Dia Bukannya Pergi, Dia Hanya Kembali Kepada Jodohnya Yang Sebenarnya

Pergi meninggalkanmu

Banyak anak muda yang menjalani cinta dengan cara pacaran meskipun sudah mengetahui resikonya. Mulai dari akan menikah dengan dia pacarmu atau malah justru sebaliknya, yaitu dia pergi meninggalkan kamu dengan berbagai alasan. Mungkin kamu berfikir bahwa dia pergi meninggalkanmu karena dia sudah tak sayang dan cinta lagi. Tapi sebenarnya jika saja kamu memahami, dia pergi meninggalkanmu atas izin dari Allah. Karena memang kalian tidak berjodoh.

Sedari awal seharusnya kamu sudah paham betul tentang konsep jodoh, bahwa jodoh itu tidak akan mendekat dengan cara pacaran dan tidak akan menjauh karena jomblo. Jodoh itu juga tak akan pernah datang terlambat dan tak akan pernah tertukar. Karena memang jodoh sudah dituliskan ketika jauh sebelum kita lahir ke dunia. Hanya saja cara mendapatkan jodoh berbagai macam caranya.

Dia yang Pergi Meninggalkanmu Memang Sudah Takdir, Percayalah Kelak Akan Datang Penggantinya.

Meski cinta kalian begitu romantis dan tak pernah ada masalah yang serius. Tetapi giliran untuk menikah ada saja kendala yang dihadapi, mulai dari restu orang tua yang tak kunjung di dapatkan hingga dia yang memilih meninggalkanmu begitu saja. Dan kemudian dia dengan mudah menikah dengan orang , bahkan yang baru dikenalnya beberapa bulan. Sedangkan kamu yang sudah dipacarinya bertahun-tahun dengan mudah dilepaskan.

Iya sekali lagi, karena perihal jodoh memang sangat misteri. Apapun bisa terjadi dengan cepat, karena memang hati sangat mudah di bolak-balikkan oleh Allah. Bisa jadi ada orang yang selalu mendoakanmu dan berharap menikah denganmu, sehingga akhirnya kamu pun putus dengan pacarmu. Dan dia pun begitu, mungkin orang yang dinikahinya adalah wanita yang diam-diam selalu menyebut namanya di setiap pertiga malamnya.

Ikhlaskan Saja Kepergiannya Meski Kenangan Susah Untuk Dihapus dari Sanubari. Percayalah Kelak Kamu Akan Bisa Melupakannya.

Setelah kamu menerima kabar pernikahannya, mungkin kamu akan merasa sangat sedih dan kecewa. Kalian yang baru saja putus tiga bulan, dia dengan mudah menemukan pengganti dirimu. Dan dia juga langsung menikah dengan gadis yang baru dikenalnya selama tiga bulan, sedangkan kamu yang sudah dikenalnnya selama 3 tahun hanya berakhir sebagai mantan kekasih.

Pada akhirnya kamu hanya bisa mengiklaskan kepergiannya, dan mendoakan kebahagiannya. Meski memang berat untuk mengubur semua kenangan yang sudah tercipta. Kamu tetap sadar dan yakin, bahwa kelak kamu juga akan berjodoh dengan orang yang sudah ditakdirkan Allah untukmu.

Lalu Kamu Pun Mulai Berhenti Menyesali dan Meragukan Takdir, Justru Kamu Semakin Bersyukur Telah Berpisah Dengannya.

Sekian lama dalam kesedihan yang mendalam dan penyesalan yang tiada tara. Akhirnya kamu pun menyadari bahwa tak ada gunanya menyesalinya, karena memang bagaimanapun dia tak akan pernah kembali lagi. Dan kamu juga tak mungkin merayunya untuk kembali lagi kepada pangkuanmu.

Lalu kamu pun justru mulai bersyukur karena dipisahkan dengannya. Karena dengan berpisah dengannya kamu semakin mendekat kepada sang pencipta dan hatimu pun sangat tenang. Kamu pun selalu memperbaiki diri demi kualitas hidup yang lebih baik lagi.