Wajib Tahu Nih, Tanda Kamu Sudah Menjadi Penganut BUCIN Alias Budak Cinta!

Bagi muda mudi pasangan yang sedang di mabuk cinta, apapun terasa sangat indah bahkan pepatah mengatakan “kotoran kucing pun berasa coklat”. Cinta tak jarang membuat manusia menjadi buta hati, bahkan menjadi bodoh juga.

Memang sulit membedakan mana suara hati dan mana bisikan syetan. Kamu yang tergoda oleh tipu daya syetan secara tidak langsung menjadi BUCIN alias Budak Cinta. Berikut kamu harus tahu kalau kamu sudah terjebak menjadi BUCIN.

Kamu Berani Berkorban Mati-matian Untuk Dia, Sedangkan Dia Hanya Mengganggapnya Hal Sepele

Berkorban menjadi harga mati bagi seorang pencinta, dan menjadi salah satu syarat untuk mencintai. Memang pengorbanan yang tulus tidak mengharapkan imbalan, tapi jangan sampai kamu salah langkah ya. Kamu sudah mati-matian berkorban untuk dia, tapi dia malah menyepelekannya.

Mestinya hubungan yang sehat itu disaat kamu berkorban, maka dia juga akan melakukan hal yang sama dengan kesadarannya sediri. Kamu sudah terseok-seok demi dia, justru hanya dia sendiri yang merasa diuntungkan. Ibarat kamu berdiri dengan satu kaki. Duh..

Baca Rekomendasi :   Dekati Allah, Apapun Pinta dan Hajatmu Pasti Akan Allah Kabulkan

Dia Berulang Kali Menyakitimu, Tapi Kamu Tetap Bertahan Memberikan Dia Kesempatan Berkali-kali

Saatnya kamu menyadari kalau cinta butamu sudah kelewat batas. Kamu tahu gak enak rasanya disakiti, tapi kamu tetap saja bertahan atas nama cinta. Dia selalu melakukan kesalahan yang sama, kamu tak henti-hentinya memberikan dia kesempatan.

Entah apa yang kamu dapatkan dari dia, tapi perasaan tergila-gila padanya sudah menguasai kamu. Hayo, mulailah sayangi dirimu sendiri. Kelak saat kamu sudah keluar dari zona BUCIN, kamu akan merasa bodoh pernah rela tersakiti demi dia yang hanya mempermaikanmu.

Kamu Terlalu Berharap Tinggi Kepadanya, Tetapi Dia Tetap Mempertahankan Keegoisannya

Kamu memiliki segudang kesabaran terhadap dia, dengan harapan kalau dia akan berubah menjadi yang lebih baik. Sesungguhnya itu hanyalah hal yang sia-sia kamu lakukan. Tiada yang lebih mengecewakan melainkan berharap kepada manusia.

Baca Rekomendasi :   Jangan Terlalu Membenci, Sebab Nanti Kamu Bisa Saja Berbalik Menjadi Jatuh Hati

Kamu memiliki keyakinan yang besar, sekeras apapun manusia pasti egonya akan luluh juga. Kamu boleh saja menunggu, tapi kamu harus ingat pencapaian dari hasil yang kamu lakukan. Saking BUCIN-nya kamu, kamu terus saja berharap kepadanya tanpa ada hasil. So, itu hanya akan membuang-buang waktu saja, bukan?

Terlalu Sering Menelan Janji Manis Darinya, Namun Tak Ada Satupun yang Menjadi Realita

Entah seberapa tinggi level ke-BUCIN-an mu, sehingga kamu tak lelahnya menelan janji manis dari dia. Dia yang benar-benar mencintaimu, tidak akan mengobral janji-janji hanya untuk penenang hati sementara. Kamu merasa berbunga-bunga saat dia mengumbar janji manisnya.

Meski sekian lama tak ada yang menjadi realita, tapi kamu tetap saja menunggu dia menunaikan janjinya. Kalau sudah sering banyak janji yang dia ingkari, gak ada salahnya kamu akhiri semua permainannya.

Baca Rekomendasi :   Please, Jangan Membuat Nyaman Jika Kita Hanya Sekedar Teman

Hubungan Kalian Seperti Berjalan di Tempat, Tidak Ada Perubahan ke Arah yang Lebih Baik

Semakin lamanya sebuah hubungan tanpa status yang jelas, bukan berarti bahagia nan langgeng yang kamu rasakan. Hubungan yang sukses tidak diukur dari seberapa lama kalian pacaran. Kamu mesti sadar kalau hubunganmu dengan si dia tidak ada kemajuan, artinya kamu hanya membuang waktu dengan orang yang salah.

Kalau kamu merasa nyaman dengan hubungan seperti ini, itu tandanya kamu sudah terkena virus BUCIN. Hubungan yang baik adalah saat si dia berani mengajakmu berubah ke arah yang lebih baik. Kalau tak ada tanda-tanda dia berani untuk berkomitmen, ada baiknya kamu harus mengambil sikap, keputusan, dan tegas atas diri sendiri.

So, sekarang semua pilihan berada di kamu. Kamu mau tetap menjadi penganut BUCIN atau kamu mau berubah menjadi pribadi yang berkelas?