Nyatanya, Tuhan Hanya Mempertemukan Kita Bukan Untuk Mempersatukan

Tuhan mempertemukan
0 10

Ku kira laki-laki yang akan menjabat tangan ayah ku dihadapan penghulu itu kamu. Ku kira laki-laki yang akan dipanggil ayah oleh anak-anak ku itu kamu. Nyatanya ku salah. Kau lebih memilih dia jadi ibu dari anak-anakmu bukan Aku.

1. Melepasmu..bukan bagian dari skenario bahagiaku.

Aku melepasmu bukan aku tak menginginkanmu.bukan ku tak mencintaimu.Aku melepasmu karena bahagiamu bukan disisiku.

2. Kau pergi dari hidupku bukanlah skenario yang aku inginkan.

Jika aku bisa, aku hanya ingin tanganmu yang menggenggam jemariku sampai kita menua bersama.Jika aku mampu, inginku kamulah yang jadi imam dalam setiap sujudku.Aku pernah bersikap egois. Menahanmu disisiku meski ku tahu itu menyiksamu. Aku tidak pernah tahu sejak kapan cintamu terbagi. Sejak kapan ada ‘DIA’ diantara kita. Benarkah cintamu sudah hilang untukku ?

Baca Rekomendasi :   Faktanya, Mencintai Dalam Diam Hanya Bisa Dilakukan Oleh Orang Yang Tulus

3. Sekedar memberitahu…Aku sayang sama kamu.

Dua tahun lalu, aku jatuh hati padamu hanya dalam hitungan detik. Aku yang pemalu hanya mampu menatapmu, menikmati sosok ciptaan Tuhan dihadapanku tanpa berani tuk menyapa.Yang aku tahu kamu adalah teman dari temanku.Tahukah kamu, aku selalu bahagia lihat kamu ada disekitarku.

Ketika aku melihat figurmu dengan wajah lelah penuh keringat usai menunaikan hobimu dilapangan basket, rasanya aku ingin menjadi handuk yang kau pegang. Senyum mengemaskanmu setiap ‘tembakan’mu lolos melewati ring basket, aku ikut tersenyum.

Lucu, ya ?? Yang tadinya aku cuma curi-curi pandang lihat kamu, jadi ingin dekat denganmu. Aku ingin kamu tahu keberadaanku. Aku ingin kamu kenal aku, bukan sebagai teman dari temanmu. Namun lebih dari itu.

Baca Rekomendasi :   Jika Kamu Mampu Bersabar Allah Mampu Memberikan Lebih Dari Apa Yang Kamu Minta

4. Terimakasih pernah memberi tawa dalam hidupku

Meski diakhiri dengan isakan. Hatiku meraung sesak akan kecewa.Dengan pengkhianatan yang tak pernah aku pikirkan. Maafmu kuterima.Kata orang manusia berhak diberi kesempatan.Ku biar hatiku dimilikimu lagi.Meski aku ragu. Sebab hatiku belum sanggup melepasmu,melihatmu bahagia bukan denganku.Bodoh. Aku memaksa yang seharusnya pergi.Menahanmu meski aku tahu tatapan matamu sudah tak lagi sama, tak ada lagi kelembutan dan kehangatan.

” once a cheater,always a cheater.” Seharusnya aku melepasmu saat itu. Tak akan ada kecewa lagi. Tak ada air mata menangisimu untuk kedua kalinya. Kau mencurangiku (lagi).

5. Tuhan hanya mempertemukan ..Bukan untuk menyatukan

Terimakasih pada Tuhan yang pernah mempertemukan kita. Mengizinkan aku dan kamu pernah menjadi Kita. Semua yang aku bayangkan tak pernah terjadi. Tak ada aku dan kamu duduk bersanding sebagai pengantin. Semua yang pernah aku bayangkan bersama tak pernah menjadi nyata. Ku anggap kau adalah ujian hidup yang diberi Tuhan untukku. Aku percaya Tuhan punya rencana lain untuk aku dan kamu yang pasti lebih baik.

Baca Rekomendasi :   Jika Ditakdirkan Untuk Bersama, Allah Akan Memberikan Kemudahan Untuk Bersatu

Dari aku yang pernah kau sakiti..

Artikel ini sudah pernah tayang di hipwee dan merupakan tulisan asli penulis. Untuk fhoto menggunakan hasil jepretan dari @in.memoria. Kamu bisa juga menggunakan jasa preweddding dan wedding mu melalu kontak WA 0815 3970 030.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page