Dzikir Adalah Salah Satu Sebab Akhir Dari Kehidupan yang Menyenangkan, Setuju?

Dzikir via http://rezaprabowophoto.com/
0 16

Bismillahirrahmaanirrahiim. Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Jika dzikir dilakukan terus menerus akan membantu memalingkan batin kita kepada kehidupan akhirat, mengajari dan membimbing hati berdzikir mengingat Allah seperti sedang mengajari dan membimbing seorang anak kecil berbicara. Jika hati sudah mampu berbicara dan memahami hakikat dzikir, maka akan tumbuh semangat yang dapat mengalahkan dan menghilangkan rasa malas, bosan, enggan, berat, dan letih yang dirasakan oleh raga.

Dzikir adalah salah satu sebab akhir kehidupan yang menyenangkan.

Dalil hal tersebut adalah:

Dari Abu Hurairah serta Abu Sa’id ra berkata, “Rasulullah saw bersabda, “Apabila seorang hamba mengucapkan la ilaha illallahu wallahu akbar, Allah berfirman, “Hamba-Ku telah benar, tidak ada AIlah yang berhak disembah kecuali Aku, dan Aku Maha Besar”.

Dzikir
Dzikir via http://rezaprabowophoto.com/

Kemudian apabila ia mengucapkan la ilaha illallahu wahdah, Allah berfirman, “Hamba-Ku telah benar, tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Aku semata”. Kemudian apabila ia mengucapkan la ilaha illallahu la syarikalah, Allah berfirman, “Hamba-Ku telah benar, tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Aku tidak ada sekutu bagi-Ku”.

Baca Rekomendasi :   Bosan Dengan Menjalani LDR, Lakukan 8 Hal Ampuh Berikut Ini

Kemudian apabila ia mengucapkan la ilaha illallahu lahulmulku wa lahul hamdu, maka Allah berfirman, “Hamba-Ku telah benar, tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Aku, bagiKu seluruh kerajaan, dan milikKu seluruh pujian”. Apabila ia mengucapkan la ilaha illallahu wa la haula wa la quwwata illa billah, maka Allah berfirman,

“Hamba-Ku telah benar, tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Aku, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Ku”. Barangsiapa yang Allah beri rezeki untuk mengucapkannya, ketika akan meninggal maka Neraka tidak akan menyentuhnya.” Shahih diriwayatkan oleh At-Tirmidzi (3430), Ibnu Majah (3794)

Artikel ini merupakan status Facebook dari Samsul Bahri di Grup Facebook Motivasi Hijrah Indonesia. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk di share.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page