Hai Kamu, Jangan Lupa Bahagia ya. Jika Lupa, Sini Aku Bahagiain

Bahagia
0 114

Perasaan bahagia merupakan satu dari sekian banyak emosi yang bisa dirasakan oleh manusia. Memilih untuk bahagia bukan berarti tidak pernah merasakan sedih, marah, kecewa ataupun perasaan lainnya. Bahagia adalah saat kita mampu untuk melihat sisi positif dari hidup dengan tetap menerima situasi apapun yang Allah berikan pada kita.

Lebih dari itu, penelitian menunjukkan bahwa memilih untuk bahagia bisa membuat seseorang menjadi makin sehat, sukses, panjang umur, dan banyak teman.

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS Al-Qashash : 77)

Islam Tidak Melarang Jatuh Cinta, Yang Dilarang Adalah Tindakan Negatif yang Dilakukan Atas Nama Cinta.

Baca Rekomendasi :   Berilah Senyum Kemenangan, Bukan Senyum Penuh Dusta. Bahwa Kamu Sudah Bisa Tanpanya

Cinta muncul kepada siapa saja. Karena cinta adalah anugerah yang allah berikan kepada makhluknya. Jadi, jatuh cinta itu gak dosa. Tapi, yang dosa itu yang selanjutnya. Contohnya pacaran, bersentuhan dan lainnya yang melanggar hukum allah. Aturan saat jatuh cinta itu harus dipelihara, sehingga bisa selalu terjaga dan menjadi benteng yang kokoh.

Bahagia
Bahagia via https://www.instagram.com/rozzy_motret/

Bila kamu mampu menjaga kehadiran cinta, maka kamu akan mendapatkan perlindungan yang baik untuk menghadapi tantangan hidup dan badai kehidupan. Cinta dalam islam bukanlah sebagai larangan. Bahkan putri kesayangan nabi yaitu Fatimah jatuh cinta kepada Ali bin Abi Tholib, tapi karena Fatimah dan Ali bisa menyikapi cinta dengan benar Allah menjaga cinta mereka sampai–sampai setan pun tidak mengetahui rasa cinta mereka.

Baca Rekomendasi :   Hubungan Beda Agama; Lebih Mencintai Pencipta-Nya atau Ciptaan-Nya?

Dan akhirnya allah pun mempersatukan mereka dalam ridhoNya. Sering sekali kaum muda kalah dengan ujian soal percintaan. Karena mereka tidak tahu bagaimana menyikapi ketika ia sedang jatuh cinta. Disini ada beberapa cara untuk mengatasi jatuh cinta.

The Power of Love. Cinta itu memiliki kekuatan, bahkan motivasi diri berawal dari cinta.

Cintalah yang menjadikan kamu bertindak. Jika apa yang kita cintai benar, maka benarlah apa yang kamu lakukan. Sebaliknya jika apa yang kamu cintai itu salah, maka salah lah apa yang kamu lakukan. Jika kamu mencintai Allah, maka kamu akan tergerak menuju Allah. Sebaliknya jika kamu cinta pada selainNya maka kamu akan tertuju pada selainNya. Inilah kekuatan cinta yang menjadi cara untuk mengatasi cinta.

Baca Rekomendasi :   Menikah Bukanlah Sebuah Kompetisi, Lakukan Ketika Kalian Siap!

Ayo sama–sama menjaga cinta, agar tetap terjaga dan mendapat cinta dari Nya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page