Kamu, Malaikat Tanpa Sayap yang Masih Menjadi Tanda Tanya dalam Hidupku

Malaikat tanpa sayap

Allah SWT mengirimkan dan menghadirkan 4 malaikat tanpa sayap berwujud nyata disetiap kehidupan kehidupan manusia. Mereka adalah seorang Ibu, Ayah, sahabat, dan seorang jodoh. Keempat orang tersebut merupakan orang-orang spesial yang Allah SWT sudah takdirkan untuk mengisi jalan cerita hidup manusia dimuka bumi ini.

Pertama, seorang Ibu yang luar biasa. Seorang Ibu yang telah melahirkan kita keatas dunia ini dengan penuh perjuangan dengan seluruh jiwa dan raganya. Dia yang telah merawatmu dari kecil hingga tumbuh dewasa dengan kasih sayang tanpa batas, dia yang telah mendidikmu, dia yang telah mengajarkan akhlak yang mulia tanpa lelah, tanpa pamrih dan tanpa pilih kasih.

Seorang Ibu yang selalu mengalirkan do’a-do’anya untuk hidup dan matimu, untuk masa depan, dan untuk kesuksesan kita pastinya dunia dan akhirat. Seorang Ibu tak pernah berhenti menyanyangi kita, dan kasih sayangnya tak pernah burubah sampai kapan pun, walaupun terkadang kau melupakannya, kau menyakitinya dan kau meninggalkannya.

Kedua, Seorang Ayah yang begitu tangguh, gagah perkasa, dan tak pernah kenal lelah dalam mencari nafkah untuk keluarganya. Ia relakan waktunya untuk memberi yang terbaik bagi keluarganya, ia relakan jiwa dan raganya untuk bekerja siang bahkan malam demi keluarganya.

Ketiga, seorang sahabat, sahabat yang selalu setia untuk kita dalam keadaan apapun, senang dan susah, ia selalu ada disaat kita membutuhkan bahu untuk bersadar, tempat untuk bercerita tentang hidup yang kita jalani. Dia tidak pernah membenci, ia selalu memberi walaupun terkadang kita melupakannya.

Dan yang keempat kamu, kamu yang bernama jodoh itu, jodoh yang telah Allah SWT persiapkan setiap insan di dunia ini. Tak lengkap rasanya jika keempat malaikat itu belum mengisi cerita hidup manusia diatas dunia ini, namun perihal malaikat yang keempat memang menjadi rahasia Allah SWT, tidak seperti ketiga malaikat yang selalu ada mengisi kehidupan  diatas dunia ini.

Jodoh selalu menjadi misteri, selalu menjadi tanya bagi mereka yang belum menemukannya, termasuk aku. Aku yang hingga saat ini masih berada di tahap tanda tanya dalam menemukan orang yang Allah SWT takdirkan untuk mengisi ruang tersebut dalam hidupku.

Aku masih mencari, aku masih berusaha menemukannya, tanpa aku tahu kapan dan di mana akan aku temukan dia, dia yang selalu aku inginkan, dia yang selalu aku sebut di setiap doa-doaku. Berharap dia akan datang, dia akan hadir pada waktu yang telah Allah SWT tetapkan dalam takdirku.

Kini, aku hanya mampu bersabar, dan bersabar sembari memperbaiki diri untuk bisa memantaskan diri untuk dia yang pantas membuatku bahagia, bahagia dunia dan akhirat dalam halal dan ridho Illahi, Amin.