Aku Ingin Meminta Maaf Atas Segala Salah, Bahwa Pernah Menyakitimu Tanpa Sadar

  • Bagikan
Meminta Maaf

Kau memang menyakiti hatiku, tetapi kau telah cukup baik memperlakukanku. Kau pernah dengan sabar menerimaku apa adanya, meski akhirnya kau menyerah. Beserta semua harapan besarku, kubuat buku sendiri. Bacalah semua pesan-pesanku untuk kau renungkan lebih dalam bahwa aku benar-benar merindukanmu. Aku ingin meminta maaf atas segala salah, bahwa pernah menyakitimu tanpa sadarku. Dalam hati terdalamku, tidak tega aku menyakiti seorang perempuan. Biarlah aku yang tersakiti.

Aku mencintaimu dengan do’a-do’a semoga kehidupanmu baik-baik saja. Jangan pernah disakiti orang lain. Jangan pernah kau disakiti, itu bagianku. Aku adalah orang pertama yang ikut terluka manakala kau terluka. Kini, aku menunggu kabar darimu. Semoga kau mampu memberikan maaf atas segala kesalahanku. Dan aku selalu berharap suatu hari nanti kita bisa kembali dengan keadaan yang semakin baik.

Seperti Yang Selalu Kudapati Dari Rindu, Aku Menikmati Setiap Malam Dengan Kesendirian.

Hari ini, kita masih bercengkerama lewat bait-bait kata yang tertulis pada aplikasi pesan. Saling merindu dan menanyakan kegiatan, kita tidak punya pilihan lain. Kita punya kesibukan yang tidak boleh ditinggalkan hanya untuk sebuah pertemuan. Kau menguasai setiap derap langkah dan embusan nafas. Gambaran dirimu selalu saja merasuk dalam lintas anganku, mengundangku untuk selalu mengucap rindu.

Aku tidak pernah bisa melewati hari tanpa kabar darimu. Kabar darimu seperti bagian dari udara, sangat berpengaruh bagi ketenanganku. Di sini, kerinduan akanmu muncul seperti kupu-kupu yang terbang ke sana ke mari. Mengajakku untuk menciptakan puisi-puisi, mengajakku untuk berdiri, mengajakku untuk menikmati, mengajakku untuk merasakan gelisah itu sendiri.

Baca Rekomendasi :   Awalnya Kamu Menawarkan Manisnya Cinta, Hingga Akhirnya Pergi Meninggalkan Luka

Seperti yang selalu kudapati dari rindu, aku menikmati setiap malam dengan kesendirian. Kupandangi langit-langit kamar yang dipenuhi gambar, di langit-langit itu engkau tersenyum dengan lepas, sejuk seperti air yang segar. Dan aku hanya bisa menerima sejuknya, dingin ke sekujur raga. Lalu pesanmu masuk menjadi pemberitahuan paling favorit, semakin kutemukan indahnya cinta yang mengandung banyak rindu ini.

Seiring Berjalannya Waktu, Serentak Aku Merindu dan Baru Teringat Olehku Bahwa Kamu Telah Mempunyai Kekasih Baru.

Seiring berjalan nya waktu, serentak aku merindukan mu, seseorang yang pernah ada di hatiku. Rindu ini menyiksaku dan kadang sampai menusuk sampai tulang belulang. Tapi kini aku baru sadar bahwa kita telah usai dan aku tak pantas untuk merindukan kamu lagi.

****

Lelaki Yang Saat Ini Tanpa Nama, Dia Akan Beruntung Menikahimu Muslimah Terhormat

Ada sebuah kertas diatas meja yang sudah tertulis beberapa paragraf didalamnya. Disebuah kamar milik seorang perempuan yang enggan disebutkan namanya. Menata hati kembali. Karena kata dia, ada hal yang lebih bijak dari mengenang, yaitu membuat cerita baru yang lebih indah.

Ia menulis surat yang tidak ditujukan untuk siapa-siapa. Tapi isinya adalah pesan bertuliskan doa. Menego kepada langit, walau yang ia tatap hanya langit-langit. Berbisik kepada bumi, tapi semua harapnya terbang tinggi. Berharap didengar Sang Pencipta langit dan bumi.

