Cara Kita Mencintai Tak Pernah Sama, Jangan Membandingkan Dengan Yang Lain

Cara kita mencintai
0 204

Tak semua wanita lebih dominan manja, dan terus selalu menggantungkan hidupnya kepada orang lain. Pun, tak semua pria selalu harus bersikap kuat dan selalu ada jikalau di butuhkan. Kita tetaplah memiliki kehidupan masing-masing. Entah apa yang tengah kita usahakan saat ini, atau mungkin kebiasaan kita di masa lalu yang masih terbawa hingga kini. Bahkan jika seseorang kini telah memiliki pasangannya sendiri, bukan berarti satu dengan yang lainnya berhak untuk sepenuhnya memberikan kontrol atas pilihan yang tengah kita kerjakan. Bukankah lebih menyenangkan jika sebuah hubungan didasari dengan saling mendukung satu sama lain?

Terlalu Sering Membandingkan Dengan Pasangan Lainnya, Cenderung Membuatmu Lupa Bersyukur

Pada satu waktu, kita duduk bersama. Bersebelahan, di taman kota. Sejauh mata memandang, banyak pasangan muda-mudi yang sedang menghabiskan waktu bersama. Mungkin hari itu, kamu sedang ingin berbicang tentang banyak hal. Hanya saja, keinginan itu terkadang seringnya lebih dulu terasa cukup tatkala kamu menemukannya duduk disampingmu, dan kini di telinga kita, sedang mendengarkan lagu yang sama.

Baca Rekomendasi :   5 Tipe Mantan Yang Paling Sulit Di Lupakan, Mantanmu Begitu Gak?

Ia hanya menatap kesekeliling, dan sesekali menatapmu. Sayangnya, matamu sedang memperhatikan pasangan lain. Yang sedang asyiknya bercanda di sudut kursi sana. Tak henti sampai disitu, tatkala ia sedang menepuk pelan kepalamu, matamu lebih tertuju pada mereka yang sedang dimainkan sebuah lagu, request kekasihnya kepada pengamen yang tadi juga lewat di depanmu.

Cara kita mencintai
Cara kita mencintai

Lalu kini, hatimu menggerutu. Menurutmu apa yang kamu lihat adalah cara yang lazim mereka menunjukkan cintanya, dan kini membuatmu lupa seseorang yang kini sedang duduk disampingmu. Seseorang yang tahu, apa yang kamu butuhkan. Agar matamu tak sembab hanya karena lagi-lagi menangis karena beban yang sedang kamu emban. Lalu, ia membawamu kemari, ketempat ramai yang mungkin tatkala kamu melihat banyak orang tertawa, kamu kemudian kembali bahagia.

Hatimu menggerutu, karena apa yang kamu lihat didepan matamu. Melupakan bahwa seseorang disampingmu, sedang memainkan banyak lagu kesukaanmu, yang mungkin dulunya tidak pernah ada di list lagunya. Tetapi, karena ia tahu, kamu menyukainya ia dengan senang hati mendengarkan lagu-lagu itu juga. Dan lagi, ia tahu, kadang kala tepukan pelannya di kepalamu lebih membuatmu tenang saat ini, dibandingkan membiarkanmu bercerita kembali lalu membuatmu menangis lagi.

Baca Rekomendasi :   Ketika Kamu Menemukan Dirimu Lebih Bahagia Tanpanya, Maka Lepaskanlah Saja

Setiap Kita Memiliki Caranya Masing-Masing, Kamu Hanya Perlu Menerimanya Dan Mengusahakan Yang Terbaik Untuknya Juga

Kini bebanmu mulai terasa ringan. Hanya karena hal-hal kecil yang baru saja ia lakukan. hatimu  yang sedang berkecamuk karena perasaan iri, kini mulai terdiam, menyadari bahwa hal-hal kecil yang baru saja terjadi padamu adalah apa yang lebih kamu butuhkan kini. Daripada semua hal yang baru saja kamu saksikan, yang bisa saja itu tak lagi membuatmu kembali baik-baik saja.

Waktu yang semakin malam, kini ia menggamit tanganmu untuk pulang. Bersenandung perlahan sambil menemani langkah kaki bersama. Ia kemudian menatapmu sebelum menyalakan kendaraannya, memastikan bahwa kamu kini benar-benar sudah baik-baik saja.

Baca Rekomendasi :   Halo 2020, Semoga Tahun Ini Kisah Kita Teukir Apik Dalam Kenangan

Sepanjang jalan yang dilalui bersama, kini mengetuk pikir dan hatimu. Menatapnya dari punggungnya, yang kini sedang berkendara, memastikan kamu aman hingga tujuan tiba. Kini pikiranmu sedang ramai. Mengingatkanmu pada hal-hal yang tak biasa yang pernah ia lakukan padamu sepanjang kalian bersama. Bisa saja, kadang kala ia sibuk dengan dunianya sendiri, sibuk dengan apa yang sedang ia kerjakan hingga larut sampai-sampai ia tak menghubungi. Kadang kala, ia mungkin hanya datang dalam waktu yang singkat. Menyempatkan untuk memastikanmu sudah meminum obat saat sakitmu kembali datang.

Mungkin, kekasihmu bukanlah wanita secantik mereka di luaran sana. Yang setiap langkah kakinya membuat semua mata tertuju padanya. Mungkin kekasihmu bukanlah pria yang selalu ada untukmu tatkala kamu membutuhkannya. Tetapi, ia selalu menyempatkan waktunya untuk membuatmu kembali baik-baik saja. Percayalah, kita selalu punya cara yang berbeda dalam menunjukkan cinta. Tak melulu harus sama seperti mereka di luaran sana.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page