Aku Butuh Cinta yang Disertai Pembuktian, Bukan Hanya Kata-Kata Semata

  • Bagikan

Aku bukan seseorang yang mudah percaya kata-kata manis dan rayuan. Jika kau menganggap aku begitu, kau salah besar. Aku juga bukanlah orang yang mudah luluh sebab diberi perhatian. Bagiku, rasa cinta dan kasih sayang itu butuh pembuktian. Bukan hanya sekedar kata-kata semata, juga perhatian-perhatian yang tak seberapa. Sebab, aku sudah cukup lelah dengan semua omong kosong orang-orang yang dengan mudahnya mengobral kata manis.

Setiap orang yang mendekatiku, mungkin akan berfikiran bahwa aku ini terlalu jual mahal. Terserah apa kata mereka. Aku pun sudah tak peduli. Aku hanya tak ingin tersakiti lagi untuk kesekian kalinya. Aku hanya ingin bisa menata hatiku. Memberikannya kepada seseorang yang memang pantas untuk menerimanya. Bukan kepada ia yang dengan mudahnya mencampakkannya.

Bagiku, jika memang seseorang benar sayang dan cinta kepadaku, ia pasti akan berjuang untuk bisa mengambil hatiku. Bukan malah mundur dan menganggap bahwa aku terlalu jual mahal saat didekati karena sulitnya dalam mendekatiku. Sebab aku bukan lah orang yang bisa dengan mudah kau taklukkan. Tersakiti sebab patah hati membuatku menjadi berhati-hati dan membuatku tak ingin terluka untuk kesekian kali lagi.

Baca Rekomendasi :   Jangan Terbiasa Menggenggam Terlalu Erat Karena Jika Dia Pergi Hatimu Sekarat

Menurutku, aku punya cukup alasan jika kau menganggapku sebagai seseorang yang sok jual mahal. Sebab kau berhadapan dengan seseorang yang tak lagi mudah menaruh hati dan memberikan hatinya kepada seseorang. Sebab aku pernah merasakan kecewa, juga luka dari seseorang yang pernah teramat aku sayang.

Jika kau memang menaruh rasa suka, lebih baik kau buktikan. Jangan hanya sekedar kata-kata saja

Photo via instagram @naturallica.photo

Aku sudah muak dengan orang-orang yang mengatakan rasa suka dengan mudahnya. Aku sudah tak percaya kata-kata. Aku butuh pembuktian. Aku butuh usaha dan keseriusan, agar hatiku benar-benar yakin kepada seseorang yang tengah berjuang untuk mendapatkan hatiku. Kau memang butuh sedikit berusaha keras jika kau memang menaruh rasa suka terhadapku. Sebab hatiku memang tak mudah lagi untuk menaruh percaya kepada seseorang.

Baca Rekomendasi :   Mencari yang Shaleh Itu Penting, Karena Suami yang Shaleh Akan Membimbing Istrinya Menuju Syurga

Aku butuh menilai usaha dan keseriusan seseorang. Dan itu aku nilai dari usahamu dalam berjuang untuk mendapatkanku. Dalam meluluhkan hatiku yang mungkin sedikit keras, dibanding orang-orang yang pernah kau dekati sebelum aku. Ya, ini lah aku. Jika kau tak kuat, kau boleh pergi. Kau boleh berhenti berjuang. Sebab hatiku hanya berhak untuk seseorang yang benar-benar mampu berjuang meluluhkan hatiku ini.

Jika diawal saja kau sudah menyerah, aku tak cukup yakin bahwa kau akan benar-benar serius terhadapku. Sebab jika kau benar serius, kau tak akan pasrah. Kau tak akan berhenti berjuang meluluhkan hatiku yang sedikit keras ini. Kau seharusnya benar-benar menunjukkan dan membuktikkan kepadaku bahwa perjuanganmu ini memang benar dari hatimu. Perjuanganmu ini memang tulus untuk mendekatiku.

Baca Rekomendasi :   Sebelum Kamu Berselingkuh, Ingatlah Dengan Baik Bahwa Karma Itu Nyata

Hatiku hanya butuh yakin kepada orang-orang yang mendekatiku. Hanya butuh percaya, bahwa kelak mereka tak akan memberikan luka dan juga kecewa kembali. Sebab jika mengingat-ingat kembali apa yang dulu pernah aku rasa dan terjadi, aku rasanya tak ingin membuka hati lagi. Namun aku sadar, menutup diri dari orang baru hanya akan menyusahkan diriku sendiri. Aku perlu bangkit dari masa lalu yang pernah aku alami.   

Baca Juga : Laki-Laki yang Benar Sayang Itu Akan Berjuang, Bukan Pasrah dengan Keadaan

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page