Jika Dia Tak Ditakdrikan Untukmu, Yakinlah Allah Akan Mengahadirkan yang Lebih Baik

Ditakdirkan untukmu
0 205

Biarkanlah dia pergi, karena yang benar-benar mencintaimu, akan tetap tinggal meski seluruh dunia meninggalkanmu. Jangan ditangisi, jangan jadikan alasan untuk patah hati, ingatlah bahwa jika dia tetap tinggal hanya akan membuat luka terlalu dalam nantinya. Bukankah ada seseorang yang sengaja Allah hadirkan bukan untuk menemanimu, tapi hanya untuk memberikan sebuah hikmah.

Entah dengan luka kau mampu lebih menghargai hidupmu, entah dengan kebahagiaan agar kau mampu untuk lebih bersyukur. Relakanlah dia yang pergi meninggalkanmu, karena jika memang dia yang di takdirkan untuk menemanimu, maka sejauh apapun dia pergi pasti dia akan kembali.

Namun, jika dia memang tidak di takdirkan denganmu, maka yakinlah bahwa Allah akan menghadirkan orang yang jauh lebih baik darinya untukmu.

Percayakan Semuanya Kepada Allah Jika Dirasa Sulit, Mungkin Selama Ini Kita Masih Setengah Hati Mencintainya.

Jangan tanyakan mengapa semua terasa berat dirasa, jika keluh kesah selalu jadi penghujung kata. Ingin marah kepada siapa? Jelas bahwa semua sudah jadi ketetapan-Nya, pun hati yang patah atau terluka itu hanya bagian kecil dari musibah. Jangan tanyakan mengapa, tapi tanyakanlah harusnya bagaimana. Mengapa aku, mengapa dia, mengapa ya Allah? Jangan, jangan tanyakan mengapa. Cara Allah selalu jauh lebih indah, jika bertanya mengapa jelas itu bukan ujian namanya.

Bertanyalah, Bagaimana harusnya? Akan Allah kirimkan kemudahan dari berbagai cara. Mereka yang hidupnya penuh dengan keluh kesah, yakinlah bahwa hidupnya jauh dari Allah meski tubuhnya tak pernah tertinggal ibadah.

Mereka yang selalu sedih dan berduka, percayalah dihatinya tidak sepenuhnya ada Allah meski dzikir selalu dilantunkannya. Kadang hal yang menyakitkan bisa dari arah mana saja, dilema cinta dalam berhijrah, ditinggal orangtua, masalah dengan keluarga atau hal lain yang memang sulit untuk diterima atas takdir-Nya.

Menyakitkan memang, sulit apalagi. Bersedihlah, namun jangan berlarut-larut. Marahlah, tapi sekedar untuk menjadikanmu kuat. Berbagilah, meski merekapun hanya mengatakan sabar. Cukup Allah yang menjadi segala tumpuan segala keputusan, bukan manusia apalagi hawa nafsu. Manusia tak bisa diandalkan, karena dia memiliki sisi yang juga tak dikuasai dan tak dapat dia langgar. Hawa nafsu hanya sesaat, yang jelasnya nanti akan selalu ada kesalahan jika dikemukakan.

Percayakan semua kepada Allah, semuanya. Jika dirasa sulit, mungkin selama ini kita masih setengah hati mencintai-Nya.

Rebut hati-Nya, dan tetapkan dirimu ikhlas apapun karena-Nya. Lalu terseyumlah, hapus air mata yang tersisa, hilangkan duka yang tak kunjung reda. Jelaskan pada hatimu, bahwa dirimu akan sembuh. Iya, pasti sembuh.

Percayalah, Asal Tetap Lakukan Segala yang Terbaik. Lakukan yang Allah Mau dan Jauhi yang Allah Tidak Sukai.

Entah sudah berapa kali aku berbicara tentang ini. Tentang hujan, tentang matahari. Hujan yang akan tetap selalu turun, tak perduli bumi sedang butuh atau tidak, Tak perduli sedang dirindukan makhluk bumi atau tidak. Dia akan tetap akan turun, menjatuhkan miliaran tetes air. Satu yang dia percaya, bahwa akan selalu ada tempat yang sedang merindukan kehadirannya, yang akan sangat berbahagia menyambut kedatangannya. Dia sangat percaya itu.

Juga tentang matahari, Yang akan selalu akan terbit, Tak perduli awan mendukungnya atau tidak, Tak perduli pada manusia-manusia yang kadang mengumpat kehadirannya, Tak perduli pada manusia-manusia yang sering membenci pancaran panasnya. Dia selalu percaya, bahwa akan selalu ada belahan bumi yang membutuhkan panasnya, Bahwa akan selalu ada makhluk hidup lain yang masih membutuhkan cahayanya, sinarnya.

Dia masih dan akan selalu percaya. Seperti itulah seharusnya kita hidup, Akan selalu ada yang tak menginkan kehadiran kita, Akan selalu ada yang membenci apa yang kita kerjakan,
Akan selalu ada yang mengumpat di belakang. Akan selalu ada. Tapi, cobalah untuk menanamkan ini baik-baik, Bahwa akan tetap selalu ada mereka yang masih dan selalu merindukan kita. Membutuhkan kita, menginginkan kita ada.

Percayalah, asal tetap lakukan segala yang terbaik, lakukan yang Allah mau, jauhi apa yang tidak Allahsuka.. Percayalah 🙂

Artikel ini merupakan kumpulan status dari instagram.com @fahniar.ladiku. Jangan lupa share jika bermanfaat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page