Yakinlah, Allah Akan Menolong Kita dan Memberikan yang Terbaik

Memberikan yang terbaik

Kita punya Allah, dan Allah pula tidak pernah jauh dari kita, maka untuk apa mengkhawatirkan segala sesuatu yang tak bisa ita jangkau dari akal? Karena bila Allah telah berkata “Kun fayakun” maka tentu semua itu tidak akan berubah seketika.

Ingatlah, Allah maha besar, Allah maha segala-segalanya, dan Allah maha bijaksana dalam menetapkan segala sesuatunya. Jadi cukupkan saja hati kita dengan terus yakin kepadanya, karena dengan terus bermodalkan yakin maka yang tidak bisa akan menjadi bisa.

Dan bila hati telah dipenuhi keyakinan yang besar kepada ALlah, maka yang tadinya sulit akan menjadi mudah. Jadi tidak peduli sebesar apapun halangan yang membentang atas apa yang kita lakukan, bila hati telah yakin tentu semuanya akan kita anggap biasa saja.

Baca Rekomendasi :   Tak Ada Kebahagiaan Sejati di Dunia Kecuali Orang yang Bersyukur

Bila hati telah dipenuhi keyakinan pada Allah, maka yang tadinya sangat berat akan menjadi ringan. Karena pada dasarnya ujian dari Allah itu adalah sama, tapi yang membedakan berat atau ringannya adalah rasa ikhlas dan sabar yang ada didalam hati kita.

Karena saat hati sudah sepenuhnya yakin, maka tak peduli sebesar apa rintangannya akan tetap bisa kita lewati dengan mudah. Dan Allah akan senantiasa memberi kita kekutan, bila setiap saatnya kita dapat berprasangka baik pada-Nya melalui keyakinan yang kita tanamkan dihati. Ingat, tidak ada yang tidak mungkin bila Allah telah berkehendak, maka yakinlah pada Allah sepenuhnya dimanapun dan sampai kapanpun, tak peduli seperti apapun yang menjadi ketetapannya.

Baca Rekomendasi :   Pada Akhirnya Ia yang Selalu Mengalah Akan Berhenti Menjadi Orang yang Pengalah

Percayalah, Ketika Allah Menguji Kita. Allah Ingin Mendidik Hati Kita.

Tiada seorangpun yang tiada pernah merasakan ujian. Demikian pula jika seseorang telah menyatakan beriman, maka untuk membuktikan keimanannya ujian akan terus menyertainya. Ujian yang datang adalah untuk membuktikan keimanan kita kepada Allah. Apakah kita masih berharap kepada Allah dan tetap berpegang teguh kepada agama ataukah kita akan lari dan berpaling dari Allah SWT.

Jadi mustahil orang orang yang menyatakan dirinya beriman kepada Allah akan hidup di dunia tanpa adanya ujian yang datang dari Allah SWT. Allah Ta’ala berfirman :

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. al-Ankabut: 2-3)

Artikel ini merupakan status instagaram.com/@hai.iki dan hanya di edit sebagian kecil oleh team kami. Punya artikel atau cerita baper lainnya. Silahkan hubungi kami ya.