Setelah Seseorang Terluka, Biasanya Ia Akan Menemukan Cinta Sejatinya

  • Bagikan
Seseorang terluka
Seseorang terluka

Hampir semua manusia di muka bumi ini pernah terluka karena cinta. Mereka yang taaruf saja bisa jadi terluka, karena salah satu pihak mungkin sangat cocok dan cinta tapi ternyata yang satunya tidak. Apalagi bagi mereka yang pacaran, tentu saja disakiti, dilukai dan melukai menjadi hal yang lumrah. Karena dengan memutuskan pacaran sebenarnya berarti sudah siap dengan semua konsekuensinya.

Sebenanrya terluka karena cinta tak selamanya membawa nasib buruk asalkan kamu bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian itu. Bukankah tidak ada kejadian dalam hidup ini yang tak mengandung hikmah dan pelajaran. Hanya saja kadang kita terlalu berlebihan dalam menanggapinya sehingga membuat kita semakin kecewa.

Atau memang mungkin kita yang sudah terlanjur cinta dan berharap, sedangkan dia masih biasa saja dan menganggapnya dalam masa pencarian the one yang akan di ikrarkan dalam janji suci yang disebut dengan akad dalam penrikahan. Jika kamu memang merasa bahwa rencana kalian sudah terlalu apik sehingga tak seharusnya berakhir dengan nestapa. Ketika kecewa ingatlah rencana Tuhan lebih indah dari rencanamu.

Baca Rekomendasi :   Terlalu Sibuk Mencari Yang Sempurna, Hingga Melewatkan Yang Siap Menerima Apa Adanya

Sebenarnya Tak Selalu Buruk, Karena Patah Hati Berkali-Kali Membuatmu Semakin Kuat Lagi.

Sejatinya setiap kisah cinta mempunyai pembelajaran yang dapat diambil hikmahnya. Setiap cinta yang usai meski meninggalkan luka tetap saja membuatmu semakin kuat lagi. Sebut saja cinta pertama membuatmu mengenal cinta sedangkan cinta yang lainnya membuatmu semakin mengerti arti dari cinta yang sesungguhnya.

Seseorang terluka
Seseorang terluka

Dari berbagai kegagalan cinta yang kamu jalin, pada akhirnya kamu mengerti dengan benar-benar. Siapa yang mencintaimu dengan tulus atau memang dia hanya ingin bermain-main denganmu. Kamu juga lebih bisa memilih mana yang bertanggungjawab dan mana orang yang hanya menjual omong kosong yang berbentuk gombalan murahan dan rayuan maut.

Dari Pengalaman Terluka Pula, Kamu Pun Mulai Lebih Bijak Dalam Menempatkan Kepercayaan. Karena Memang Kamu Sudah Belajar Dari Hikmahnya.

Mungkin awalnya kamu terlalu mudah percaya terhadap mereka yang ingin menjalin kasih denganmu. Tak sedikitpun kamu curiga atau berburuk sangka, bagimu menjalin cinta dengan orang yang mengungkapkan cinta memang harus di balas dengan cinta lagi. Meski pada akhirnya mereka pergi meninggalkanmu dalam keadaan terluka atau mungkin bisa juga dalam keadaan ternoda dan hina.

Baca Rekomendasi :   Status Jomblo, Cara Halus Tuhan Untuk Menjadikan Hamba-Nya Spesial

Kini dari berbagai pengalaman terluka karena cinta, kamu pun mulai tak mudah percaya dengan mereka yang ingin menjalin cinta. Dalam memberikan kepercayaan kamu pun sudah mempunyai ukuran dan tak sembarangan lagi.

Kini Kamu Juga Lebih Selektif Memilih Pasangan, Karena Kamu Sudah Mengetahui Bagaimana Sakitnya Ditinggalkan.

Jika selama ini setelah kamu diputuskan oleh kekasihmu, kamu selalu menjalin kasih dengan orang yang menyatakan cinta. Bagimu itu semua tak masalah dengan alasan siapa tahu cocok dan berlanjutk ke jenjang yang lebih serius lagi. Itu kamu lakukan karena memang cara kamu untuk memendam sakit hati dan supaya tetap ada yang perhatian, meski pada akhirnya menyakiti juga.

Baca Rekomendasi :   Pahamilah, Janjiku Akan Aku Tepati, Jika Orang Tuamu Merestui

Tapi kini dari berbagai pengalaman sakit hati, kamu pun mulai sadar bahwa tak seharusnya menjalin cinta dengan sembarangan. Apalagi hanya untuk alasan dapat penggantinya supaya dia menyesal kelak. Namun kini kamu sudah menyadari dari lubuk hatimu, bahwa kamu tidak bisa mengucapkan iya kepada semua orang yang ingin menjalin cinta denganmu. Kamu pun pada akhirnya lebih selektif lagi.

Percaya Saja, Suatu Saat Kamu Akan Bertemu Dengan Dia Orang Yang Tepat.

Percayalah suatu saat kamu akan menemukan yang namanya cinta sejati dan benar-benar tulus. Dia akan membuatmu selalu bahagia dan berusaha membuatmu selalu nyaman dengannya. Tak ada niat sama sekali menyakitimu.

Memang untuk sampai tahap ini memang tak mudah. Karena kamu memang butuh melatih kesabaran dan keihlasan. Dan mungkin juga sudah terhitung tetesan air mata yang jatuh. Tapi percayalah, bila saatnya tiba semua akan indah pada waktunya.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page