus ke karier dan membahagiakan ortu ya terserah aja.

Pilihan sepenuhnya ada di tanganmu. Baik buruknya ke belakang seharusnya dipikirkan matang-matang dari sekarang.

Jangan lupa selalu libatkan Allah dalam hal apapun ya. Termasuk juga mengambil keputusan. Apapun itu. Jangan terlalu menutup diri dari jodoh, jika dia datang & bisa diajak bekerja sama, menurut saya terima aja. Ngga baik menolak jodoh, sama aja kita menolak rizki. Berdua lebih baik daripada sendirian menanggung segala beban. Berbagi dengan pasangan akan membuat pikiran & hati lebih tenang. ๐Ÿ˜‡๐Ÿ’ช๐Ÿ™

Baca Rekomendasi :   Jangan Saling Menyalahkan Lagi, Karena Memang Tuhan Sudah Tak Merestui

Nah, Lantas Bagimana Dengan Komentar Warga Net di Instagram. Simak yuk!

Sama dengan posisi aku kak ri, pngen menikah tapi masih punya tanggungan untuk ortu ๐Ÿ˜Š. Semoga kelak nanti mendapatkan jodoh yang mengerti akan kondisiku aamiin ๐Ÿ™ @mdy_yanti

Teman saya malah orgtua nya yg ga bolehin dia nikah dlu. Krna dia hrs nafkahi 3adek ny yg mash sekolah.. Dia malah sdh capek dg mnjd tulang punggung kluarga dan mau mnikah .. Itu gmn solusi nya kak ? @alyfasahza

1 Comment
  1. […] Setiap wanita pasti mengimpikikan pernikahan ideal dan menjalin rumah tangga yang bahagia. Hal ini disebabkan oleh wanita yang sebagian besar mempunyai sifat yang manja, penuh kasih sayang dan ingin selalu diperhatikan. Dan satu hal lagi, hampir setiap wanita mempunyai target untuk menikah ketika umur berapa. Meski kadang kondisi tertentu membuatnya mulai ragu, misalnya Tak ingin menikah karena tulang punggung keluarga. […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page