Baca Rekomendasi :   Cinta yang Datang Tiba-tiba Justru Lebih Kuat daripada Cinta yang Dulu Menggebu

Surat tanpa alamat, ia menyebutnya. Dengan keyakinan, suatu hari nanti akan ada seseorang yang tepat. Kakinya cukup kuat untuk diajak berjalan bersama. Hatinya cukup luas untuk menerima kurangnya. Pundaknya cukup tegar untuk tempat bersandar. Lelaki yang saat ini tanpa nama, suatu saat akan menyebut dirinya sebagai orang yang paling beruntung mendapatkannya.

Kelak, kita akan saling bersyukur satu sama lain. Karena kita punya tujuan. Entah sama atau tidak, yang pasti kita saling usaha. Begitu sebagian dari isi suratnya.

Dia Akan Datang Dengan Kedua Orang Tuanya, Memintamu Kepada Ayah dan Ibumu Pada Saat Bekalnya Sudah Cukup.

Tak ada yang tertinggal setelah segalanya kamu ubah menjadi bingkai-bingkai canda. Aku tak lagi menemukan cahaya terang sebenderang hari kala kita berbicara hal-hal indah. Rupanya cinta terlalu terburu-buru. Rupanya kita lupa kalau di luar sana, ada yang sedemikian purna menjaga segala isi hati mereka sebaik mungkin. Mereka secara sabar menyembunyikan kalimat-kalimat indah agar tak menjadi celah penimbul masalah.

Lelaki tanpa nama
Lelaki tanpa nama via https://www.instagram.com/tone.story/

Namun, di antara kesalahan dan ketidaksempurnaan kita sebagai seorang hamba, semoga apa pun doa-doa itu, mampu menjadi nyata kala segalanya diliputi niat-niat tulus dan langkah-langkah serius. Aku tak akan katakan selamat tinggal padamu. Mengapa demikian? Sebab ada tanggung jawab yang kini harus kupikul walau amat berat. Inilah konsekuensi atas pilihanku.

Datanglah saat bekalmu telah siap. Tibalah agar tak ada lagi senja yang diliputi tanda tanya tentang keseriusanku. Di hatimu. Aku masih berdiri di tepi batas itu. Sebuah batas pertemuan harap demi harap (kita). -f

Baca Rekomendasi :   Teruntuk Dirimu yang Selalu Kudoakan di Keheningan Malam

Dia Perempuan Yang Dijaga Allah, Bersyukur Atas Iman Yang Tersisa Dan Tertatih Memperbaiki Diri.

Pada akhirnya doa panjang itu terjawab dengan sangat apik. Tidak terduga dan pada waktu yang tepat menurut-Nya. Aku pernah salah melangkah Lalu menetap pada seseorang yang tak dikehendaki penduduk bumi. Pun tak direstui penghuni langit. Aku pernah berjuang pada cinta yang salah. Mengabaikan dosa dan rasa malu. Lalu perjalanan panjang bersama dia yang tak direstui itu pun kandas.

Aku memilih mundur dan mengakui diriku kalah. Pada takdir dan waktu, Aku sempat merutuki kesalahanku pada masa lalu. Hampir saja setan berhasil menjebakku pada gelapnya masa depan. Aku bersyukur atas iman yang masih tersisa. Aku tertatih memperbaiki kesalahan pada masa yang lalu. Menyesali dengan amat kebodohan yang telah kulakukan. Lalu pada saat aku dalam penyesalan. Menikmati waktu memperbaiki diri.

Seseorang yang tak pernah kuduga kedatangannya Dengan kepercayaan dirinya. Dengan kesungguhannya.
Datang menawarkan sebuah komitmen yang aku butuhkan.  Tak banyak janji yang di beri Namun berhasil membuatku memantapkan hati. Dia adalah jawaban atas doa-doaku.

Artikel ini merupakan kumpulan status instagram @diarihidupkita yang sudah di edit sebagian kecil oleh admin. Jangan lupa untuk follow untuk mendapatkan updatenya.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page