Halo 2020, Semoga Tahun Ini Kisah Kita Teukir Apik Dalam Kenangan

Rencana Allah jauh lebih baik
0 10

Pergantian tahun biasanya adalah momen yang tepat untuk introspeksi diri, mensyukuri pencapaian di tahun sebelumnya sekaligus menyusun strategi untuk merebut apa yang masih belum didapatkan ditahun sebelumnya. Dan kemudian memperbaharui komitmen dan tekat untuk lebih baik lagi di tahun yang baru dimasuki ini.

Meskipun belum jelas dan masih buram, tapi banyak harapan dan impian yang indah digantungkan semoga bisa tercapai di tahun ini. Ya, akan banyak kekecewaan, kegagalan dan air mata di 2020. But it’s OK, bukankah 2019 juga tidak kalah banyak kesakitan, penghianatan, dan mimpi-mimpi yang lenyap hilang begitu saja? Kekecewaan dan kegagalan tidak akan dapat menghalangi kaki untuk melangkah memasuki tahun yang baru untuk menggapai kemenangan, harapan dan mimpi indah.

Baca Rekomendasi :   Good Bye Mantan, Kini Aku Bahagia Dengan Kekasih Halalku yang Penuh Cinta

Memasuki detik-detik 2020, mata, telinga dan seluruh indra disuguhkan dengan hal yang sungguh tidak enak untuk dirasakan, hujan mengguyur seluruh Jakarta dari sore, seakan hendak memadamkan semarak kembang api dan membungkam nyaringnya suara terompet perayaan tahun baru. Dan para pemburu sunrise hari pertama 2020 di Jakarta harus kecewa. Tidak ada sunrise pertama di Jakarta, yang ada hanyalah langit yang gelap kelabu, dan khabar dari media memberitakan banyak titik di Jakarta diterjang banjir, disertai tampilan gambar mobil-mobil yang tenggelam, rumah yang terendam, ular yang berenang-renang diantara genangan banjir dan seterusnya.

Pahit! Tapi itu tidak akan menyurutkan semangat untuk tetap melangkah dan berjuang. Peperangan itu pasti, tapi aku telah memutuskan untuk memilih kemenangan. Ku tak akan menyerah pada 2020. Hello 2020, please be kind to me! Tapi kalaupun tidak, aku tidak akan menyerah padamu, pada keadaan! Let’s fight!

Baca Rekomendasi :   Istri Umpama Penarik Rezeki Suami, Terlukanya Hati Istri Putuslah Rezeki Suami

Iya, Tahun Lalu Memang Banyak Kenangan. Ada yang Datang Singgah Sebentar Lalu Hilang dan Pergi Menorehkan Luka. Tahun 2020, Jangan Begitu ya!

Ada yang datang, singgah sebentar lalu hilang dan pergi. Menorehkan perih dan luka dihati. Padahal hati dan asa sudah diberi. Ada yang sudah lama jalan bersama tapi tiba-tiba memutuskan silaturahmi.
Padahal sudah saling kenal keluarga dan sanak family. Lama kemudian terdengar khabar dia baru diperistri
Oleh pemuda dari pulau seberang yang bergelimang harta materi Luka, perih, sakit, galau, campur aduk di sanubari.

Ada si cantik mempesona berseliweran didepan mata setiap hari, Tapi kenapa tak pernah mau membuka hati? Padahal sudah effort dan usaha berulang kali. Tetap saja dingin, acuh tak acuh dan tak peka bagai dinding mati. Ada pula yang dekat dan sayang, tapi kok benci. Membuat kesal dan dongkol saja makin menjadi, Semua yang diperbuatnya selalu bikin emosi. Ingin kuusir saja jauh dari sini.

Baca Rekomendasi :   Ada Kalanya Kita Pasrah dan Menyerah, Bukan Kalah Tapi Memilih Langkah Baru

Hidup memang selalu bervariasi, Tak selalu mendapatkan yang diingini. Yang dibutuhkan ikhlas level dewa agar kuat menjalani Asam pahit manis rasa hidup ini.

Artikel ini merupakan tulisan dari instagram.com @the.ucox dalam acara 30 hari bercerita. Dan tentunya sudah melalui izin beliau. Admin hanya mnegubah judul saja.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page