Untuk Orang Yang Dikhianati Terus Berjalan, Karena Kebahagian Akan Segara Menyapa

Calon Imamku

Setelah kamu dikhianati. Jangan hentikan langkah kaki. Terus saja melangkah walau sudah sendiri. Meski tujuanmu bukan lagi dia. Jangan buat raga itu menyerah tanpa daya. Ajaklah jiwa bekerja sama. Supaya nanti tidak ada kecewa atas yang kedua kalinya.

Sudah cukup, kamu kehilangan dia saja. Jangan sampai, kamu kehilangan juga semangatmu untuk mengejar cita cita. Meski dia tidak lagi bersamamu, jangan menyerah untuk terus menuju. Walau bukan dia lagi yang menjadi tujuan utama. Masih ada cita cita yang menjadi penggantinya. Pergilah sekarang juga.

Untuk orang yang dikhianati, terus saja lanjutkan perjalananmu meski sendiri tak perlu hiraukan cobaan apa yang kamu lewati tak perlu kata “berhenti”. Kamu jadikan solusi pergilah sejauh mungkin walau sendiri. Yakinlah, Tuhan akan selalu menemani. Tak perlu bersedih meski kamu sudah tak bersamanya sebab awalnya kamua juga hidup tanpa dirinya.

Apalagi Yang Kamu Harapkan Dari Dia, Setelah Pengorbanan Tulusmu Dibalas Dengan Luka Dan Derai Air Mata.

Harapan apa lagi yang ingin kamu gantungkan? Setelah begitu banyak yang sudah-sudah dia dijatuhkan. Jika kamu begini terus-terusan. Maka sama dengan halnya kamu menghancurkan diri sendiri perlahan-lahan. Selama ini kamu memang tidak menyadari kelelahan. Tapi kelak nanti, kamu akan merasakan penyesalan. Tentang kesempatan, waktu, dan kebahagiaan.

Apalagi yang kamu harapkan dari dia, setelah pengirbanan tulusmu dibalas dengan luka dan deraian air mata. Sudah saatnya kamu membahagiakan diri atau mungkin mencari penggantinya yang lebih bisa memberikan kebahagiaan. Bukankah kamu sudah cukup menghabiskan waktu yang sia-sia bersama dia. Jika memang dia hanya memberikan luka dan janji, bahkan selalu menghianati lebih baik tinggalkan juga.

Memang Mencintai dan Tidak Dicintai Kembali Bukan Sebuah Kesalahan, Tetapi Kebodohan Yang Hakiki.

Berlebihan itu tidak baik. Jika memang cinta, cintai saja sewajarnya. Jika memang suka, sukai saja sewajarnya. Jangan berlebihan sehingga membuatmu jatuh dalam kekecewaan. Memang mencintai dan tidak dicintai kembali bukan sebuah kesalahan. Karena yang menjadi sebuah kesalaha itu adalah ketika kamu memaksa mencintai terus menerus sampai kamu lupa pada dirimu sendiri.

Tak perlu lah kamu memaksakan dan mengemis cintanya, bila apa yang kamu lakukan tak pernah dihargai serta selalu di acuhkan. Tujuan hidupmu bukan hanya dia, berpikir positif saja. Mungkin saja dia memang bukanlah jodohmu yang tepat, meski usahamu sudah maksimal sehingga hatinya tak pernah terbuka untukmu.

Sekali Lagi, Tujuan Hidupmu Bukanlah Hanya Memikirkan Dia Yang Tidak Peduli Kepadamu Dan Tak Mau Tahu Denganmu.

Memaksa dicintai seseorang yang tidak mencintai kamu itu adalah hal konyol dalam hidup. Bagaimana tidak, kamu terus terusan membuang waktu untuknya. Sedangkan dia, sama sekali tidak peduli sama. Kamu begitu keras kepala. Tidak sekalipun pernah peka. Bahwa apa yang kamu perjuangkan, bukanlah yang baik. Maka dari itu, bukalah hati dan pikiranmu sekarang juga. Lihat dunia, bahwa didalamnya tidak hanya terdapat dia. Namun ada banyak hal yang harus kamu perjuangin juga.