Yang Saling Cinta Belum Tentu Jodoh, Kenapa Harus Takut Tak Punya Jodoh?

Saling cinta belum tentu berjodoh via instagram.com/Naturallica
0 126

Perkara jodoh, memang suatu rahasia paling tersembunyi dimuka ini. Penuh misterius, dan penuh kejutan. Jodoh tak bisa ditebak-tebak, apakah dia cantik, tampan, kaya raya, baik hati, tidak sombong atau rajin menabung, tidak ada satu orang pun yang tahu. Ada kalanya seseorang sudah yakin mengenai jodohnya lalu menjalin hubungan baik, namun akhirnya ia pendamping hidupnya ternyata bukan dia. Ada pula yang sudah menikah, namun karena memang bukan jodoh dunia dan akhirat, akan terpisah juga.

Tidak ada satu pun orang di dunia ini yang mampu memastikan siapa dia yang akan menjadi istri dan suami kita kelak. Kepastian itu hanya milik sang pencipta, siapa dia yang telah menjadi takdir kita untuk bersama hingga maut memisahkan.

Memang jodoh sudah ada yang mengaturnya, namun berusaha untuk menemukan dan mencarinya itu perlu kita lakukan, bukan hanya menunggu tanpa ada usaha. Tidak mungkin sesuatu itu jatuh dari langit dengan sendirinya, semua butuh usaha dan perjuangan. Jika kau berkata, Jika jodoh itu sudah pasti ada, maka aku jawab iya, memang sudah ditetapkan untukmu, namun ia tidak akan pernah kau temukan di dunia ini, jika kau menantinya dalam diam saja tanpa ada usaha dan doa.

Baca Rekomendasi :   Maaf Aku Terlalu Gengsi Untuk Mengatakan Rindu Saat Jarak Menghalangi Hubungan Ini
Saling cinta belum tentu berjodoh
Saling cinta belum tentu berjodoh via instagram.com/Naturallica

Sebagai contoh kecilnya saja yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari perkara jodoh. Misalnya kita bertamu ke rumah orang, dan sebagai tamu kita dihidangkan minuman dan makanan. Memang minuman dan makanan itu untuk kita, namun jika kita tidak menggerakan tangan dan mulut kita untuk menikmatinya, tidak akan pernah minuman dan makanan itu dapat kita nikmati. Sangat jelas bukan, jika segala sesuatu yang telah ditetapkan oleh Allah SWT itu memang untuk kita, Namun harus ada usahanya juga, bukan hanya duduk manis saja.

Jodoh kita memang sudah tertulis di Lauh Mahfudz. Mau diambil dari jalan yang haram ataupun halal dapatnya tetap itu juga. Yang beda itu rasa berkahnya, bukan tentang apa, berapa atau siapa. Tapi bagaimana Allah SWT memberikannya, diulur lembut mesra atau dilempar dengan penuh murka tergantung diri kita juga. Bukankah jodoh itu cerminan diri kita, bukankah jodoh itu tulang rusuk kita, jadi tak akan jauh beda dengan sifat dan sikap yang ada pada diri kita.

Baca Rekomendasi :   Sederhanakan Pernikahanmu Karena Itu Tak Masalah, Yang Penting Menjadi Halal

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page