Untuk Wanita Yang Hanya Bisa Diam Dan Laki-Laki Tak Kunjung Memberi Kepastian

Tidak ada kepastian hubungan ini via http://cintasejatihealthy.blogspot.com
0 184

Semua berawal dari persahabatan, saat pandangan mata yang dulu dianggap biasa sekarang terasa seperti ada rasa. Saat senyum dan tawamu terbawa sampai penghujung malam dan ini tak biasa. kita yang seperti tidak ada sekat dalam berkata, mungkin tidak sadar kalau seandainya sekarang telah tumbuh menjadi manusia dewasa. Manusia yang mulai berbenah menata hati untuk seseorang yang akan tinggal lama di dalamnya.

Kita yang dipertemukan lewat jalinan persahabatan, masih menerka-nerka apa maksud Tuhan. apakah dipertemuakn hanya untuk saling menghibur dan menemani atau ada maksud lain di dalamnya. Dan kau pun tahu, perempuan  hanya bisa diam tanpa ada keberanian untuk mengutarakan rasa.

Untuk perempuan yang hanya bisa diam dan laki-laki yang tak kunjung memberi kepastian. jangan sampai biarkan aku layu karena kau biarkan terlalu lama menunggu. Jangan sampai aku terlanjur bahagia karena selalu merasa yang kau tuliskan dalam cerita itu adalah aku. Aku yang hanya bisa diam sementara kau tak kunjung memberi kepastian.

Jika masalahnya adalah kemapanan, biarlah hal itu kita usahakan bersama

Jika masalahnya adalah kemapanan, biarlah hal itu kita usahakan bersama. Agar kau tahu jika rasaku bukan hanya sekedar materi atau rupa. Jika masalahnya adalah pesta pernikahan yang mahal, aku hanya minta halal bersamamu dan selebihnya sesuaikan dengan kemampuanmu. Dan jika masalahnya adalah ada seseorang selain aku, itu adalah hakmu untuk memberikan kepastian.

Tidak ada kepastian hubungan ini
Tidak ada kepastian hubungan ini via http://cintasejatihealthy.blogspot.com

Berilah kepastian, agar aku bisa menemukan hati yang lain jika dirimu tak mau menetap bersamaku. Karena diam membuatku tak tahu, apakah kau ada rasa atau hanya menganggap teman biasa. aku yang selalu berusaha menterjemahkan bahasa hati yang selalu kau tulis, tertujukah itu padaku. Karena wanita hanya butuh kepastian, agar ia bisa mempunyai banyak waktu untuk bangkit sendiri kalau seandainya jatuh dan tak ada yang membangunkan.

Karena diamku selalu menyimpan beribu tanya, kapan kau akan memberikan kepastian. apakah melanjutkan pertemanan atau melangkah menuju ke pelaminan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page