Aku Menerimamu Tanpa Tapi, Jadi Izinkan Aku Untuk Membawa Serius Hubungan Ini

Aku menerimamu apa adanya
0 4

Pertama mengenalimu aku menaruh perasaan kagum. Seseorang yang bahkan ku kenal hanya dari pesan singkat yang bermula dari sebuah acara yang akan kita lakukan bersama. Bagaimana caramu bertutur kata, bagaimana caramu membangun pola untuk kita tetap berbicara, dan bagaimana kamu menghargai dan mendengarkanku tatkala kita sedang berbicara satu dengan yang lainnya. Aku merasa menemukan sebuah penghargaan besar, pada kamu yang begitu lapang menjadi pendengar.

Kekagumanku terhadapmu semakin bertambah, seiring dengan waktu yang berlalu, yang seringnya kita lalui bersama. Walau begitu, entah bagaimana caranya, suka tidak suka, kita semakin mengenali satu dengan yang lainnya. Mengagumi setiap kelebihan yang di punyai, lalu memaafkan dan memakmlumi setiap kekurangan yang ada. Waktu pula lah yang membuat kita semakin tahu apa yang diinginkan satu dengan lainnya. Walau kadangkala tak melulu mampu dijadikan nyata, tapi sebuah penerimaan besar yang saling kita lakukan membuatku menemukan apa yang selama ini ku nanti-nantikan.

Baca Rekomendasi :   Engkau Adalah Sakit Paling Indah dan Luka Paling Menawan

Waktu Jua Yang Membuat Kita Menemukan Luka Lama Satu Dengan Lainnya. Biarlah Pada Akhirnya Sembuh Seiring Dengan Bahagia Kita Bersama

Bersamamu, aku mampu menjadi diriku sendiri apa adanya. Dengan versi terbaik yang ku punya, dan tentu semakin lama sisi buruk itu kita perbaiki bersama. Bersamamu jua, aku mampu menceritakan segalanya. Kamu seperti peti rahasiaku yang hidup, yang mampu menampung setiap ceritaku tanpa takut. Hingga di satu waktu, kita terbawa pada obrolan yang membuat kita tak sengaja membuka luka lama.

Aku menerimamu apa adanya
Aku menerimamu apa adanya

Aku menyadari ada satu luka yang selama ini belum sembuh dengan sempurna. Pun dengan dirimu yang begitu berusaha kuat untuk menutupi segalanya. Biarlah, apapun luka yang telah lama kamu pendam itu ku tahu bagaimana. Karena mendengarnya darimu secara langsung rasanya lebih mampu kuterima dibandingkan dari orang lain yang bisa saja, cerita mereka tak seperti seharusnya.

Baca Rekomendasi :   Doaku Tiap Malam: Membujuk Sang Ilahi Agar Kita Nantinya Bisa Dipersatukan

Hingga saatnya tiba, kita bertukar cerita, aku mendengar getir nestapa luka yang selama ini begitu sulitnya kamu tanggung sendirian saja. Maaf jika kali ini, aku membuat luka lama itu kembali terbuka dan membuatmu merasa begitu sakit karenanya. Terima kasih karena pada akhirnya, kamu berkenan percaya untuk bercerita kepadaku pada akhirnya. Kini, biarkan luka lama itu perlahan sembuh, bersama dengan cerita dan tangismu,serta bahagia yang akan kita cipta bersama-sama.

Tak Ada Manusia Yang Sempurna, Kuterima Segala Tentangmu Apa Adanya.

Setelah semua cerita yang kita bagi bersama, aku semakin mengagumimu. Semakin yakin bahwa sosok yang selama ini ku cintai bukanlah seorang yang biasa. Seseorang yang begitu kuat dan tahu arah tujuan hidupnya. Pun, tetap berjuang keras pada setiap inci ketidaksempurnaan yang dimilikinya. Dan lagi, kamu yang menyimpan sepaket masalalu. Yang hingga kini, kamu sedang berusaha untuk melawan dengan dirimu sendiri. Sejak pertama, aku menerimamu tanpa tapi. Karena sejak pertama aku bertekad untuk menerimamu seutuhnya. Dengan segala kekurangan dan kelebihanmu yang ada. Pun, dengan cerita masa lalu serta semua mimpi-mimpi yang sedang berusaha kamu meraihnya.

Baca Rekomendasi :   Kamu Yang Sudi Menerima Kekuranganku, Terimakasih Atas Cintamu yang Tulus

Jadi, izinkan aku untuk tetap berada disampingmu. Mencipta segala bahagia, serta perlahan bersama-sama menyembuhkan luka lama. Biarlah masa lalu menjadi pengantar untuk kita berubah menjadi lebih baik nantinya. Izinkan aku untuk tetap berada disampingmu. Mewujudkan mimpi-mimpi besar kita bersama. Mimpi-mimpi yang selalu membuat binar mata indahmu menyala-nyala.

Maka, dengan segenap perasaan dan semua usahaku yang ada, izinkan aku untuk terus bersamamu, menjadikan hubungan kita berlanjut sampai tua bersama.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page