Saat Kau Mencintai Seseorang, Kau Mulai Menganalisis Sendiri Atas Apa yang Ia Lakukan Kepadamu

  • Bagikan
Mencintaimu dalam diam
Mencintaimu dalam diam via pintrest.com

​Kelut pikir ku, banyak pertanyaan di otakku yang hingga detik ini pun belum terjawabkan. Kenapa? Mengapa? Bagaimana? dan Apa? atas semua yang sudah terjadi. Lelah batinku menganalisa atas apa yang kurasa. Penat rasanya, Oh bukan penat tapi, aku tak bisa menjelaskannya. Banyak drama yang telah ku saksikan banyak film yang telah aku tonton aku mengartikan semua yang terjadi apakah sama seperti yang kusaksikan. Aku tak bisa menjelaskan fikiran ku kata demi kata, aku tak bisa mendeskripsikan perasaanku dengan baik.

Hati siapa yang harus ku jaga? Perasaan siapa yang harus ku jaga? Bukankah untuk menjaga sebuah hati harus ada pengakuan atas perasaan yang dimiliki?

Pengakuan antara keduanya? Pengakuan atas “Mulai sekarang kau harus menjaga hatiku. Bagaimanapun dalam kondisi apapun“. Lantas? bagaimana bisa aku mengartikan perasaan mu? Bagaimana bisa aku menjaga hatimu, yang jelas jelas aku pun tak tau apakah hatimu benar benar harus ku jaga atau hanya perasaan ku saja. Aku lelaki dan aku merasakannya, entah hanya perasaan ku saja atau benar nyata.


Satu hal yang pasti, saat kau mulai jatuh cinta terhadap seseorang kau mencari tau semua tentangnya. Resah hatimu saat matamu tak menemukannya. Saat kau mulai menyukai seseorang, kau selalu ingin melihatnya. Kacau hati dan fikirmu saat tak ada dia dihadapanmu. Saat kau mulai menyukai seseorang, kau mulai mengartikan semua yang ia lakukan terhadapmu. Entah itu sekecil atom ataupun sebesar angkasa raya. Hatimu mulai menganalisis sendiri atas apa yang ia lakukan kepadamu.

Baca Rekomendasi :   Wanita Menginginkan Lelaki Beriman. Bukan Hanya Sekedar Mapan, Apalagi Tampan!


Hal tersedih adalah ketika kau mengartikan atom atom itu menjadi sebuah arti yang bermakna untukmu, tapi dia hanya menganggap atom tersebut hanyalah debu yang ia hembuskan yang sama kepada orang lainnya. Semua orang punya karakter, semua orang punya sifat (masing-masing), beda orang beda cara-nya mengungkapkan cinta(nya). Karna pada dasaranya satu orang pun bisa memiliki banyak cara, beda sifat dan banyak perilaku saat menyukai seseorang dan orang lainnya.


Kau tidak akan pernah tau apakah dia benar benar menyukaimu, menginginkanmu untuk menjalin status dan menjadi pendampingnya atau hanya ingin nyaman bersamamu tapi tanpa sebuah status yang jelas. Layaknya sebuah agama, kau harus megucapkan kata yang sah untuk menganut agama tersebut. Begitupun kata cinta, kata-kata diperlukan untuk memulai hubungan lalu tindakan sangat diperlukan untuk mempertahankan hubungan.

Baca Rekomendasi :   Jangan Fokus Menyalahkan Dirimu, Meski Hubunganmu Selalu Gagal


Jika hanya tindakan yang kau lakukan dalam menunjukkan sebuah cinta maka kau akan jauh lebih kalah dari pada orang yang hanya menggunakan kata-kata.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page