Kamu Itu Bukan Kurang Cantik, Hanya Saja Kurang Bersyukur Saja

Cinta bertepuk sebelah tangan via instagram.com/lestykejora
0 113

“Apa yang pertama kali ada di pikiranmu kala sedang berkaca? Banyakkah kekurangan yang kamu lihat di sana?”

Tidak sedikit wanita, termasuk juga mungkin kamu seringkali merasa ada yang kurang dari dirinya. Entah itu kurang putih, rambut tak hitam, atau ukuran badan yang jauh dari ideal membuat mereka berpikir bahwa kecantikan yang mereka punya berada di bawah standar wanita normal. Meski berkali-kali mendengar bahwa semua wanita itu cantik, pada kenyataannya masih banyak yang berpikir bahwa mereka sama sekali tak istimewa.

Tidak percaya diri karena rambut yang keriting, kecewa dengan tubuh yang kurus, sementara ada pula orang yang tak bersyukur karena bentuk hidungnya tak indah. Merasa tak punya banyak kelebihan dan jauh dari kata spesial.

Baca Rekomendasi :   Wanita Shalehah Tahu Bagaimana Bersikap Ketika Dihujat

Kita sibuk dengan standar kecantikan yang sebetulnya tidak pernah ditetapkan. Lupa bahwa setiap perempuan dititipkan pesona yang berbeda. Banyak perempuan sibuk memenuhi ketetapan “cantik” berdasarkan stigma yang berkembang sampai lupa bahwa dirinya sudah cantik sesuai dengan kelebihan yang Allah ﷻ telah titipkan.

Rosulullah ﷺ bersabda,

إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ 

“Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Allah hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian.” (HR. Muslim no. 2564).

Tak usah terlalu memikirkan rupa, bersyukur saja dengan apa yang telah Allah berikan, cantik itu bukan pada rupa tapi pada hati. Jika ingin menjadi cantik, cantiklah sebagai wanita shalihah dengan ketaatan dan ketakwa’an kepada Allah ﷻ niscaya engkau akan lebih utama dan melebihi cantiknya bidadari.

Baca Rekomendasi :   Susah Senang Hanyalah Titipan, Jalani Hidup Penuh Syukur dan Apa Adanya

Sebagaimana Imam Ath-Thabrani meriwayatkan dalam sebuah hadits dari Ummu Salamah, bahwa Ummu Salamah berkata,

Aku bertanya, “Ya Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari bermata jeli?” 

Beliau ﷺ menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari seperti kelebihan apa yang nampak dari apa yang tidak terlihat.”

Aku bertanya lagi, “Mengapa wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari?” 

Beliau ﷺ menjawab, “Karena shalat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya diwajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, ‘Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya….” (HR. Ath-Thabrani)

Baca Rekomendasi :   Tidak Ada Yang Bisa Mengubah Takdir, Tapi Kamu Punya Doa Untuk Bisa Selalu Tenang Dalam Takdir-Nya

Dengan demikian, sebagai wanita penduduk dunia, kamu bisa melampaui kemuliaan dan kehebatan bidadari surga dengan ibadah dan ketakwaanmu. Karena ibadah, ketaatan dan ketakwaanlah yang bisa menjadikan wanita dunia lebih unggul, lebih mulia, lebih utama, bahkan lebih cantik dari bidadari surga.

Bahkan, para wanita dunia yang shalehah yang kelak menjadi penghuni surga, akan dinobatkan sebagai sayyidatul khura’ (ratu para bidadari) yang bertahta di istana-istana surga nan mewah.
.
.
Wa-Allahu a’lam.

Artikel ini merupakan status di facebook Motivasi Hijrah Indonesia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page