Sahabat Bagaikan Roda yang Berputar, yang Membuat Lokomotif Itu Terus Berjalan

Arti sahabat
0 133

Ada banyak perjuangan yang harus dilalui di dunia ini. Hal-hal yang akan melatih kamu menjadi manusia yang lebih kuat lagi. Membuat kamu menjadi lebih dewasa lagi. Setiap tindakan adalah pertempuran melawan diri sendiri. Meski tak jarang selalu melibatkan orang lain. Banyak yang akhirnya sampai dengan selamat. Ada pula yang sampai dengan cara tertatih dan sangat lambat.

Namun mereka sampai pada titik yang memang harus diperjuangkan. Berjuang sendiri dan merasakan kebahagiaan yang tak pernah bisa dijelaskan. Orang-orang seperti ini selalu lebih paham, arti dari sebuah kerja keras. Sebab, banyak hal tak ia dapatkan dengan mudah. Tak jarang ia harus berkerja melebihi dari yang biasanya. Meski di dalam perjalanan kamu tak pernah benar-benar bisa bekerja sendiri.

Baca Rekomendasi :   Aku Tak Sebaik yang Kamu Ucapkan, Namun Tak Seburuk yang Terlintas Dihatimu

Setidaknya kamu harus tahu apa yang memang harus dikerjakan sendiri. Karena memang ada hal-hal yang menjadi tanggung jawabmu yang tak bisa dialihkan. Dan jika kau kalah, kau akan belajar hal yang bahkan lebih penting dari sebuah keberhasilan. Teman adalah orang yang sangat berpengaruh dalam perjalanan hidupmu. Dalam mencapai apa saja yang kau impikan seringkali teman adalah orang yang ‘menentukan’.

Tapi perlu dipahami tidak semua teman menjadikanmu dewasa. Tidak semua teman benar-benar mampu membuatmu belajar menerima segalanya. Terutama saat kau kalah dan memang seharusnya kau kalah waktu itu.

Teman yang baik akan mengatakan sesuatu yang tak pantas untuk kau miliki apa adanya. Akan mengatakan sesuatu yang tidak kau capai dengan baik saat ini dengan apa adanya.

Saat kau belum berhak atas sesuatu, kau akan dikatakan belum berhak. Tak peduli apakah itu akan membuatmu sedih atau merasa luka. Karena dia harus jujur padamu demi kebaikanmu. Misalnya, saat kau menulis dan tulisanmu masih belum bagus, ia akan mengatakan apa saja kekurangannya. Karena itu penting untuk proses berkembangmu. Ia tak akan memuji hanya untuk membuatmu bahagia.

Baca Rekomendasi :   Ikhlas Pada Apa Yang Belum Bisa Kamu Miliki, Karena Yakin Allah Pasti Akan Mencukupi

Namun teman palsu akan selalu membenarkan apa saja yang kau lakukan meski salah, hanya untuk membuatmu bangga pada dirimu sendiri. Akan menolongmu mendapatkan hal yang seharusnya kau perjuangkan sendiri. Mungkin kau akan mengira dia baik, tapi kelak, cepat atau lambat, kau akan paham, teman yang baik akan membiarkanmu belajar menerima kekalahan. Bukan membuatmu merasa menang dengan proses yang tak pernah benar-benar kau lalui.

Teman yang baik akan membiarkanmu belajar untuk berkembang dari hal-hal yang belum kau sanggupi. Namun teman palsu selalu saja mengatakan hal baik meski sebenarnya itu hanya akan membuatmu terlena. Dan lupa bahwa kau masih harus banyak belajar hal yang sesungguhnya.

Baca Rekomendasi :   Meremehkan Orang Lain? Pikirkan Baik-Baik Dahulu, Takutnya Malu Sendiri

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page