Aku Tak Sanggup Mengucap Rindu Padamu, Karena Sudah Kutitipkan Kepada Sang Ilahi

  • Bagikan
Aku Merindukanmu sayang
Aku Merindukanmu sayang

Jarak kadangkala tak bisa kita elakkan. Entah bagaimanapun mengusahakannya, kita adalah dua orang yang masih sama-sama bebas, masih mampu untuk berpindah tempat selama kita mau dan mampu. Walau pada akhirnya meninggalkan yang sulit ditinggalkan. Entah dalam waktu yang lama, atau dalam waktu sekejap saja. Rindu kadangkala mengusik jiwa, mengetuk begitu keras meminta temu agar segalanya tak terasa begitu menyesakkan. Sayangya, kadangkala jarak kita yang bisa saja begitu dekat tak membuat kita mudah bertemu dengan cepat.

Lagipula, benar katamu. Sering temu bukan berarti perasaan akan tetap baik-baik saja. Atau bahkan, tatkala waktu temu kita yang tak bisa sebanyak pecinta kebanyakan, bukan berarti rasa kita tak pernah benar adanya. Temu tak selalu menghindarkan kita dari pertengkaran yang kadangkala memberi warna baru dalam perjalanan. Pun, jarak yang seringnya kita biarkan tak serta merta membuat perasaan kita kemudian menghilang lalu dengan cepat tergantikan. Karena bagaimanapun, rasa kita berdua akan tetap sama untuk satu dengan yang lainnya. Dalam perjalanan waktu yang sepi dan ramai, atau bahkan dalam buruk dan baik yang kita rasakan.

Baca Rekomendasi :   Cinta Itu Mengikhlaskan Yang Pergi dan Menerima Yang Ditakdirkan

Waktu Seringnya Tak Memberikan Kita Kesempatan Yang Sama, Jadi Biarkan Segalanya Terjadi Seperti Apa Adanya

Pilihan langkah kita yang tak melulu bersama, seringnya membuat kita lupa bahwa ada yang tengah menanti, pada sebaris kata tentang kabar untuk menenangkan hati. Sayangnya, seringnya kita lupa, bahwa memberi tahu bahwa baik-baik saja adalah apa yang seseorang nanti di ujung sana. Atau bahkan tatkala kita sedang begitu lelah dan tak tahu arah, nyatanya orang yang sama akan tetap menerima, memberi peluk terhangat yang kita butuhkan. Tanpa banyak kata, tanpa banyak ucap diantara kita.

Waktu berlalu tak melulu memberi kita kesempatan yang sama. Apa yang kita lakukan adalah tetap menjalin komunikasi sebagaimana seharusnya, karena setidaknya tetap memberi rasa tenang walau seringnya kesibukan membuat kita lupa,adalah apa yang membuat kita tetap merasa bahwa masih saling memiliki satu dengan yang lainnya. Kita adalah makhluk yang bebas, yang masih mampu meraih kesempatan yang besar di luaran sana, entah terus bersama atau memilih sendiri-sendiri dalam menjalaninya. Hingga pada akhirnya, kita tahu bahwa waktu dan hal-hal yang kita lewati mendewasakan, dan kita yang masih saling menggenggam menjadi alasan untuk terus berkembang dan menjadi alasan tempat ternyaman untuk pulang.

Baca Rekomendasi :   Percayalah Kita Akan Bahagia Dengan Cara Tidak Bersama

Bagaimanapun, Aku Tetap Rindu. Dikatakan Atau Tidak, Rindu Ini Akan Selalu Berlabuh Kepadamu.

Cara kita tak melulu sama dengan pecinta lainnya. Yang kadangkala, membuat kita terasa tak saling memiliki satu dengan yang lainnya dimata mereka semua. Awalnya, membiasakan diri akan ini tak pernah mudah. Membandingkan dengan kebanyakan seringnya menjadi tolak ukur yang membuat kita lupa bahwa cara kita mencinta tak melulu sama dengan mereka. Perihal rindu, aku tak ingin memberatkanmu. Katakana jika kamu mau, atau jika tidak aku takkan memintamu untuk bersusah payah dengan itu. Karena, dikatakan atau tidak, pemilik rindu ini tetaplah dirimu.

Seseorang yang menerimaku dengan baik, sebaik yang bahkan tak pernah ku bayangkan jauh sebelum kita bertemu. Seseorang yang selalu menjadi tempat berpulang yang nyaman, setelah lelah atau bahkan dalam selimut kebahagiaan. Seseorang yang dengan begitu menyenangkannya menjadi tempat berbagi segala hal yang tak mampu ku elakkan betapa syukurku begitu besar karena adanya dirimu dalam hidupku saat ini. Biarlah jarak memberi kita ruang, untuk kesempatan pertemuan dihari kemudian. Menampung rindu mendalam, sebelum berakhir pada pertemuan yang kita nantikan.

Baca Rekomendasi :   Jangan Menyakiti Menantumu, Terima Dia Sama Seperti Anakmu Sendiri Karena Dia Pilihan Anakmu Juga

Pada jarak ratusan kilometer jauhnya, perasaan yang sama, rasa cinta kasih ini tetap akan untukmu disana. Aku merindukanmu, sayang.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page